PROGRAM PENGINTAR (PENTINGNYA GIZI TERHADAP REMAJA) DI SMPN 22 KOTA BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.51143/jsim.v5i2.529Keywords:
Edukasi, Pemeriksaan, Pelatihan, Status Gizi, RemajaAbstract
ABSTRAK
Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Pentingnya bagi
remaja memperhatikan kebutuhan gizi untuk menentukan tingkat kematangan mereka. Masalah gizi
banyak terjadi pada remaja yang disebabkan karena ketidakseimbangan asupan gizi dengan kecukupan
gizi yang dianjurkan. Tujuan dilaksanakan PKM ini agar di SMPN 22 Banjarmasin dapat mengetahui
dan mengerti cara melakukan pemeriksaan gizi dan perhitungan status gizi pada remaja. Metode
kegiatan ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap awal dilakukan mengukur tinggi badan dan berat
badan remaja, tahap kedua merupakan tahap pemberian materi kepada remaja terkait gejala
permasalahan kurang gizi dan pentingnya asupan gizi seimbang bagi remaja, tahap ketiga adalah remaja
melakukan pelatihan perhitungan status gizi. Kemudian hasil kegiatan tersebut dilakukan monitoring
dan evaluasi mengenai kegiatan yang dilakukan oleh remaja. Hasil pengetahuan remaja SMPN 22
Banjarmasin sebelum dan sesudah kegiatan edukasi tentang gejala permasalahan kurang gizi dan
pentingnya asupan gizi bagi remaja menunjukkan pada nilai pre test didapatkan rentang nilai 35 – 66,
sedangkan nilai post test didapatkan rentang nilai antara 60 – 86. Terdapat perbedaaan rata-rata nilai
pre test dan post test yaitu 40 – 64. Hasil pemeriksaan status gizi pada remaja didapatkan dari 24 siswa
yang diperiksa terdapat 9 siswa yang status gizi masuk kategori sangat kurus, 4 siswa yang status gizi
masuk kategori kurus dan 11 siswa yang status gizi masuk kategori normal. Pentingnya remaja lebih
perhatian terhadap status gizi guna mendeteksi masalah kurang gizi agar terhindar dari dampak negatif
ke depannya
Kata Kunci : Edukasi, Pemeriksaan, Pelatihan, Status Gizi, Remaja
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM) agree to the following terms:
-
Copyright and Licensing: Authors retain the copyright of their work and grant Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM) the right of first publication. Simultaneously, the work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license. This license allows others to share (copy and redistribute) and adapt (remix, transform, and build upon the work for any purpose, even commercially), provided that appropriate acknowledgment is given to the work's authorship and its initial publication in this journal.
-
Non-Exclusive Distribution: Authors are permitted and able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., depositing it into an institutional repository or publishing it as part of a book compilation). Any such distribution must include an explicit acknowledgment of its initial publication in JSIM.
-
Self-Archiving (Pre-prints): Authors are permitted and strongly encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories, preprint servers, or on their personal websites) prior to and during the submission process. This practice fosters productive academic exchanges and can lead to earlier and greater citation of the published work (See: The Effect of Open Access).






