THE RELATIONSHIP BETWEEN SEDENTARY LIFESTYLE AND BLOOD GLUCOSE LEVELS IN NURSING STUDENTS

  • Agustina Chriswinda Bura Mare Widya Mandala Surabaya Catholic University
  • Abigael Grace Prasetiani Widya Mandala Surabaya Catholic University

Abstract

Abstrak
Gaya hidup sedentari biasa dikenal dengan malas gerak memiliki dampak yang sangat serius bagi kesehatan. Salah satu
penyakit yang dapat diakibatkan dari gaya hidup sedentari adalah diabetes mellitus yang ditandai dengan tinggi kadar gula
darah. Mahasiswa Keperawatan menghabiskan sebagian besar aktivitas dan waktunya dengan duduk ataupun berbaring.
Tujuan penelitian adalah mencari hubungan antara gaya hidup sedentari dengan kadar gula darah mahasiswa keperawatan.
Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah subjek adalah 100. Gaya hidup sedentari diukur dengan The
Adolescent Sedentary Activity Questioner. Gula darah diukur dengan alat glucometer. Analisis data menggunakan uji
korelasi Pearson. Hasil analisis yaitu p = 0,002 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa korelasi antara gaya hidup sedentari
dan gula darah mahasiswa keperawatan bermakna. Semakin tinggi gaya hidup sedentari maka semakin tinggi nilai gula
darah mahasiswa keperawatan. Mengurangi perilaku sedentari dan meningkatkan aktivitas fisik dapat mengurangi risiko
penyakit tidak menular khususnya diabetes mellitus.
Kata Kunci: gaya hidup sedentari, gula darah, mahasiswa

CROSSMARK
Published
2022-08-26
DIMENSIONS
How to Cite
Chriswinda Bura Mare, A., & Prasetiani, A. (2022). THE RELATIONSHIP BETWEEN SEDENTARY LIFESTYLE AND BLOOD GLUCOSE LEVELS IN NURSING STUDENTS. JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI), 7(2), 128-132. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i2.367