Studi Kasus : Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Global Developmental Delay
DOI:
https://doi.org/10.51143/jphe.v2i1.1170Keywords:
Global Developmental Delay, Neurodevelopmental Treatment, GMFM, Denver II, Sensory Profile, Refleks Primitif.Abstract
Abstract: Latar Belakang: Global Developmental Delay (GDD) merupakan keterlambatan perkembangan pada dua atau lebih domain perkembangan anak, seperti motorik, bahasa, kognitif, dan sosial-emosional. Intervensi fisioterapi berperan penting dalam merangsang sistem neuromotorik dan meningkatkan keterampilan fungsional anak dengan GDD. Salah satu pendekatan yang umum digunakan adalah Neurodevelopmental Treatment (NDT). Tujuan: Untuk mengetahui pemeriksaan, problematik dan intervensi untuk anak dengan Global Developmental Delay. Metode: Gross Motor Function Measure (GMFM), Denver Developmental Screening Test (DDST), Sensory Profile, dan pemeriksaan refleks primitif. Intervensi fisioterapi dilakukan menggunakan pendekatan NDT sebanyak 3 kali pertemuan dari November 2024, dengan durasi terapi 30 menit per sesi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan belum terdapat perubahan signifikan pada kemampuan fungsional pasien. Skor GMFM mengalami peningkatan dari 38% menjadi 39% setelah tiga kali pertemuan. Pemeriksaan DDST menunjukkan keterlambatan perkembangan pada aspek motorik kasar dan halus. Pemeriksaan refleks primitif menunjukkan masih aktifnya beberapa refleks yang seharusnya telah menghilang sesuai usia perkembangan. Ditemukan pula gangguan pada pemrosesan sensorik berdasarkan Sensory Profile. Kesimpulan: Pendekatan NDT memberikan dampak positif meskipun belum signifikan terhadap perkembangan motorik anak dengan GDD. Terapi yang dilakukan secara konsisten dan dalam durasi yang lebih panjang serta dukungan lingkungan yang memadai dapat meningkatkan efektivitas intervensi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Wulandari Sri Oktaviani, Mona Oktarina, Rena Mailani, Sri Yani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with JOURNAL OF PHYSIOTHERAPY AND HEALTH EDUCATION (JPHE) agree to the following terms:
1) Authors retain copyright and grant JOURNAL OF PHYSIOTHERAPY AND HEALTH EDUCATION (JPHE) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License CC BY that allows others to remix, adapt, and build upon the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., submit it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
3)Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see the discussion about The Effect of Open Access).


