DESKRIPSI KARAKTERISTIK PASIEN SUKU DAYAK MA’ANYAN YANG DIRAWAT DENGAN HIPERTENSI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) TAMIYANG LAYANG

  • Warjiman Warjiman STIKES Suaka Insan Banjarmasin
  • Sri Lidiawati
  • Theresia Jamini

Abstract

Latar belakang : Penyakit hipertensi sudah lama dikenal sebagai “silent killer” karena resiko kerusakan yang ditimbulkan pada organ-organ penderitanya. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk. Pada tahun 2025 mendatang, diproyeksikan sekitar 29 persen warga dunia akan terkena hipertensi. Provinsi Kalimantan Tengah-Indonesia pada tahun 2016 melaporkan bahwa penyakit hipertensi menempati peringkat ke-2 sebagai penyakit yang banyak diderita oleh masyarakatnya. Kasus hipertensi ini pun dilaporkan sebagai kasus penyakit yang akan terus meningkat kejadiannya setiap tahun.

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karateristik pasien suku dayak Ma’anyan yang dirawat dengan penyakit hipertensi di ruang  Rawat Inap RSUD Tamiang Layang  Kabupaten Barito Timur pada tahun 2019.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan populasi pasien hipertensi dari suku Dayak ma’anyan. Sample diperoleh dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Sebanyak 30 pasien suku Dayak ikut serta dalam kegiatan penelitian ini dan mengisi kuesioner yang berisi pertanyaan tentang faktor resiko terjadinya hipertensi. Data objektif seperti tinggi badan dan berat badan untuk mengukur indeks massa tubuh diukur oleh peneliti. Hasil penelitian selanjutnya dianalisa statistic deskriptif, lalu disajikan dengan menggunakan table distribusi frekuensi.

Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa penderita hipertensi dari suku Dayak ma’anyan yang dirawat di ruang rawat inap RSUD Tamiyang layang, mayorits memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi (60%, n=18), berjenis kelamin perempuan (60%, n=18), berusia 56-65 tahun (40%, n=12), tidak menderita obesitas (83%, n=25), aktif mengonsumsi makanan asin atau mengandung banyak garam (30%, n=9), tidak merokok (76%, n=23), dan tidak rajin berolahraga (80%, n=24).

Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik penderita hipertensi yang berasal dari suku Dayak ma’anyan mayoritas adalah berjenis kelamin perempuan, berusia 56-65 tahun, aktif mengonsumsi makanan asin atau mengandung banyak garam, tidak rajin berolahraga dan tidak mesti mengalami obesitas atau merokok.

 

Kata Kunci : hipertensi, karakteristik pasien, faktor resiko, ruang rawat inap, RSUD Tamiang Layang.

Published
2020-06-12
How to Cite
Warjiman, W., Lidiawati, S., & Jamini, T. (2020). DESKRIPSI KARAKTERISTIK PASIEN SUKU DAYAK MA’ANYAN YANG DIRAWAT DENGAN HIPERTENSI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) TAMIYANG LAYANG. JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI), 5(1), 127-132. Retrieved from http://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/229