GAMBARAN PELAKSANAAN SOP (STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR) PERAWATAN KATETER URINE MENETAP OLEH PERAWAT DI RUANG MEDIKAL BEDAH RUMAH SAKIT SUAKA INSAN BANJARMASIN

  • T. Adi Kresna
  • Anastasia Maratning
  • Warjiman Warjiman

Abstract

SOP (Standar Operasional Prosedur) merupakan tata cara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu. Perawat memegang peran penting untuk menjalankan SOP terutama mengenai perawatan kateter urine menetap. Jika perawatan tersebut tidak dilaksanakan sesuai standar maka dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih pada pasien yang dirawat dengan kateter urine menetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan SOP (Standar Operasional Prosedur) perawatan kateter urine menetap oleh perawat di ruang medikal bedah Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin Tahun 2014. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dilakukan di ruang medikal bedah Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Dari hasil penelitian didapatkan perawat yang melaksanakan perawatan kateter urine menetap pada tahap persiapan alat sebanyak 93,33%, tahap persiapan pasien sebanyak 100%, dan 76,67% perawat sudah melaksanakan tahap kerja. Direkomendasikan kepada pihak rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan asuhan keperawatan terutama dalam merawat kateter urine menetap harus sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). SOP tersebut hendaknya dievaluasi secara berkala berdasarkan ilmu keperawatan yang up to date dan didukung dengan evidence based practice

Published
2016-06-12
How to Cite
Kresna, T. A., Maratning, A., & Warjiman, W. (2016, June 12). GAMBARAN PELAKSANAAN SOP (STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR) PERAWATAN KATETER URINE MENETAP OLEH PERAWAT DI RUANG MEDIKAL BEDAH RUMAH SAKIT SUAKA INSAN BANJARMASIN. Jurnal Keperawatan Suaka Insan, 1(1), 1-9. Retrieved from http://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/18