Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Daya Tahan Kardiorespirasi pada Wanita Dewasa
Keywords:
Indeks massa tubuh; Daya tahan kardiorespirasi; Wanita dewasaAbstract
Abstract:
Latar Belakang: Banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh wanita dewasa membuat banyak wanita dewasa yang kurang memperhatikan indeks massa tubuhnya. Padahal indeks massa tubuh merupakan salah satu peran penting dalam kesehatan yang berhubungan dengan masalah daya tahan kardiorespirasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan daya tahan kardiorespirasi pada wanita dewasa. Lokasi penelitian dilakukan di Kampung Cilalung, Kota Tangerang Selatan pada bulan Maret 2023. Untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi menggunakan Beep test. Desain penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita dewasa di Kampung Cilalung, Kota Tangerang Selatan dan sampel yang diambil 48 orang dengan rentang usia 26-45 tahun. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu untuk menambah pengetahuan terkait hubungan indeks massa tubuh dengan daya tahan kardiorespirasi. Hasil penelitian: Hasil menunjukkan bahwa hasil correlation coefficient antara IMT dengan VO2max sebesar -0,557 dengan signifikansi 0,000 maka dapat disimpulkan adanya hubungan indeks massa tubuh dengan daya tahan kardiorespirasi namun memiliki correlation coefficient negatif atau tidak searah, dimana semakin tinggi IMT akan semakin rendah nilai VO2max.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with JOURNAL OF PHYSIOTHERAPY AND HEALTH EDUCATION (JPHE) agree to the following terms:
1) Authors retain copyright and grant JOURNAL OF PHYSIOTHERAPY AND HEALTH EDUCATION (JPHE) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License CC BY that allows others to remix, adapt, and build upon the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., submit it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
3)Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see the discussion about The Effect of Open Access).