PENCEGAHAN STIGMA PADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI MASYARAKAT DESA PEMBANTANAN KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR

  • Subhannur Rahman Universitas Sari Mulia (UNISM) Banjarmasin
  • Mohammad Basit Universitas Sari Mulia
  • Rian Tasalim Universitas Sari Mulia
Keywords: Orang Dengan Gangguan Jiwa, Stigma

Abstract

ABSTRAK
Gangguan jiwa merupakan sebuah sindroma perilaku yang berkaitan dengan gejala penderitaan,
keterbatasan dan ketidakmampuan dalam menjalankan fungsi pentingnya sebagai manusia. Dampak
gangguan jiwa sangat menimbulkan persepsi negatif, perasaan emosi, dan sikap menghindar dari
masyarakat kepada keluarga maupun orang dengan gangguan jiwa. Desa Pambantanan Kabupaten
Banjar sampai dengan saat ini masih menjadi desa tertinggal dan memiliki resiko masalah gangguan
jiwa yang cukup tinggi. Tinggi stigma dan deskirminasi terhadap orang dengan gangguan jiwa menjadi
salah satu permasalahan yang sampai dengan saat ini belum terselesaikan. Upaya edukasi dan sosialisasi
kepada seluruh masyarakat Desa Pembantanan menjadi tujuan utama dalam pengabdian ini dengan
alasan agar meningkatkan pemahaman dalam proses dukungan perawatan pada orang dengan gangguan
jiwa tanpa adanya stigma dan deskriminasi. Kegiatan ini dilakukan dengan cara peningkatan
pemahaman warga Desa Pembantanan Kecamatan Sungai Tabuk tentang kesehatan mental melalui
ceramah dan tanya jawab.
Kata Kunci: Orang Dengan Gangguan Jiwa, Stigma

Published
2022-06-09
How to Cite
Rahman, S., Basit, M., & Tasalim, R. (2022). PENCEGAHAN STIGMA PADA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI MASYARAKAT DESA PEMBANTANAN KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR. JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM), 4(1), 20-25. https://doi.org/10.51143/jsim.v4i1.328