HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN NYERI SENDI LANSIA DI POSYANDU MELATI KELURAHAN MUGASSARI KOTA SEMARANG

  • Yuke Arien Purbasari Universitas Mihammadiyah Semarang
  • Edy Soesanto Universitas Mihammadiyah Semarang

Abstract

Abstrak

Nyeri sendi merupakan masalah yang paling umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari separuh lansia mengeluhkan nyeri yang berhubungan dengan perubahan muskuloskeletal akibat aktivitas yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan intensitas nyeri sendi pada lansia. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan Crosssectional. Populasi adalah seluruh lansia yang berada di Posyandu Melati Kelurahan Mugassari Kota Semarang pada tahun 2022. Sampel yang diambil sebanyak populasi yaitu 62 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data kemudiantdianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikan < 0,05 dengansSPSSr19. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 40 responden (64,5%) yang mempunyai aktivitas fisik aktif dengan intensitas sedang, 25 responden (40,3%) dalam kategori nyeri sedang. Uji signifikan menunjukkan 0,027 dimana 0,027 lebihIkecilIdari 0,05 sehingga Ha diterima yang artinya ada hubungan antaraIaktivitasIfisik dengan intensitasInyeri sendiIpada lansia di Posyandu Melati Kelurahan Mugassari Kota Semarang.

 

Kata kunci : Aktivitas fisik, nyeri sendi, lansia, posyandu lansia

CROSSMARK
Published
2022-11-14
DIMENSIONS
How to Cite
Arien Purbasari, Y., & Soesanto, E. (2022). HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN NYERI SENDI LANSIA DI POSYANDU MELATI KELURAHAN MUGASSARI KOTA SEMARANG. JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI), 7(2), 200-205. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i2.412