Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Cerebral Palsy Spastic Quadriplegi

Authors

  • Keisa Kamila Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Mona Oktarina Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Rena Mailani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Sri Yani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51143/jphe.v2i1.1169

Keywords:

Cerebral Palsy; Spastic Quadriplegi; Spastisitas; Pemeriksaan

Abstract

Abstrak: Latar Belakang: Cerebral Palsy merupakan kondisi yang ditandai oleh kerusakan otak yang bersifat kronis, non-progresif, dan terjadi pada jaringan otak ketika tahap pertumbuhan. Cerebral palsy spastic quadriplegi adalah jenis cerebral palsy yang ditandai dengan peningkatan tonus otot pada keempat anggota tubuh yang dapat menyebabkan gangguan pada fungsi motorik dan menghambat pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Tujuan: Untuk dapat mengetahui pemeriksaan, problematik, dan intervensi pada anak cerebral palsy spastic quadriplegi. Metode: Menggunakan studi kasus dengan menggunakan satu sample yang didalamnya berisikan pemeriksaan menggunakan Modified Ashworth Scale, Gross Motor Function Measure, dan Gross Motor Function Classification System. Hasil: setelah melakukan evaluasi sebanyak 3 kali pertemuan, tidak adanya perubahan yang signifikan pada postur, spastisitas, sensoris, refleks, motorik kasar dan kemampuan mobilisasi dan transfer pada anak namun anak merasa lebih nyaman. Kesimpulan: Masalah yang teridentifikasi dari hasil pemeriksaan digunakan sebagai dasar dalam pemberian intervensi yang bertujuan mengevaluasi kondisi yang dialami anak.

Downloads

Published

2026-06-20