<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://journal.stikessuakainsan.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-05-24T15:21:08Z</responseDate>
	<request from="2020-11-20" metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/185</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Phenomenology Study STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MEMANDIRIKAN ANAK USIA (0-18 TAHUN) DENGAN RETARDASI MENTAL SEDANG DI SLB NEGERI BATULICIN KABUPATEN TANAH BUMBU 2019: Phenomenology Study : Experiences Of Parents In Independing Children Age (0-18 Years) With Mental Retardation At Slb Negeri Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu 2019</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Fenomenologi STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN ORANG TUA DALAM MEMANDIRIKAN ANAK USIA (0-18 TAHUN) DENGAN RETARDASI MENTAL SEDANG DI SLB NEGERI BATULICIN KABUPATEN TANAH BUMBU 2019: Studi Fenomenologi : Pengalaman Orang Tua Dalam Memandirikan Anak Usia (0-18 Tahun) Dengan Retardasi Mental Sedang Di Slb Negeri Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2019</dc:title>
	<dc:creator>Rahmadayanti, Nadia Solehah</dc:creator>
	<dc:creator>Atmaja, Bayu Purnama</dc:creator>
	<dc:creator>Udiyani, Ritna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keywords: Self-reliance, Parental experience, Mental retardation</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Kata kunci    : Memandirikan, Pengalaman orang tua, Retardasi mental</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Retardasi mental adalah sebuah keadaan intelegensi yang kurang (subnormal) sejak awal masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak). Masalah yang sering terjadi pada anak seperti kelemahan dan keterbatasan dalam kemampuan kemandirian misalnya dalam hal mengurus diri (oral hygiene, mandi, berpakaian), serta kemandirian toileting membutuhkan peran penting dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman orang tua dalam memandirikan anak retardasi mental di SLB N Batulicin.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian berjumlah 5 orang partisipan. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan alat perekam berupa handphone.
Hasil: Hasil penelitian berdasarkan pengalaman dari orang tua dalam memandirikan anak retaradasi mental memiliki tiga tema antara lain : reaksi psikologis orang tua, melatih kemandirian anak retardasi mental, dan berbagai dukungan yang di harapkan orang tua.
Kesimpulan dari ketiga tema penelitian tersebut adalah dukungan keluarga memiliki peran paling penting bagi orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak dengan retardasi mental, sehingga dapat memberikan efek positif&amp;nbsp; bagi orang tua untuk menerima dan melatih segala kekurangan pada anak retardasi mental. Disarankan kepada orang tua yang memiliki anak retardasi mental agar dapat meningkatkan kemandirian anak dengan membimbing, memberi contoh dan mengarahkan anak dengan benar dalam melakukan kegiatan aktivitas setiap harinya.
&amp;nbsp;
Kata kunci&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Memandirikan, Pengalaman orang tua, Retardasi mental</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-02-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/185</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.185</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 1-7</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/185/112</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/192</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP MOTIVASI MENJALANI PEMERIKSAAN PAP SMEAR PASIEN KANKER SERVIKS DI POLI KANDUNGAN</dc:title>
	<dc:creator>Latifah, Latifah</dc:creator>
	<dc:creator>Nurachmah, Elly</dc:creator>
	<dc:creator>Hiryadi, Hiryadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Kanker serviks adalah penyakit keganasan leher rahim dimana setiap harinya ada 40 orang terdiagnosa kanker serviks di Indonesia dan 20 orang diantaranya meninggal dunia. Kalimantan Selatan tahun 2018 tercatat ada 53 orang penderita baru dan 1.877 orang penderita lama. Sekitar 70% penderita baru datang berobat dalam stadium &amp;gt; IIB. Pemeriksaan pap smear adalah cara deteksi dini yang dapat mengurangi angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berkontribusi terhadap motivasi menjalani pemeriksaan pap smear pada pasien kanker serviks.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain &amp;nbsp;kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, Sampel yang digunakan sebanyak 43 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.
Hasil: Faktor pengetahuan, sikap, dukungan suami dan dukungan petugas kesehatan berkontribusi terhadap motivasi menjalani pemeriksaan pap smear pada pasien kanker serviks. Faktor yang paling berkontribusi terhadap motivasi menjalani pemeriksaan pap smear pada pasien kanker serviks. Lebih meningkatkan motivasi pasien kanker serviks dalam menjalani pemeriksaan pap smear.
Kesimpulan: Promosi kesehatan dalam pemberdayaan masyarakat khususnya tentang pemeriksaan dini untuk meningkatkan motivasi pasien kanker serviks perlu ditingkatkan kembali. Pelayanan kesehatan juga diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan seperti memberikan penyuluhan tentang pemeriksaan dini terhadap wanita usia subur, memberikan informasi tentang penyebab dan pencegahan kanker serviks, serta meningkatkan motivasi pasien kanker serviks dalam melakukan pemeriksaan pap smear.
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Dukungan Suami, Dukungan Petugas Kesehatan, Motivasi Pemeriksaan Pap Smear</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/192</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.192</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 90-99</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/192/124</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/194</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH TERAPI FOOT MESSAGE TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD ULIN BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Amaludin, Mimi Mimi</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Hamzah</dc:creator>
	<dc:creator>Muhsinin, Muhsinin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Kecemasan merupakan masalah psikososial yang dapat berdampak buruk terhadap prognosis penyakit pasien Tujuan penelitian ini mengidentifikasi pengaruh terapi foot massage terhadap kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan metode pre-posttest with control group design. Sampel dipilih secara puposive sampling yang berpedoman kepada kriteria penelitian,
Hasil: Sebanyak 40 responden telah dipilih dalam penelitian ini untuk mengikuti terapi foot message dengan karakteristik usia 46-55 tahun (72,5%), jenis kelamin laki-laki (60%), tingkat pendidikan SMA 67,5%), mayoritas responden sudah bekerja (80%) dengan lama menjalani hemodialisis &amp;lt; 1 tahun (67,5%). Responden yang telah diberikan terapi foot massage menunjukan penurunan skor kecemasan secara signifikan dengan nilai p 0,000. Perbedaan yang bermakna juga ditemukan antara kelompok yang diberikan terapi foot message dengan kelompok kontrol dengan nilai p 0,014.
Kesimpulan: Kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa merupakan masalah yang harus segera diatasi. Pemberian terapi foot massage merupakan langkah awal dalam upaya mengurangi kecemasan pada pasien yang menjalani hemodialisis.
Kata Kunci: Foot Massage, Gagal Ginjal Kronis, Hemodialis, Kecemasan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/194</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.194</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 36-51</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/194/119</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/195</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH PELATIHAN TERHADAP KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PERAWATANWATER SEAL DRAINAGE SESUAI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL</dc:title>
	<dc:creator>Murjani, Murjani Murjani</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Hamzah</dc:creator>
	<dc:creator>Muhsinin, Muhsinin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Perawat yang bertanggung jawab dalam perawatan pasien post pemasangan WSD harus memiliki pengetahuan yang baik dalam mengelola sistem drainase dengan benar. Pendidikan dan pelatihan yang tepat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan staf perawat dalam pelaksanan perawatan WSD sesuai SPO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kepatuhan pelaksanaan perawatan water seal drainage (WSD) sesuai standar prosedur operasional di RSUD Ulin Banjarmasin.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pre-post test without control group design, sampel yang digunakan adalah perawat Ruang Rawat Inap RSUD Ulin sebanyak 20 orang yang dipilih dengan teknik porposive sampling.
Hasil: Kepatuhan perawat sebelum mendapatkan pelatihan perawatan WSD mean 32,00. Kepatuhan perawat sesudah mendapatkan pelatihan perawatan WSD mean 39,40. Perubahan kepatuhan perawat sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan perawatan WSD dengan Mean Paired Differences yaitu sebesar -7,400 dengan signifikansi 0,000 dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan terhadap kepatuhan pelaksanaan perawatan WSD.
Kesimpulan: Pihak manajemen SDM dan bidang DIKLIT agar dapat meningkatkan kemampuan perawat dengan cara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan secara adil dan merata kepada perawat klinik II</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Perawat yang bertanggung jawab dalam perawatan pasien post pemasangan WSD harus memiliki pengetahuan yang baik dalam mengelola sistem drainase dengan benar. Pendidikan dan pelatihan yang tepat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan staf perawat dalam pelaksanan perawatan WSD sesuai SPO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kepatuhan pelaksanaan perawatan water seal drainage (WSD) sesuai standar prosedur operasional di RSUD Ulin Banjarmasin.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pre-post test without control group design, sampel yang digunakan adalah perawat Ruang Rawat Inap RSUD Ulin sebanyak 20 orang yang dipilih dengan teknik porposive sampling.
Hasil: Kepatuhan perawat sebelum mendapatkan pelatihan perawatan WSD mean 32,00. Kepatuhan perawat sesudah mendapatkan pelatihan perawatan WSD mean 39,40. Perubahan kepatuhan perawat sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan perawatan WSD dengan Mean Paired Differences yaitu sebesar -7,400 dengan signifikansi 0,000 dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan terhadap kepatuhan pelaksanaan perawatan WSD.
Kesimpulan: Pihak manajemen SDM dan bidang DIKLIT agar dapat meningkatkan kemampuan perawat dengan cara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan secara adil dan merata kepada perawat klinik II</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/195</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.195</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 20-35</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/195/121</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/196</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">STUDY FENOMENOLOGI: PSIKOLOGIS PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Agustina</dc:creator>
	<dc:creator>Budiyarti, Yuliani</dc:creator>
	<dc:creator>Ilmi, Bahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Kanker merupakan penyebab kematian terbanyak terutama di negara berkembang. Penatalaksanaan untuk kanker ada beberapa macam yaitu melalui pembedahan, radioterapi dan kemoterapi. Kemoterapi memiliki dampak dalam berbagai aspek kehidupan antara lain dampak terhadap fisik dan psikologis. Seringkali perawatan pada pasien kanker hanya terfokus pada kondisi fisik saja sedangkan kondisi psikologis terabaikan. Terganggunya kondisi psikologis akan berpengaruh terhadap semakin memburuknya kondisi kesehatan pasien kanker. Tujuan: Untuk mengekplorasi aspek psikologis pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Metode: Desain penelitian di rancang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dimana pengumpulan data dengan melakukan wawancara mendalam (indept interview). Partisipan yang digunakan sebanyak 8 orang yaitu pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Hasil:Penelitian menemukan 9 tema yaitu (1) respon psikologis pasien saat terdiagnosa kanker, (2) proses pengambilan keputusan pengobatan pada pasien kanker, (3) faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan pengobatan, (4) respon psikologis pasien kanker selama menjalani kemoterapi, (5) dampak yang dialami pasien kanker selama menjalani kemoterapi, (6) upaya dalam menghadapi dampak yang dialami selama menjalani kemoterapi, (7) keyakinan terhadap keberhasilan pengobatan, (8) perubahan yang dirasakan selama menjalani kemoterapi, (9) harapan selama menjalani pengobatan kemoterapi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/196</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.196</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 52-66</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/196/120</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/200</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">SUPPORT SISTEM KELUARGA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUD ULIN BANJARMASIN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Iriani, Helda</dc:creator>
	<dc:creator>Hamzah, Hamzah</dc:creator>
	<dc:creator>Budiyarti, Yuliani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Proses hemodialisa yang lama pada pasien GGK akan menimbulkan stress fisik dan juga psikologis, gangguan proses berfikir dan konsentrasi serta gangguan dalam hubungan sosial yang berdampak pada segi fisik, mental, dan sosial. Terapi hemodialisa juga cukup berdampak pada kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik, sehingga diperlukanya dukungan keluarga. Menarik untuk mengetahui pengalaman keluarga memberikan dukungan pada pasien gagal ginjal kronis untuk menjalani hemodialisa.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam (indept interview). Partisipan yang digunakan sebanyak 6 orang yaitu keluarga pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di RSUD Ulin Banjarmasin.
Hasil: Penelitian ini menemukan 9 tema yaitu Sumber Informasi tentang Hemodialisa/cuci darah, Cara Keluarga Memberikan Dukungan, Dukungan yang diberikan, Pentingnya Dukungan Keluarga, Sumber Informasi Dukungan yang diberikan, Harapan Keluarga setelah Memberikan Dukungan, Hambatan Saat Memberikan Dukungan, Cara Keluarga mengatasi Hambatan saat Memberikan Dukungan, Keyakinan akan Dukungan yang Diberikan bisa Meningkatkan Kesehatan.
Kesimpulan: Tenaga kesehatan diharapkan mampu menguasai dan memahami edukasi dan cara pemberian motivasi yang baik pada keluarga pasien gagal ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa selama dirawat dirumah sakit.
Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisa, Support Sistem Keluarga</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/200</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.200</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 67-78</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/200/122</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/202</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS PENGELOLAAN PEMBELAJARAN KLINIK</dc:title>
	<dc:creator>AHMAD, ERWAN</dc:creator>
	<dc:creator>Yani, Achir</dc:creator>
	<dc:creator>Azidin, Yustan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Pembelajaran klinik merupakan pembelajaran berbasis pengalaman, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan teori yang diperoleh dari akademik pada kasus-kasus nyata di klinik. Manfaat pembelajaran klinik mendapatkan pengalaman nyata untuk mencapai kemampuan profesional (intelektual, teknikal, dan interpersonal).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas pembelajaran klinik (kompetensi pembimbing, pengaturan bimbingan, metode pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan lahan praktik)
Metode: Sampel penelitian ini adalah 84 mahasiswa ners angkatan 2018 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Populasi
Hasil: Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat empat hubungan dengan kualitas pembelajaran klinik yaitu komptensi pembimbing, pengaturan bimbingan, metode pembelajaran dan lingkungan pembelajaran dengan p value &amp;lt;0,05 dan faktor yang paling dominan adalah kompetensi pembimbing dengan nilai probability sebesar 2,820. Bidang manajemen pendidikan perlu memperhatikan kompetensi dosen pada saat rekrutmen dosen dilakukan berdasarkan pemenuhan persyaratan kualifikasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/202</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.202</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 8-19</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/202/117</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/204</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH PELATIHAN PENGKAJIAN KOMPREHENSIF TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERAWAT MENGKAJI KEBUTUHAN KLIEN DI PUSKESMAS</dc:title>
	<dc:creator>Kartikasari, Fitriana</dc:creator>
	<dc:creator>Yani, Achir</dc:creator>
	<dc:creator>Azidin, Yustan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Pengkajian merupakan dasar pemikiran dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai kebutuhan klien. Pengkajian yang lengkap dan sistematis sesuai dengan fakta dan kondisi yang ada pada klien sangat penting. Perawat harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk mengkaji kebutuhan klien. Pengkajian yang tidak akurat akan mengarah pada identifikasi kebutuhan klien tidak lengkap dan akurat akan mengarah kepada identifikasi diagnosa keperawatan yang tidak tepat mengakibatkan kesalahan tindakan dan mengancan keselamatan klien.
Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengkajian komprehensif terhadap pengetahuan dan ketrampilan perawat mengkaji kebutuhan klien.
Metode : penelitian ini Quasi Experiment pre-test and post-test with control group design.Populasi penelitian adalah 55 perawat. Pengambilan sampel dengan convenience sampling dengan &amp;nbsp;sampel penelitian 20 perawat di 2 puskesmas (kelompok eksperimen) dan 20 perawat di 2 puskesmas (kelompok kontrol).
Hasil : Pelatihan pengkajian kommprehensif mempengaruhi pengetahuan dan keterampilan perawat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perbedaan pengetahuan perawat pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah pelatihan p value 0,000 dan perbedaan keterampilan perwat pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah pelatihan p value 0,001 artinya ada pengaruh pelatihan pengkajian komprehensif terhadap pengetahuan dan ketrampilan perawat mengkaji kebutuhan klien sehingga Dinas Kesehatan atau Puskesmas perlu untuk melakukan program pelatihan pengkajian komprehensif secara berkelanjutan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/204</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.204</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 79-89</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/204/123</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/213</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN KELUARGA SUKU BANJAR  SELAMA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA  DENGAN KONDISI STROKE DI BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Oktovin, Oktovin</dc:creator>
	<dc:creator>Nurachmah, Elly</dc:creator>
	<dc:creator>Syafwani, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Prognosis penyakit stroke kebanyakan sembuh dengan kecacatan. Kalimantan selatan terutama Kota Banjarmasin angka kejadian stroke&amp;nbsp; mencapai 4.031 kasus yang sembuh dengan gejala sisa. Gejala sisa ini menjadikan penderita stroke di Kota Banjarmasin memiliki kualitas hidup rendah, terlebih lagi dengan rendahnya dukungan keluarga.
Metode : Metode penelitian dengan metode kualitatif fenomenology. Penelitian dilaksanakan dengan wawancara mendalam dan catatan lapangan (field note) kepada 5 partisipan yang terpilih sesuai kriteria inklusi. Data hasil wawancara dan catatan lapangan di analisa dengan tematik analisis.
Hasil : Penelitian ini menghasilkan 6 tema yaitu : kurangnya pengetahuan keluarga Suku Banjar tentang stroke; kebutuhan dasar pasien stroke tidak terpenuhi; keluarga memenuhi kebutuhan dasar pasien stroke; sikap keluarga selama merawat pasien stroke; sistem pemberian layanan kesehatan; dan pendekatan keluarga dalam asuhan keperawatan.
Kesimpulan : Keluarga Suku Banjar memiliki pengetahuan rendah tentang stroke. Hal ini berdampak pada koping keluarga sehingga di awal keluarga sempat menunjukan sikap tidak mendukung. Peran petugas kesehatan mengajarkan keluarga menjadi caregiver menjadikan keluarga saat ini mampu memaksimalkan perawatan kepada penderita stroke.
&amp;nbsp;
Kata Kunci : Keluarga Suku Banjar, Pasien Stroke, Perawatan Stroke</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/213</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.213</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 153-163</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/213/132</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/221</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISA KEPUASAN PASIEN DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PEMBANTU PARARAPAK  KABUPATEN BARITO SELATAN TAHUN 2019</dc:title>
	<dc:creator>Ivana, Theresia</dc:creator>
	<dc:creator>Taraneti, Desi</dc:creator>
	<dc:creator>Permana, Luckyta Ibna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Intisari 
Latar belakang Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan perseorangan tingkat pertama, dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif. Puskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Setiap pelayanan jasa akan berdampak pada kemauan dari pelanggan untuk mendatangi tempat pelayanan dilaksanakan. Kepuasan pelanggan mempengaruhi kunjungan tersebut, sehingga pelayanan kesehatan yang prima menjadi hal yang utama dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien berhubungan langsung dengan pelayanan yang diberikan di puskesmas, apabila pemberi layanan melakukan service excellent diharapkan tingkat kepuasan pasien akan meningkat.
Metode Penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan melakukan analisa kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Pararapak Kabupaten Barito Selatan tahun 2019. Populasi penelitian 70 orang, jumlah sampel yang didapatkan 45 orang responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Variabel tunggal penelitian yaitu kepuasan pasien. Pengambilan data menggunakan kuesioner Service Quality terdiri atas lima dimensi kepuasan
Hasil Kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Pararapak pada dimensi tangible 71,1% sangat memuaskan, pada dimensi reliability 55,6% puas, dimensi responsiveness 71,1% sangat puas, dimensi assurance 60% sangat puas, dan dimensi empathy 44,4% puas.
Kesimpulan Secara umum kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Pararapak menunjukkan sangat puas terhadap pelayanan kesehatan yang diperikan di Puskesmas Pembantu Pararapak, Kabupaten Barito Selatan, tahun 2019
Kata kunci Kesehatan, Kepuasan, Pasien, Pelayanan, SERVQUAL</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/221</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.221</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 133-142</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/221/130</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/224</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH PROMOSI KESEHATAN BERBASIS FAMILY CENTERED NURSING TERHADAP KEMANDIRIAN KELUARGA MENGELOLA DIET HIPERTENSI LANSIA</dc:title>
	<dc:creator>Er Unja, Ermeisi</dc:creator>
	<dc:creator>Nurachmah, Elly</dc:creator>
	<dc:creator>Syafwani, Syafwani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang:Angka prevalensi hipertensi di Kalimantan Selatan yang meningkat dari tahun sebelumnya memberikan kekhawatiran tersendiri. Tercatat penderita hipertensi di Kota Banjarmasin pada tahun 2018 dengan kasus baru pada usia &amp;gt;60 Tahun berjumlah 6.992 kasus. Gaya hidup&amp;nbsp; seperti diet hipertensi yang salah menjadi salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan pendekatan Family Centered Nursing dalam kemandirian keluarga mengelola diet Hipertensi pada Lansia.
Metode: Penelitian ini menggunakan Desain Quasy Experimental dengan Control Group Pre-Post Test Design. Sampel sebanyak 40 orang dipilih secara purposive sampling yang terbagi dalam&amp;nbsp; kelompok intervensi dan kelompok control. Kegiatan Health Promotion dilakukan sebanyak empat kali kunjungan per minggu. Penelitian dilakukan pada wilayah Sungai Jingah Banjarmasin
Hasil: Didapatkan hasil bahwa karakteristik responden, usia kisaran 19-40 tahun, pendidikan SMA (80%) dan mayoritas responden sudah bekerja (55%). &amp;nbsp;Terjadi peningkatan rerata pengetahuan 32,91, sikap 37,5, dan perilaku 38.5 pada kelompok setelah intervensi dilakukan, Sedangkan kelompok control tidak mengalami perubahan. Nilai&amp;nbsp; p value &amp;gt; 0,05 sehingga terdapat pengaruh Promosi kesehatan berbasis Family Centered Nursing terhadap kemandirian keluarga dalam memodifikasi diet hipertensi.
Kesimpulan : Pelaksanaan Health Promotion dengan pendekatan keluarga dapat dijadikan salah satu metode alternatif yang dapat dikembangkan untuk pelaksanaan edukasi keperawatan dimasyarakat.
&amp;nbsp;
Kata Kunci: Health Promotion, Keluarga, Diet Hipertensi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/224</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.224</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 100-108</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/224/125</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/226</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN PELAKSANAAN RANGE OF MOTION  DENGAN RISIKO DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE</dc:title>
	<dc:creator>Maria, Insana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Stroke merupakan pembunuh nomor 3 setelah penyakit jantung dan kanker, stroke biasanya ditandai dengan kelumpuhan anggota gerak pada salah satu sisi anggota tubuh, penatalaksanaan yang dapat dilakukan pada penderita stroke salah satunya yaitu Range Of Motion. Terapi Range Of Motion merupakan salah satu terapi yang membantu memulihkan keadaan penderita stroke yang mengalami kelumpuhan, serta dilakukannya Range Of Motion agar tidak terjadinya risiko dekubitus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pelaksanaan Range Of Motion dengan Risiko Dekubitus Pada Pasien Stroke.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain penelitian korelasi, penelitian dilaksanakan di Ruang Saraf Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura jumlah populasi pasien stroke sebanyak 168 orang dan sampel sebanyak 118 orang dengan teknik sampling Consecutive Sampling, Instrumen berupa kuesioner dan teknik analisis data menggunakan uji Spearman’s.
Hasil : Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan uji Spearman’s diperoleh nilai p = 0,000 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya ada hubungan antara pelaksanaan range of motion dengan risiko dekubitus pada pasien stroke di ruang saraf RSUD Ratu Zalecha Martapura.
Kesimpulan: ada hubungan (significant) antara pelaksanaan range of motion dengan risiko dekubitus pada pasien stroke di ruang saraf RSUD Ratu Zalecha Martapura 2018 dan diharapkan penelitian ini mengoptimalkan latihan rentang gerak pada pasien stroke, karena dengan melaksanakan Range Of Motion dengan baik maka pasien dapat bergerak secara aktif maupun pasif agar terhindar dari risiko dekubitus.
&amp;nbsp;
Kata Kunci : Range Of Motion, Stroke, Dekubitus</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/226</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.226</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 109-115</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/226/126</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/227</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH PEER EDUCATION TERHADAP PENGETAHUAN KEHAMILAN  PADA KELAS IBU HAMIL</dc:title>
	<dc:creator>Rusdiana, Rusdiana</dc:creator>
	<dc:creator>Maria, Insana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia adalah menurunnya angka kematian ibu, salah satu caranya dengan metode Peer Education atau kelompok teman sebaya. Penelitian ini bertujuan&amp;nbsp; untuk mengetahui pengaruh Peer Education terhadap pengetahuan perawatan kehamilan pada kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Astambul
Metode : Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul, teknik sampling yang digunakan adalah random sampling, dengan populasi ibu hamil sebanyak 657 orang, sampel ibu hamil sebanyak 15 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kusioner dengan jumlah 15 soal. Teknik analisis data menggunakan uji Uji Statistik: Uji Paired T Test.
Hasil : Hasil Penelitian sebelum dilakukan penyuluhan perawatan kesehatan responden dengan tingkat pengetahuan baik berjumlah 67%, setelah dilakukan penyuluhan meningkat menjadi 93,3% responden dengan tingkat pengetahuan baik yang menandakan adanya pengaruh Peer Education terhadap tingkat pengetahuan.
Kesimpulan: Adanya pengaruh peer education terhadap pengetahuan perawataan kehamilan pada kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Astambul, maka penting memberikan informasi tentang perawatan ibu hamil terutama oleh tenaga kesehatan.
&amp;nbsp;
Kata kunci : Peer Education, Kelas Ibu Hamil</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/227</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.227</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 116-120</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/227/127</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/228</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN PENATALAKSANAAN PEMBERIAN CAIRAN DIRUMAH DENGAN TINGKAT DEHIDRASI PADA BALITA YANG MENGALAMI DIARE</dc:title>
	<dc:creator>Zubaidah, Zubaidah</dc:creator>
	<dc:creator>Maria, Insana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Penyebab utama kematian diare adalah dehidrasi akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui feses, Penatalaksanaan penyakit diare yaitu dengan cara pemberianterapi cairan yang adekuat untuk mencegah terjadinyadampak lebih lanjut dari diare yaitu anak akan mengalami dehidrasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penatalaksanaan pemberian cairan dirumah dengan tingkat dehidrasi pada balita yang mengalami diare.
Metode:. Penelitian ini menggunakan metode analitik. Populasi yang digunakan orang tua yang balitanya sedang mengalami diare sebanyak 65 orang. Pengambilan sampel menggunakan tehnik accidental Sampling yaitu 40 responden. Analisis univariat dengan pengumpulan data berupa tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariate menggunakan uji Sperman Rank.
Hasil : Hasil uji statistic spearman rho diperoleh nilai p = 0,000, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima terdapat hubungan antara penatalaksanaan pemberian cairan dirumah dengan tingkat dehidrasi. Mayoritas responden dapat melakukan penatalaksanaanpemberian cairan dengan kategori cukup (62,5%), tingkat dehidrasi pada balita mayoritas repondenmengalami diare tanpa dehidrasi (57,5%).
Kesimpulan: &amp;nbsp;terdapat hubungan antara penatalaksanaan pemberian cairan dirumah dengan tingkat dehidrasi maka diharapkan bagi orang tua agar selalu memberikan cairan yang tepat ketika balita mengalami diare dan apabila kondisi balita tidak segera membaik maka secepatnya balita dibawa kepelayanan kesehatan terdekat.
&amp;nbsp;
Kata Kunci : Penatalaksanaan pemberian cairan dirumah,balita, diare, tingkat dehidrasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/228</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.228</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 121-126</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/228/128</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/229</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">DESKRIPSI KARAKTERISTIK PASIEN SUKU DAYAK MA’ANYAN YANG DIRAWAT DENGAN HIPERTENSI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) TAMIYANG LAYANG</dc:title>
	<dc:creator>Warjiman, Warjiman</dc:creator>
	<dc:creator>Lidiawati, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Jamini, Theresia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Penyakit hipertensi sudah lama dikenal sebagai “silent killer” karena resiko kerusakan yang ditimbulkan pada organ-organ penderitanya. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk. Pada tahun 2025 mendatang, diproyeksikan sekitar 29 persen warga dunia akan terkena hipertensi. Provinsi Kalimantan Tengah-Indonesia pada tahun 2016 melaporkan bahwa penyakit hipertensi menempati peringkat ke-2 sebagai penyakit yang banyak diderita oleh masyarakatnya. Kasus hipertensi ini pun dilaporkan sebagai kasus penyakit yang akan terus meningkat kejadiannya setiap tahun.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karateristik pasien suku dayak Ma’anyan yang dirawat dengan penyakit hipertensi di ruang&amp;nbsp; Rawat Inap RSUD Tamiang Layang&amp;nbsp; Kabupaten Barito Timur pada tahun 2019.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan populasi pasien hipertensi dari suku Dayak ma’anyan. Sample diperoleh dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Sebanyak 30 pasien suku Dayak ikut serta dalam kegiatan penelitian ini dan mengisi kuesioner yang berisi pertanyaan tentang faktor resiko terjadinya hipertensi. Data objektif seperti tinggi badan dan berat badan untuk mengukur indeks massa tubuh diukur oleh peneliti. Hasil penelitian selanjutnya dianalisa statistic deskriptif, lalu disajikan dengan menggunakan table distribusi frekuensi.
Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa penderita hipertensi dari suku Dayak ma’anyan yang dirawat di ruang rawat inap RSUD Tamiyang layang, mayorits memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi (60%, n=18), berjenis kelamin perempuan (60%, n=18), berusia 56-65 tahun (40%, n=12), tidak menderita obesitas (83%, n=25), aktif mengonsumsi makanan asin atau mengandung banyak garam (30%, n=9), tidak merokok (76%, n=23), dan tidak rajin berolahraga (80%, n=24).
Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik penderita hipertensi yang berasal dari suku Dayak ma’anyan mayoritas adalah berjenis kelamin perempuan, berusia 56-65 tahun, aktif mengonsumsi makanan asin atau mengandung banyak garam, tidak rajin berolahraga dan tidak mesti mengalami obesitas atau merokok.
&amp;nbsp;
Kata Kunci : hipertensi, karakteristik pasien, faktor resiko, ruang rawat inap, RSUD Tamiang Layang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/229</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.229</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 127-132</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/229/129</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/230</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T00:32:56Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SUNGAI JINGAH</dc:title>
	<dc:creator>Solikin, Solikin</dc:creator>
	<dc:creator>Muradi, Muradi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar belakang : Kolesterol merupakan masalah kompleks dalam tubuh manusia. Penyempitan serta kakunya dinding pembuluh darah akibat dari penumpukan kolesterol pada pembuluh dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Kadar Kolesterol Dengan Derajat Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Sungai Jingah Tahun 2019.
Metode : Jenis penelitian menggunakan pendekatan/rancangan dengan model pendekatan/rancangan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 responden. Tekanan darah diukur dengan sphygmomanometer pegas, sedangkan kadar kolesterol diukur dari hasil pemeriksaan laboratorium dengan pengambilan sampel menggunakan metode kolorimetrik enzimatik CHOD-PAP. Uji statistik&amp;nbsp; yang digunakan adalah uji spearman rank.
Hasil : Hasil yang diperoleh pada analisis spearman’s rho menunjukkan bahwa dari 41 responden diperoleh nilai signifikan sebesar 0,004 yang lebih kecil dari 0,1 sebagai taraf yang telah ditentukan sehingga dapat dinyatakan hipotesis diterima yang secara uji statistik terdapat hubungan yang bermakna antara kadar kolesterol darah dengan derajat hipertensi.
Kesimpulan : Dalam mengendalikan kadar kolesterol maka penting bagi pasien untuk menjaga kesehatan dengan cara menjaga gaya hidup sehat dan selalu mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah sehingga terhindar dari komplikasi penyakit akibat tinggi kolesterol dan hipertensi.
Kata Kunci : Derajat Hipertensi, Kadar Kolesterol.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/230</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.230</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 143-152</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/230/131</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/231</identifier>
				<datestamp>2021-04-26T04:40:31Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI FENOMENOLOGI  PENGALAMAN PASIEN DALAM PENANGANAN PATAH TULANG DENGAN BA’URUT: Kata kunci : Penanganan patah tulang, Ba’urut, Patah tulang</dc:title>
	<dc:creator>Rachman, Aulia</dc:creator>
	<dc:creator>Ilmi, Bahrul</dc:creator>
	<dc:creator>Mulyani, Yeni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
Latar Belakang : Patah tulang merupakan suatu kejadian yang dapat di alami oleh setiap orang. Berbagai macam aktivitas dapat menimbulkan resiko kejadian patah tulang dengan berbagai penatalaksanaan yang berbagai macam jenisnya. Menurut Riskesdes 2018, Masyarakat Kalimantan Selatan memilih pemanfaatan pelayanan kesehatan tradisional 54,1%, masyarakat memilih pengobatan dengan keterampilan tanpa alat termasuk pijat urut/baurut 83,3%, serta memilih penyehat tradisional 98,9%. Pengobatan yang digunakan untuk kesembuhan patah tulang dapat dipilih sendiri oleh penderita baik medis maupun pengobatan tradisional. Kebanyakan individu menentukan pengobatannya berdasarkan atas kemampuannya baik melalui pilihan sendiri, masukan keluarga atau atas kebiasan pengalaman yang terjadi sekitar individu. Individu dalam memilih pengobatan tradisional Baurut karena pengaruh sosial budaya, pengalaman perilaku seseorang seseorang dalam menentukan pengobatan yaitu kecocokan dan kepercayaan klien dan lebih ekonomis.
Tujuan : Mengekplorasi pengalaman klien dalam penanganan patah tulang dengan Ba’urut di Kalimantan Selatan.
Metode : Desain penelitian dirancang dengan menggunakan metode kualitatif fenomenologi, dengan lima partisipan. Subjek penelitian adalah klien patah tulang dengan pengobatan baurut. Pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara mendalam, perekam suara dan catatan lapangan. Analisa data dilakukan menggunakan kualitatif Cresswel.
Hasil penelitian : Terdapat empat tema yang teridentifikasi temuan pengalaman Baurut, yaitu: Alasan ekonomi dan kemudahn pelayanan, proses/metode baurut, dampak fisik setelah Baurut, respon psikologis dari hasil pengobatan Baurut. Hasil penelitian dapat dijadikan dasar pengembangan ilmu pengetahuan dibidang pengobatan tradisional. Saran : keluarga dan tenaga kesehatan harus saling berdampingan, keluarga dalam mengambil keputusan harus memperhatikan dan memahami bagaimana dampak yang ditimbulkan baurut untuk meminimalisasi dampak negatif dari Baurut</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/231</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i1.231</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 164-174</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/231/142</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/242</identifier>
				<datestamp>2021-01-16T14:19:49Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura II</dc:title>
	<dc:creator>Maria, Insana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Tuberkulosis Paru (atau TB paru) merupakan penyakit yang sangat cepat ditularkan. Meningkatnya penderita TB paru diIndonesia disebabkan oleh perilaku hidup yang tidak sehat. Perilaku pasien TB paru dalam pencegahan penularan jugamasih berada dalam kategori kurang baik. Program penanggulangan penyakit TB Paru berkaitan dengan masalahpengetahuan dan perilaku masyarakat, keluarga, serta penderita tuberkulosis paru dalam menanggulangi masalah infeksibakteri penyebab TB Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan keluarga denganperilaku pencegahan penularan TB paru di wilayah kerja Puskesmas Martapura II pada tahun 2019. Penelitian ini dilakukandengan menggunakan metode analitik dengan desain penelitian korelasi, teknik sampling dengan total sampling terhadap30 responden. Sedangkan, teknik analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil pengolahan data yang menggunakan ujistatistik Chi-Square didapatkan hasil untuk hubungan antara pengetahuan keluarga dengan perilaku pencegahan penularanTB Paru, diperoleh nilai r = 0,009 dengan nilai a = 0,05. (r&amp;lt;a) maka, Ha diterima, yang berarti ada hubungan antarapengetahuan keluarga dengan perilaku pencegahan penularan TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Martapura II tahun2019. Optimalisasi kegiatan penyuluhan dan pemberian informasi tentang penyakit TB Paru kepada penderita ataupunkeluarga perlu digiatan untuk dapat menekan bertambahkanya jumlah penderita TB Paru baru.Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku, TB Paru, Tuberculosis paru, Keluarga</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/242</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i2.242</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 182-186</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/242/139</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/243</identifier>
				<datestamp>2021-01-16T14:12:49Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kepuasan Pasien akan Pelayanan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Buntok, Kalimantan Tengah</dc:title>
	<dc:creator>Warjiman, Warjiman</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistiyo, Yuli</dc:creator>
	<dc:creator>Chrismilasari, Lucia Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerja layanankesehatan yang diperolehnya, terutama setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya.Pasien akan merasa puas apabila kinerja layanan kesehatan yang diperolehnya sama atau melebihiharapannya dan sebaliknya ketidakpuasan atau perasaan kecewa akan muncul jika kinerja layanan kesehatanyang diperolehnya itu tidak sesuai dengan kinerjanya sendiri. Kepuasan pelayanan keperawatan di RumahSakit Jaraga Sasameh mengalami penurunan sebanyak 1.75% dari dua kali pengukuran bulan oktoberdesember 2018 dan januari-maret 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kepuasanpasien akan pelayanan keperawatan di ruang rawat inap di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, KalimantanTengah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kuantitatif dengan pengumpulan data secara survey.Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah80 responden. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan terhadap 30 responden. Hasil penelitian dianalisadengan menggunakan statistik deskriptif dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi. Penelitian inimenunjukkan bahwa mayoritas penilaian responden tentang kepuasan pasien berada di kategori puas(58.75%), disusul dengan kategori sangat puas (41.25%) dan sangat tidak puas dan tidak puas (0%). Hasilpenelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien merasa puas dirawat di ruang rawat inap rumah sakit umumdaerah.Kata Kunci: KepuasanPasien, Pelayanan Keperawatan, Ruang Rawat Inap, Rumah sakit umum daerah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/243</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i2.243</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 187-191</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/243/138</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/245</identifier>
				<datestamp>2021-06-15T01:41:39Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Literature Review: Psychosocial Care Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit</dc:title>
	<dc:creator>Elasari, Yunina</dc:creator>
	<dc:creator>Hasanah, Annida</dc:creator>
	<dc:creator>Alawiyah, Tuti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Psychosocial care merupakan komponen yang penting dalam memberikan perawatan dengan berfokus kepadapasien yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan emosional seperti harga diri, penyesuaianpenyakit, komunikasi, fungsi sosial dan hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasidefinisi, hambatan dan upaya dalam meningkatkan psychosocial care perawat di ruang rawat inap berdasarkan studiempiris lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan study literature review dengan menggunakanbeberapa sumber yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan peneliti. Dari 10 jurnal yang dilakukankajian literature didapatkan definisi psychosocial care adalah perawatan psikologis, sosial dan spiritual melaluikomunikasi terapeutik dan pendekatan holistik. Hambatan psychosocial care: kurangnya waktu, hambatan bahasa,kurang pengetahuan dan keterampilan, kurang keterlibatan keluarga serta dokumentasi berlebihan. Upaya untukmeningkatkan psychosocial care: pelatihan, dukungan tim profesional dan melibatkan keluarga dalam perawatan.Psychosocial care adalah perawatan yang holistik dan memiliki tantangan tersendiri bagi perawat dalammengaplikasikannya sehingga perlunya upaya untuk mengatasi hambatan dan meningkatkan psychosocial careperawat dengan cara pelatihan psychosocial care, kolaborasi interprofesional dan melibatkan keluarga dalamperawatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/245</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.245</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 1-7</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/245/145</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Yunina Elasari, Annida Hasanah, Tuti Alawiyah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/247</identifier>
				<datestamp>2021-01-13T05:14:40Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Efektifitas Pemberian Kompres Tepid Water Sponge dan Pemberian Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak Demam di Banjarmasin, Kalimantan Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Rifaldi, Ibnu</dc:creator>
	<dc:creator>Wulandari, Dewi Kartika</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan yang saat ini menjadiprioritas di Indonesia. Salah satu gejala yang sering sekali terjadi pada anak adalah demam. Peningkatan suhutubuh banyak terjadi pada anak karena sistem pertahanan tubuhnya masih lemah, rentan terpapar bakteri atau virussehingga mudah terkena demam. Demam dapat membahayakan keselamatan anak jika tidak ditangani dengancepat dan tepat, serta dapat menimbulkan komplikasi lain seperti, hipertermi, kejang dan penurunan kesadaran.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan pemberian intervensi untuk mengurangi demam pada anak,yaitu dengan Tepif Water Sponge dan Kompres Bawang Merah. Penelitian ini menggunakan uji Paired T-Testdengan rancangan Two group Pre test-Post test dengan sampel sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkanada perbedaan efektifitas antara kompres tepid water sponge dengan kompres bawang merah. Kompres tepidwater sponge bernilai mean sesudah perlakuan 36,65 oC sedangkan kompres bawang merah bernilai mean sesudahperlakuan 37,15 oC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian kompres Tepid Water Sponge ternyata lebihefektif untuk menurunkan suhu tubuh dibandingkan dengan kompres bawang merah. Disarankan kepada orangtua untuk melakukan kompres Tepid Water Sponge terhadap anak demam sebelum menuju ke pelayanankesehatan lebih lanjut.
Kata kunci: Demam, Kompres Bawang Merah, Kompres Tepid Water Sponge, Suhu Tubuh</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/247</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i2.247</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 175-181</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/247/136</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/248</identifier>
				<datestamp>2021-01-23T14:56:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">EFEKTIFITAS TERAPI MUROTTAL-QUR’AN DAN MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN DI BPM TETI HERAWATI PALEMBANG</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuni, Sari</dc:creator>
	<dc:creator>Komariah, Nurul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Persalinan merupakan proses alamiah, sering kali nyeri yang dialami saat persalinan menjadikan wanita menjadi takut, cemas dan khawatir. Proses persalinan merupakan peristiwa yang melelahkan sekaligus berisiko, tidak mengherankan calon ibu yang akan melahirkan diselimuti rasa takut, panik dan gugup. Seorang wanita yang merasa cemas pada saat persalinan dapat mengancam keselamatannya dan bayinya. Salah satu manajemen kecemasan yakni dengan terapi distraksi. Tujuan penelitian untuk menganalisis efektiftas tingkat kecemasan ibu bersalin dengan terapi murottal Qur’an dan musik klasik di BPM Teti Herawati Palembang. Desain penelitian Randomized matched two group design. Alat ukur penelitian kuesioner dan Hamilton Anxiety Rating Scale. Analisis data dengan uji Wilcoxon dan uji Chi-Square. Hasil analis uji Wilcoxon didapatkan perbedaan yang signifikan tingkat kecemasan (p value &amp;nbsp;= 0,001)&amp;nbsp; sebelum dan setelah diberikan terapi murotal Qur’an. Begitupun dengan kelompok terapi musik klasik (p value &amp;nbsp;= 0,001). Hasil analisis Chi-Square tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat kecemasan ibu (p value = 0,336) antara ibu dengan terapi murottal Qur’an dan terapi musik klasik. Dapat disimpulkan baik terapi murotal maupun terapi musik klasik signifikan dapat mengurangi tingkat kecemasan ibu namun tidak terdapat perbedaan yang signifkan antara terapi murotal Qur’an dan terapi musik klasik dalam mengurangi kecemasan ibu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/248</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i2.248</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 198-204</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/248/141</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/249</identifier>
				<datestamp>2021-01-19T10:18:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS PERSEPSI DAN EKSPEKTASI MAHASISWA TERHADAP PERAN DAN FUNGSI DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK</dc:title>
	<dc:creator>Kumalasari, Intan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Academic supervisors are the most appropriate resource for students to complete their education process. Supervisors canalso act as motivators, consultants and collaborators. This study aims to analyze students&#039; perceptions and expectations ofthe role and function of academic advisors at the Poltekkes Palembang by emphasizing the dimensions of tangible,reliability, responsiveness, assurance and empathy. This study used the Importance-Performance Analysis (IPA) methodand mapped into a Cartesian diagram. Measuring the overall level of student satisfaction was using the CustomerSatisfaction Index (CSI). The sample of this research was 228 Poltekkes Palembang students who were selected usingproportional stratified random sampling technique. Data collection was using a questionnaire sheet with a Likert scaleand analyzed using analysis of the level of interest and customer satisfaction. The statistical test showed that the attributethat has the most satisfactory performance was the appearance of the academic supervisor with a mean of 3.28, while theattributes that need to be prioritized for improvement were special attention to individual students with a mean of 2.42.Through the calculation of CSI, the value was 73.7% (0.66-0.80). This shows that the index of student satisfaction with therole and function of academic advisers was in satisfactory criteria. The performance of lecturers as academic advisersmust be improved and become a lecturer &#039;s attention, especially in several attributes, namely the closeness of therelationship, attention to student difficulties, providing information, and monitoring student academic development.Keywords: academic supervisor, perception, student expectation.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Dosen pembimbing akademik merupakan narasumber yang paling tepat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan prosespendidikannya. Dosen pembimbing juga dapat berperan sebagai motivator, konsultan dan kolaborator. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis persepsi dan ekspektasi mahasiswa terhadap peran dan fungsi dosen pembimbing akademikdi Poltekkes Palembang dengan menekankan pada dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty.Penelitian ini menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA) dan dipetakan kedalam diagram kartesius.Pengukuran tingkat kepuasan mahasiswa secara keseluruhan menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI). Sampelpenelitian ini adalah mahasiswa Poltekkes Palembang berjumlah 228 orang yang diseleksi dengan menggunakan teknikproportionale stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dengan skala likert dandianalisis menggunakan analisis tingkat kepentingan dan kepuasan pelanggan. Uji statistik menunjukkan atribut yangmemiliki kinerja paling memuaskan adalah penampilan pembimbing akademik dengan rerata 3,28, sedangkan atributatribut yang perlu diprioritaskan untuk diperbaiki adalah perhatian khusus kepada mahasiswa secara individual denganrerata sebesar 2,42. Melalui perhitungan CSI diperoleh nilai sebesar 73,7% (0,66-0,80). Hal ini menunjukkan bahwa indekskepuasan mahasiswa terhadap peran dan fungsi pembimbing akademik berada pada kriteria memuaskan. Kinerja dosensebagai pembimbing akademik harus ditingkatkan dan menjadi perhatian dosen terutama pada beberapa atribut yaitukedekatan hubungan, perhatian terhadap kesulitan mahasiswa, sebagai pemberi informasi, dan memantau perkembanganakademik mahasiswa.Kata kunci: dosen pembimbing akademik, persepsi, ekspektasi mahasiswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2020-12-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/249</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v5i2.249</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 192-197</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/249/140</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/251</identifier>
				<datestamp>2021-07-07T00:35:07Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN KETEPATAN IDENTIFIKASI PASIEN OLEH PERAWAT SEBELUM PEMBERIAN OBAT  DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD TAMIANG LAYANG</dc:title>
	<dc:creator>Nursery, Septi Machelia Champaca</dc:creator>
	<dc:creator>Andi Chrismilasari, Lucia</dc:creator>
	<dc:creator>Mariani, Mariani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Keselamatan pasien (Patient Safety) merupakan usaha yang dilakukan untuk menurunkan angka Kejadian Tidak Diharapkan. Rumah Sakit harus membangun sistem yang menjamin bahwa pelayanan yang tepat diberikan kepada pasien yang tepat.&amp;nbsp; Keamanan Pasien di rumah sakit dimulai dengan mengidentifikasi pasien dengan benar. Kesalahan dalam identifikasi pasien diawal pelayanan akan berdampak pada kesalahan pelayanan pada tahap selanjutnya, salah satunya adalah kesalahan dalam pemberian obat. Pelaksanaan identifikasi pasien dengan benar dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya pengetahuan, sikap dan budaya keselamatan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor - faktor yang mempengaruhi pelaksanaan identifikasi pasien oleh perawat sebelum pemberian obat.
Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, desain penelitian cross sectional, dengan jumlah sampel 43 orang perawat pelaksana, teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dan cluster sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan 17 item kuesioner pengetahuan, 12 item kuesioner sikap, 39 item kuesioner budaya keselamatan dan lembar observasi 8 item pernyataan, analisis data menggunakan analisa bivariat dengan uji Spearman Rank.
Hasil : Hasil analisis bivariat faktor yang mempengaruhi pelaksanaan identifikasi pasien sebelum pemberian obat didapatka hasil, Correlation Coefficient (r) dan signifikansi (p)&amp;nbsp; =&amp;nbsp; (r) = 0,211 (p) = 0,174 (pengetahuan dan identifikasi pasien), (r) = 0,139 (p) = 0,372 (sikap dan identifikasi pasien), (r) = 0,483 (p) = 0,001 (budaya keselamatan dan identifikasi pasien).
Kesimpulan : Faktor budaya keselamatan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pelaksanaan ketepatan identifikasi pasien oleh perawat di instalasi rawat inap RSUD Tamiang Layang, sedangkan faktor pengetahuan dan sikap tidak mempunyai pengaruh yang signifikan.
&amp;nbsp;Kata Kunci : Identifikasi pasien, kesalahan pemberian obat, pengetahuan, sikap, budaya keselamatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/251</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.251</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 67-75</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/251/154</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Septi Machelia Champaca Nursery, Lucia Andi Chrismilasari, Mariani Mariani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/256</identifier>
				<datestamp>2021-07-09T01:51:46Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN PELAKSANAAN TIMBANG TERIMA OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TAMIANG LAYANG</dc:title>
	<dc:creator>chrismilasari, lucia andi</dc:creator>
	<dc:creator>Machelia C.N, Septi</dc:creator>
	<dc:creator>Handieni, Ferra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pelaksanaan timbang terima belum optimal karena seringkali tidak selalu dilakukan sesuai dengan Standar OperasionalProsedur yang telah ditetapkan rumah sakit, terlebih apabila tanpa kehadiran kepala ruangan. Tidak adanya peran yangbaik dari seorang kepala ruang sebagai seorang pimpinan akan menghambat kelancaran pelaksanaan timbang terima.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kepemimpinan kepala ruangan dengan pelaksanaan timbangterima oleh perawat di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Penelitian ini adalah penelitian analitik denganpendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di Ruang rawat Inap RSUD Tamiang Layang 75orang. Sampel berjumlah 43 dengan teknik pengambilan simple random sampling. Analisis data melalui uji SpearmanRank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala ruangan sebagianbesar sudah dengan kategori baik yaitu sebanyak 30 orang (69,8%) dan timbang terima terlaksana dengan baik sebanyak32 orang (74,4%). Ada hubungan antara kepemimpinan kepala ruangan dengan pelaksaaan timbang terima di RSUDTamiyang Layang (p = 0,000 &amp;lt; ? 0,05, r = 0,891). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antarakepemimpinan kepala ruangan dengan pelaksaaan timbang terima di RSUD Tamiyang Layang. Pihak rumah sakithendaknya menghimbau kepala ruangan agar dapat lebih aktif mengikuti pelaksanaan timbang terima pasienKata Kunci: kepemimpinan, kepala ruangan, timbang terima, rawat inap</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/256</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.256</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 83-88</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/256/156</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 lucia andi chrismilasari, Septi Machelia C.N, Ferra Handieni</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/260</identifier>
				<datestamp>2021-07-01T10:13:25Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">GAMBARAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN KELELAHAN SEBELUM DAN SETELAH BEKERJA PADA PEKERJA DI UD. BATU BUKIT</dc:title>
	<dc:creator>Wicaksono, Utomo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Workers at UD. Batu Bukit in carrying out its work activities is exposed to working conditions that are not ergonomic. This is inseparable from the factors that carry the risk of danger that can cause problems in the form of musculoskeletal disorders and fatigue. The purpose of this study was to determine the musculoskeletal disorders and fatigue felt by workers before and after work. This study used an evaluative research design with a sample of 11 people. Data obtained by interview and using the Nordic Body Map questionnaire to measure musculoskeletal complaints before and after work and the 30 Items of Rating Scale questionnaire to measure fatigue before and after work. Data before and after working from these variables will be statistically analyzed with SPSS version 26.0. From the analysis, there was a significant increase in musculoskeletal disorders before and after work (p = 0.00; CI = 35.94-41.70) of 122.66% and there was a significant increase in fatigue before and after work (p = 0.00 ; CI = 45.34-49.39) of 132.22%. Working conditions at UD. Batu Bukit requires corrective actions to improve occupational health by considering the capabilities of small industries.
&amp;nbsp;
Keywords: fatigue, musculoskeletal disorders, occupational health, small industries</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pekerja di UD. Batu Bukit dalam melakukan akitivitas kerjanya terpapar dengan kondisi kerja yang tidak ergonomis. Hal tersebut tidak terlepas dari faktor-faktor yang mengandung risiko bahaya yang dapat mengakibatkan terjadinya masalah berupa keluhan muskuloskeletal dan kelelahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keluhan muskuloskeletal dan kelelahan yang dirasakan pekerja saat sebelum dan setelah bekerja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian evaluatif dengan sampel sebanyak 11 orang. Data diperoleh dengan wawancara serta menggunakan kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur keluhan muskuloskeletal sebelum dan setelah bekerja dan kuesioner 30 Items of Rating Scale untuk mengukur kelelahan sebelum dan setelah bekerja. Data sebelum dan setelah bekerja dari variabel tersebut akan dianalisis stastistik dengan SPSS version 26,0. Dari analisis terjadi peningkatan keluhan muskuloskeletal sebelum dan setelah bekerja secara bermakna (p = 0,00; CI = 35,94-41,70) sebesar 122,66% dan terjadi peningkatan kelelahan sebelum dan setelah bekerja secara bermakna (p = 0,00; CI = 45,34-49,39) sebesar 132,22%. Kondisi kerja pada UD. Batu Bukit memerlukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan kesehatan kerja dengan mempertimbangkan kemampuan industri kecil.
&amp;nbsp;
Kata Kunci: industri kecil, kelelahan, keluhan muskuloskeletal, kesehatan kerja</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/260</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.260</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 40-45</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/260/150</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Utomo Wicaksono</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/261</identifier>
				<datestamp>2021-07-01T10:21:22Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Risiko Terjadinya Limfedema pada Pasien Kanker Payudara yang Mengalami Infeksi Setelah Menjalani Operasi Terkait Usia di Rumah Sakit Dharmais</dc:title>
	<dc:creator>Prayogo, Dadan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Lymphedema in breast cancer is a disruption of the lymphatic system causing the accumulation of protein-rich fluid in the interstitial space which causes swelling of the arms, shoulders, neck, or the thoracic area. The aim of this study was to determine the risk of lymphedema in breast cancer patients who experienced an infection after undergoing age-related surgery. This research method is an advanced analysis based on previous master research using a case-control multicenter approach design with a total of 110 subjects. Interviews and measurements have been carried out using a questionnaire. The results of the study showed that breast cancer patients who had an infection after surgery were 3.5 times more likely to develop lymphedema than those who did not have an infection after surgery. Patients aged ? 50 years with lymphedema were 1.4 times more likely to develop lymphedema than &amp;lt;50 years. Conclusion, patients who experienced infection after surgery with age ? 50 years on the incidence of lymphedema were found to be 75.0% with aOR 1, this means cOR ? aOR, so there is an indication as a confounding factor, but statistically there is no significant difference with p value&amp;gt; 0.05.
&amp;nbsp;
Keywords: Breast Cancer, Infection After Surgery, Lymphedema, Without Lymphedema.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Limfedema pada kanker payudara adalah terganggunya sistem limfatik sehingga menimbulkan akumulasi cairan yang kaya dengan protein di ruang interstisial yang menyebebkan terjadi pembengkakan lengan, bahu, leher, atau daerah thorak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui &amp;nbsp;risiko terjadinya limfedema pada pasien kanker payudara yang mengalami&amp;nbsp; infeksi setelah menjalani operasi terkait usia. Metode penelitian ini merupakan analisis lanjut berdasarkan penelitian induk sebelumnya yang menggunakan desain case-control pendekatan multicenter dengan total 110 subjek. Wawancara dan pengukuran telah dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pasien kanker payudara yang mengalami infeksi setelah operasi 3,5 kali lebih berisiko terjadi limfedema dibandingkan yang tidak mengalami infeksi setelah operasi. Pasien yang berusia ? 50 tahun yang mengalami limfedema 1,4 kali lebih berisiko terjadi limfedema dibanding &amp;lt; 50 tahun. Kesimpulan, pasien yang mengalami infeksi setelah operasi dengan usia ? 50 tahun terhadap kejadian limfedema ditemukan 75,0% dengan aOR 1, ini berarti cOR ? aOR, sehingga ada indikasi sebagai faktor pengganggu, namun secara statistik tidak ada perbedaan yang bermakna dengan p value &amp;gt; 0,05.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Kata Kunci: Kanker Payudara, Infeksi Setelah&amp;nbsp;&amp;nbsp; Operasi, Limfedema, Tanpa Limfedema.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/261</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.261</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 46-52</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/261/151</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Dadan Prayogo</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/262</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFFECTIVENESS OF MUSIC ON QUALITY OF SLEEP IN ELDERLY</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Effectiveness of Music on Quality of Sleep in Elderly: An Narative Review</dc:title>
	<dc:creator>Chrisnawati, Chrisnawati</dc:creator>
	<dc:creator>Maratning, Anastasia</dc:creator>
	<dc:creator>Trifianingsih, Dyah</dc:creator>
	<dc:creator>Firmansyah, Tri Jaya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Sleep-wake disorders in the elderly cause poor sleep quality, contribute to worsening disease conditions, increase fatigue and weakness, increase the risk of falls and cause injury. Music, one of the relaxation techniques, helps improve sleep quality because it is accessible. This study aims to determine the effectiveness of music on sleep quality in the elderly. This research is a simple narrative literature review conducted using conceptual analysis techniques. Articles were selected through the PRISMA chart with the criteria; article related to music intervention on sleep quality in the elderly, 2010-2020 publication, design: pre-experimental type, quasi-experimental and RCT. A total of 13 articles were obtained from the ScienceDirect, PubMed, and GoogleScholar databases. Seeing the effect of music intervention actions such as sessions, duration, and duration of giving, music with soft characteristics can improve the sleep quality of the elderly. The choice of music must be considered as a way to achieve maximum relaxed conditions. Music facilitates a state of relaxation, making the elderly gets more efficient and easier to fall asleep. Music with soft characteristics can improve sleep quality and is recommended as an alternative to improve the sleep quality of the elderly.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Gangguan tidur-bangun pada lansia menyebabkan kualitas tidur buruk, berkontribusi memperburuk kondisi penyakit, meningkatkan kelelahan, meningkatkan kelemahan, meningkatkan resiko jatuh dan menyebabkan cidera. Musik, salah satu rekomendasi relaksasi yang dapat membantu memperbaiki kualitas tidur karena mudah untuk didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas musik terhadap kualitas tidur pada lansia. Penelitian ini berjenis simple narative literature review yang dilakukan dengan teknik konseptual analisis. Artikel diseleksi melalui bagan PRISMA dengan kriteria; artikel terkait intervensi musik terhadap kualitas tidur lansia, publikasi 2010-2020, desain: jenis pre-eksperimental, quasi eksperimental dan RCT. Sampel 13 jurnal didapat dari database ScienceDirect, PubMed, dan GoogleScholar. Melihat dari efek ukuran intervensi music seperti sesi, durasi, dan lama pemberian, musik berkarakteristik lembut dapat memperbaiki kualitas tidur lansia. Pemilihan musik dan kenyamanan penggunaan alat pemutar musik perlu diperhatikan agar memaksimalkan mencapai kondisi rileks. Musik memfasilitasi keadaan relaksasi membuat lansia lebih efisien dan mudah tertidur. Musik berkarakteristik lembut mampu memperbaiki kualitas tidur dan direkomendasikan sebagai alternatif peningkatan kualitas tidur lansia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/262</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.262</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 139-149</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/262/224</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Chrisnawati Chrisnawati, Anatasia Maratning, Dyah Trifianingsih, Tri Jaya Firmansyah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/263</identifier>
				<datestamp>2021-07-01T10:30:09Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI  DI PSTW SINTA RANGKANG TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Ivana, Theresia</dc:creator>
	<dc:creator>Martini, Margareta</dc:creator>
	<dc:creator>Christine, Meirlina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">INTISARI
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang menjadi masalah utama di masyarakat terutama&amp;nbsp; lansia yang merupakan penyakit degeneratif. Salah satu buah yang di kosumsi untuk menurunkan tekanan adalah mentimun mempunyai sifat hipotensif (menurunkan tekanan darah). Jumlah lansia di PSTW Sinta Rangkang berjumlah 56 orang, 17 lansia dengan hipertensi tanpa penyakit lain yang menyertai. Dari wawancara 3 lansia di PSTW Sinta rangkang mengetahui jika menderita hipertensi, mengetahui jika mentimun bisa menurunkan tekanan darah biasanya mengonsumsi mentimun, juga rutin minum obat hipertensi&amp;nbsp; dan berobat ke klinik.
Tujuan Penelitian: mengetahui pengaruh jus mentimun terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Sinta Rangkang
Metode Penelitian: Penelitian ini mengunakan rancangan pra-eksperimental dengan rancangan pra-pasca-tes dalam satu kelompok (one-grup pra-post test design) adalah mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan satu kelompok subjek.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian analisa perubahan selisih tekanan darah sistol dan diastol sebelum dan sesudah di berikan terapi jus mentimun dengan hasil dari penelitian ini ? =0,002. Jika hasil ? di bawah 0,025 maka ada perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah di berikan jus mentimun pada responden.
Kesimpulan: Ada perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah di berikan jus mentimun. Terdapat efektifitas jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah
Kata kunci: Hipertensi, lansia, jus mentimun</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/263</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.263</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 53-58</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/263/152</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Theresia Ivana, Margareta Martini, Meirlina Christine</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/264</identifier>
				<datestamp>2021-06-16T04:09:05Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Telemedicine Terhadap Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Ruang Instalasi Gawat Darurat (Igd) Selama Masa Pandemik Covid-19</dc:title>
	<dc:creator>Martini, Made</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pencegahan penyebaran virus SARS-Cov-2 memerlukan suatu strategi dan tindakan terutama di pelayanan kesehatan.Instalasi gawat darurat merupakan tempat perawatan yang tinggi angka kunjungan dan beresiko menyebabkan infeksinosocomial yang tinggi, pelaksanaan telemedicine merupakan salah satu cara untuk menekan jumlah kunjungan terutamake Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penelitian ini bertujuan untuk menggali pelaksanaan Telemedicine terhadap pencegahanpenyebaran penyakit COVID-19 di ruang IGD selama masa pandemic COVID-19. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah literature review ini dilakukan dengan penelusuran database elektronik yaitu DOAJ, PubMed, danScientDirect. Publikasi artikel mulai dari tahun 2020-2021 dengan menggunakan kata kunci: covid-19, telemedicine, gawatdarurat. Literature review ini menggunakan kriteria seleksi untuk melakukan data extraction yaitu artikel bahasa Inggrisdan Indonesia, full text dan mencakup abstrak. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif, subjek tenagakesehatan. Jumlah artikel terakhir yang digunakan dalam literature review ini sebanyak 10 artikel yang memenuhi kreteriainklusi. Secara keseluruhan peneliti menemukan bahwa membahas tentang pelaksanaan telemedicine. Kesimpulan daripenelitian ini menunjukkan pelaksanaan telemedicine merupakan salah satu strategi yang efektif dilakukan untuk mencegahpenyebaran COVID-19 selama masa Pandemi.
Kata Kunci: Gawat-darurat, Telemedicine, Covid-19</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/264</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.264</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 8-19</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/264/146</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Ns.Made Martini,S.Kep.M.Kep</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/265</identifier>
				<datestamp>2021-06-23T03:09:34Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pemberian Zat Besi Dan Sayur Bayam Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Dengan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura I</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Yenny Okvita</dc:creator>
	<dc:creator>Darmayanti, Darmayanti</dc:creator>
	<dc:creator>Ulfah, Maria</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Anemia kehamilan adalah kondisi ibu dalam kadar hemoglobin dibawah 11 g/dl pada trimester I dan III atau kadarhemoglobin &amp;lt; 10,5 g/dl pada trimester II. Bayam merupakan salah satu sumber makan yang mengandung senyawayang diperlukan untuk sintesis hemoglobin seperti zat besi. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruhpemberian zat besi dan sayur bayam dengan zat besi terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil dengananemia. Metode penelitian Quasi Eksperimen dengan menggunakan Uji Paired T-test dan Uji Independent T-test,sampel penelitian menggunakan 30 responden secara Purposive Sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasilpenelitian dilakukan pada 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi dan kelompok kontrol selama14 hari. Sebelum diberikan zat besi didapatkan nilai rerata 9,6 g/dl dan kadar hemoglobin sesudah diberikan zat besididapatkan nilai rerata 10,8 g/dl, selama pemberian didapatkan rerata perubahan hemoglobin pada ibu hamilkelompok intervensi sebesar 1,43 g/dl dan pada kelompok kontrol 1,17 g/dl. Hasil Uji Independent T-test didapatkanp-value 0,001 nilai ? (&amp;lt;0,05) yang artinya ada perbedaan pengaruh antara kelompok intervensi dan kontrol denganselisih nilai 0,26 g/dl.Saran untuk ibu hamil yang mengalami anemia dapat mengkonsumsi zat besi ditambah denganmakanan tambahan sayur bayam.
Kata Kunci: Zat besi, bayam, kadar hemoglobin, ibu hamil</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/265</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.265</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 20-27</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/265/147</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Yenny Okvita Sari, Darmayanti Darmayanti, Maria Ulfah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/266</identifier>
				<datestamp>2021-06-23T03:33:50Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengetahuan Perawat Tentang Spiritual Care Di Salah Satu Rumah Sakit Swasta Katolik Di Kota Banjarmasin</dc:title>
	<dc:creator>Pili, Bernadeta Peta</dc:creator>
	<dc:creator>Maratning, Anastasia</dc:creator>
	<dc:creator>Trihandin, Bernadeta</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan.Perawat merupakan tenaga kesehatan professional yang memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan yang bersifatintelektual, interpersonal, moral, bertanggung jawab dan berkewenangan serta merawat pasien dengan memandangnyasecara holistik yang memiliki kebutuhan bio-psiko-sosial-spiritual. Spiritual Care adalah praktek dan prosedur yangdilakukan oleh perawat terhadap pasien untuk memenuhi kebutuhan spiritualnya. Mengingat besarnya peran aspekspiritual care bagi kesehatan individu, maka pemberian pelayanan spiritual merupakan hal yang penting yang perludilakukan oleh perawat. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan perawat tentangspiritual care, di salah satu rumah sakit swasta Katolik di Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptifkuantitatif dengan pengumpulan data secara survey. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakantehnik consecutive sampling jumlah 50 perawat. Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan statistik deskriptifdengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan perawattentang spiritual care berada pada kategori baik (48%), cukup (38%), dan kurang (14%). Hasil penelitian menunjukkanbahwa pengetahuan perawat tentang spiritual care di rumah sakit berada dalam kategori baik.
Kata Kunci: Pengetahuan, Perawat, Spiritual Care</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/266</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.266</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 28-33</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/266/148</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Bernadeta Peta Pili, Anastasia Maratning, Bernadeta Trihandin</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/267</identifier>
				<datestamp>2021-06-30T01:55:16Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Terapi Diseksi Aksila dan Usia Terhadap Kejadian Limfedema Pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Dharmais Jakarta</dc:title>
	<dc:creator>Sadu, Bernadus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Limfedema pada kanker payudara adalah terganggunya sistem limfatik sehingga menimbulkan akumulasi cairan yangkaya dengan protein di ruang interstisial dan pada akhirnya secara klinis disajikan sebagai pembengkakan lengan, bahu,leher, atau daerah thorak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar risiko terjadinya limfedema padapasien kanker payudara setelah menjalani terapi diseksi aksila dan usia. Metode penelitian ini merupakan analisis lanjutberdasarkan penelitian induk, menggunakan desain case-contro studyl pendekatan multicenter dengan total 110 subjek.Wawancara dan pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian, terapi diseksi aksila pada pasien kankerpayudara tidak menyebabkan limfedema. Pasien kanker payudara usia ? 50 tahun yang mengalami limfedema sebesar57,1% dan usia &amp;lt; 50 tahun yang mengalami limfedema sebesar 48,1%. Kesimpulan, terapi diseksi aksila tidakberpengaruh terjadinya limfedema pada pasien kanker payudara (aOR = 0,8), sedangkan pasien kanker payudara berusiadiatas 50 tahun 1,4 kali lebih berisiko mengalami limfedema (OR = 1,4).
Kata Kunci: Kanker Payudara, Diseksi Aksila, Limfedema, Tanpa Limfedema.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/267</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.267</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 34-39</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/267/149</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Bernadus Sadu</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/268</identifier>
				<datestamp>2021-07-06T06:20:28Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS ANGSAU</dc:title>
	<dc:creator>Warjiman, Warjiman</dc:creator>
	<dc:creator>Jamini, Theresia</dc:creator>
	<dc:creator>Kristiana, Deni</dc:creator>
	<dc:creator>Chrisnawati, Chrisnawati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Prolanis merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yangmelibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) dalam rangka pemeliharaankesehatan bagi peserta BPJS yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanankesehatan yang efektif dan efisien. Salah satu program prolanis adalah senam prolanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh senam prolanis terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah penelitiankuantitatif menggunakan metode Quasi Experiment dengan design pretest and posttest nonequivalent control group, teknikpengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden yang dibagi menjadi 2kelompok yaitu kelompok kontrol (15 responden) dan kelompok intervensi (15 responden) yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Senamprolanis dilakukan selama 4 minggu. Analisis data menggunakan uji Independen T-Test. Hasil penelitian memperlihatkan terdapatperbedaan bermakna antara tekanan sistolik awal dan akhir pada latihan 2 kali/minggu (?=0,000 &amp;lt; ?= 0,05); antara tekanan darahdiastolik awal dan akhir pada latihan 2 kali/minggu (?=0,000 &amp;lt; ? 0,05). Terdapat perubahan rata-rata tekanan darah sebelum dansesudah senam pada latihan 2 kali/minggu. Penelitian ini menyimpulkan ada pengaruh bermakna senam prolanis terhadap penurunantekanan darah pada penderita hipertensi. Senam prolanis baiknya dilakukan secara rutin minimal 2 kali seminggu pada penderitahipertensi.Kata Kunci: senam prolanis, tekanan darah, hipertensi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/268</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.268</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 59-66</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/268/153</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Warjiman Warjiman, Theresia Jamini, Deni Kristiana, Chrisnawati Chrisnawati</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/269</identifier>
				<datestamp>2021-07-09T01:31:36Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG FAKTOR RESIKO DAN GEJALA AWAL STROKE DI RSUD.H. BOEJASIN PELAIHARI</dc:title>
	<dc:creator>Maratning, Anastasia</dc:creator>
	<dc:creator>Azmiyah, Latifah</dc:creator>
	<dc:creator>Oktovin, Oktovin</dc:creator>
	<dc:creator>warjiman, warjiman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stroke saat ini harus dipandang sebagai kedaruratan medis selain serangan jantung. Stoke menjadi salah satu penyebab kecacatan nomorsatu dan kematian nomor tiga di dunia. Penanganan awal stroke yang cepat dan tepat dapat mengurangi angka kematian dan resikokecacatan. Pengetahuan keluarga tentang stroke sangat diperlukan sehingga berpengaruh terhadap penanganan cepat stroke. Kurangnyapengetahuan keluarga tentang stroke yang menjadi salah satu penyebab tingginya jumlah pasien yang penanganannya telah melewatimasa golden periode sehingga mempengaruhi tingkat keparahan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaranpengetahuan keluarga tentang faktor resiko dan gejala awal stroke di RSUD. H. Boejasin Pelaihari. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif.Populasi yang digunakan adalah keluarga pasien stroke diruang stroke dengan sampel 30 responden. Teknik sampling yang digunakanpurposive sampling. Instrumen berupa kuesioner tentang tingkat pengetahuan keluarga pasien. Hasil penelitian menunjukkan tingkatpengetahuan keluarga tentang faktor resiko yang dapat menyebabkan stroke dengan katagori baik sebesar 13,33%, katagori cukup33,33%, dan katagori kurang 53,34%. Sedangkan tingkat pengetahuan keluarga tentang gejala-gejala awal stroke dengan katagori baiksebesar 43,33%, katagori cukup 50% dan dengan katagori kurang 6,67%. Tingkat pengetahuan keluarga tentang faktor resiko penyebabstroke diperoleh hasil dengan katagori kurang dan tingkat pengetahuan keluarga tentang gejala awal stroke di RSUD. H. BoejasinPelaihari diperoleh hasil dengan kategori cukup. Penelitian ini menyimpulkan pengetahuan keluarga tentang faktor resiko dan gejalaawal stroke di RSUD. H. Boejasin Pelaihari yang masih kurang.Kata Kunci: Keluarga, Pengetahuan keluarga, Stroke.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/269</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i1.269</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 76-82</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/269/155</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Anastasia Maratning, Latifah Azmiyah, Oktovin Oktovin, warjiman warjiman</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/290</identifier>
				<datestamp>2021-12-13T01:18:28Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">The Effect Of Pre-Phacoemulsification Education On Cataract Patients’ Anxieties In Rumah Sakit Islam Banjarmasin</dc:title>
	<dc:creator>Adawiah, Rabiyatul</dc:creator>
	<dc:creator>Olviani, Yurida</dc:creator>
	<dc:creator>Sukarlan, Sukarlan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pasien yang akan mengalami tindakan Phacoemulsifikasisering mengalami kecemasan karena kurangnya informasi yang diberikan. Pemberian infromasi ini diperoleh dari edukasi yang dilakukan oleh perawat sebelum tindakan phacoemulsifikasidilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pre-phacoemulsifikasiterhadap kecemasan pasien katarak di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Populasi adalah semua pasien pre-operasi phacoemulsifikasidi Poliklinik Mata pada tanggal 21 November sampai dengan 21 Desember 2020 dengan tekhnik accidental sampling berjumlah 20 orang. Analisis data menggunakan wilcoxon signed rank test. Hasil Penelitian menunjukkan penurunan kecemasan dari kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan sebelum ke sesudah diberikan edukasi dengan nilai ? = 0,000. Penelitian ini menyarankan agar perawat sebaiknya melakukan edukasi pre-phacoemulsifikasikepada pasien katarak menggunakan SOP yang telah dientukan oleh rumah sakit.
&amp;nbsp;Kata Kunci: Edukasi,Katarak, Kecemasan
Daftar Rujukan
Anggreny, L.O (2018) Hubungan Sumber Akses Informasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Klien Pre Operasi Katarak di Rumah Sakit Mata Smec Balikpapan. Jurnal Nerspedia. Volume 2. Nomor 1. Edisi April 2019
Bruce, J (2015). Lecture Notes Oftalmologi. Alih bahasa: dr. Asri Dwi Rachmawati. Jakarta: Erlangga
Evans, D. C (2013). Alleviating Anxiety and Preventing Panic Attacks in the Surgical Patient.” AORN Journal Volume 97. Nomor 3. Edisi 2013
Hawari, D (2015). Manajemen Stres Cemas Dan Depresi Hypnosis. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Mansjoer, A. (2014). Kapita Selekta Kedokteran. Edisi 4. Jakarta: Media Aesculapius
McEwen &amp;amp; Wills, (2011). Dasar Teori Keperawatan. Jakarta: EGC
Ping, G (2012). A Preoperative Education Intervention to Reduce Anxiety and Improve Recovery Among Chinese Cardiac Patients: A Randomised Controlled Trial. Thesis, University of Nottingham
Pirhonen, Silvennoinen, and Sillence, (2014). Patient Education as an Information System, Healthcare Tool and Interaction. Information System Education Journal, Volume 25 Nomor 4. Edisi 2014
Potter &amp;amp; Perry, (2014). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Prektik. Edisi 4. Volume 2. Alih Bahasa: Renata Komalasari, dkk. Jakarta: EGC
Riskesdas (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
&amp;nbsp;
Riskesdas (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
Smeltzer, S. (2012). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC
Stuart, G, W (2012). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Edisi 5. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Tauqir, (2012) Knowledge of patients’ visual experience during cataract surgery: a survey of eye doctors in Karachi, Pakistan. BMC Ophthalmology. Volume 12. Nomor 55. Edisi 2012
Wahyuningtyas, S. P. (2016). “Hubungan Tingkat Pengetahuan Tindakan Phacoemulsifikasi Dengan Kecemasan Pada Pasien Katarak Di Rumah Sakit Mata Solo?. skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta
World Health Organization, (2018). Prevention of Blindness Program, Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 1-7. Hyperlink &quot;http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin-hipertensi.pdf. Diakses pada tanggal 01 April 2021.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/290</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.290</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 89-97</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/290/174</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Rabiyatul Adawiah, Yurida Olviani, Sukarlan Sukarlan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/291</identifier>
				<datestamp>2021-12-17T06:12:41Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Efektivitas Health Education Pada Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pencegahan Risiko Infeksi Pasca Operasi Katarak</dc:title>
	<dc:creator>Saherna, Jenny</dc:creator>
	<dc:creator>Hadrianti, Dessy</dc:creator>
	<dc:creator>Misdayanti, Misdayanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">ABSTRAKPasien pasca operasi katarak, perlu tahu bagaimana cara perawatan luka pasca operasi yang benar, agarmeminimalisir terjadinya resiko infeksi. Perawatan luka harus sesuai teknik aseptik untuk mengurangimikroorganisme sebagai salah satu faktor penyebab infeksi luka. Khususnya pada pasien dengan riwayatpenyakit diabetes mellitus, mereka membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat luka,dikarenakan memiliki gula darah yang rentan meningkat disetiap waktunya. Masalah ini menjadi salah satufaktor penghambat proses penyembuhan luka. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan desainpre-eksperimen one group pretest–post test menggunakan nonprobablity sampling metode purposivesampling jumlah sampel 30 responden. Hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon yangmenunjukan bahwa signifikan (p), sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 (?), yaitu (p &amp;lt; ?), artinya terdapatefektivitas yang signifikan antara health education pada pasien diabetes melitus terhadap pencegahan risikoinfeksi pasca operasi katarak. Penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya kesadaran perawat untukmemberikan health education pasca operasi katarak pada pasien dan terlebih lagi, khususnya kepada pasiendengan riwayat penyakit diabetes melitus. Pihak rumah sakit perlu memasukan tindakan ini kedalam SOPpelayanan pasca operasi katarak agar bisa dijadikan tugas mutlak yang wajib dikerjakan, supaya terbinasaling kerjasama dalam meminimalisir kejadian infeksi luka, kecacatan dan mampu meningkatkan kualitashidup serta mengurangi biaya pasien untuk berobat ke rumah sakit.
Kata Kunci: Health education, Pencegahan Risiko Infeksi, Diabetes Melitus, Perawatan Luka Operasi Katarak.
&amp;nbsp;
Daftar Rujukan
Beyene, A. M., Eshetie, A., Tadesse, Y., &amp;amp; Getnet, M. G. (2021). Time to recovery from cataract and its predictors among eye cataract patients treated with cataract surgery: A retrospective cohort study in Ethiopia. Annals of Medicine and Surgery, 65(102275), 1–5. https://doi.org/10.1016/j.amsu.2021.102275
Chiu, T. H. T., Chang, C. C., Lin, C. L., &amp;amp; Lin, M. N. (2021). A Vegetarian Diet Is Associated with a Lower Risk of Cataract, Particularly Among Individuals with Overweight: A Prospective Study. Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, 121(4), 669-677.e1. https://doi.org/10.1016/j.jand.2020.11.003
Chua, S. Y. L., Luben, R. N., Hayat, S., Broadway, D. C., Khaw, K. T., Warwick, A., Britten, A., Day, A. C., Strouthidis, N., Patel, P. J., Khaw, P. T., Foster, P. J., &amp;amp; Khawaja, A. P. (2021). Alcohol Consumption and Incident Cataract Surgery in Two Large UK Cohorts. Ophthalmology, 128(6), 837–847. https://doi.org/10.1016/j.ophtha.2021.02.007
Dede Achmad Basofi, Wilson, M. A. (2016). Hubungan Jenis Kelamin, Pekerjaan Dan Status Pernikahan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Operasi Katarak Di Rumah Sakit Yarsi Pontianak.
Dewanti Widya Astari, S. R. (2021). STRATEGI PENANGANAN ASUHAN KEPERAWATAN TERKAIT ENDOFTALMITIS: A LITERATURE REVIEW. Jurnal Ilmiah Permas, 11(4), 705– 718.
Dian Sukma Dewi Arimbi, Lita, R. L. I. (2020). Pengaruh Health education terhadap Motivasi Mengontrol Kadar Gula Darah pada Pasien DM Tipe II. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 4(1), 66–76.
Febri Nadyati, Rani Himayani, Giska Tri Putri, M. Y. (2019). Hubungan Durasi Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kejadaian Katarak di RSUD DR.H.Abdul Moeloek Provinsi Lampung. ESSENTIAL:Essence of Scientific Medical Journal, 17(1), 1–4.
Gül?en, M., &amp;amp; Akansel, N. (2020). Effects of Discharge Education and Telephone Followup on Cataract Patients’ Activities According to the Model of Living. Journal of Perianesthesia Nursing, 35(1), 67–74. https://doi.org/10.1016/j.jopan.2019.04.010
Harun, H. M., Abdullah, Z., &amp;amp; Salmah, U. (2020). Pengaruh Diabetes, Hipertensi, Merokok dengan Kejadian Katarak di Balai Kesehatan Mata Makassar. Jurnal Kesehatan Vokasional, 5(1), 45. https://doi.org/10.22146/jkesvo.52528
Jeong, I. S., &amp;amp; Lee, E. J. (2021). Current Status and Associated Factors of Annual Eye Examination Among People with Type 2 Diabetes Mellitus: Using the 7th National Health and Nutrition Examination Survey. Asian Nursing Research, 15(4), 239–246. https://doi.org/10.1016/j.anr.2021.07.003
Maryati Tombokan, sukma saini, Masdiana AR, M. R. N. A. (2017). HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI DALAM MENGONTROL KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMPANG KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR. Jurnal Media Keperawatan, 08(02), 39–45.
Qurrat, D., &amp;amp; Silvia, M. (2018). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Dengan Perawatan Post Operasi Katarak Di Poli Mata Rsud Pariaman. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 09(2), 108–113.
Rahani Ayu Amalia, Dwi Utari Widyastuti, P. (2019). PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN KLIEN TENTANG PERAWATAN POST OPERASI KATARAK. Jurnal Keperawatan, XII(2), 115–120.
Sitompul, R. (2015). Perawatan Lensa Kontak untuk Mencegah Komplikasi Ratna Sitompul. EJournal Kedokteran Indonesia, 3(1), 77–85. https://doi.org/10.23886/ejki.3.4811.
Thompson, J., &amp;amp; Lakhani, N. (2015). Cataracts. Primary Care - Clinics in Office Practice, 42(3), 409–423. https://doi.org/10.1016/j.pop.2015.05.012
Torabi, H., Sadraei, M., Jadidi, K., &amp;amp; Alishiri, A. A. (2019). Choroidal thickness changes following cataract surgery in patients with type 2 diabetes mellitus. Journal of Current Ophthalmology, 31(1), 49–54. https://doi.org/10.1016/j.joco.2018.07.004</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/291</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.291</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 98-104</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/291/175</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jenny Saherna, Dessy Hadrianti, Misdayanti Misdayanti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/292</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) DPT-HIB DI PUSKESMAS ASAM-ASAM TAHUN 2021</dc:title>
	<dc:creator>Chrisnawati, Chrisnawati</dc:creator>
	<dc:creator>Subarjo, Subarjo</dc:creator>
	<dc:creator>Anggraini, Sapariah</dc:creator>
	<dc:creator>Maratning, Anastasia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Background: Data about Post Immunization Events cases in the form of fever, swelling and red injection marks due to the DPT-Hib vaccine in the Tanah Laut Regency area as many as 219 cases and at the Asam-Asam Health Center as many as 47 cases. The impact of that will cause stigma or trauma from mothers to participate in the immunization program. Therefore, it is very important the role and knowledge of mothers to be able to manage and handle DPT-Hib Post Immunization Events that occur in children, so that the immunization program can be followed optimally to completion.&amp;nbsp;
Objective: To determine the Mother&#039;s Knowledge About Adverse Events Post Immunization of DPT-Hib at Asam-Asam Health Center in 2021.
Methods: This study with quantitative methods, with descriptive design and approach cross sectional. The sample of this study were 76 mothers who have infants or toddlers who carry out DPT-Hib immunization activities in the working area of ??the Asam-Asam Health Center, with the technique Total Sampling. Primary data collection using a questionnaire.&amp;nbsp;
Results: The results of the study regarding the Description of Mother&#039;s Knowledge about Adverse Events Post Immunization of DPT-Hib at the Asam-Asam Health Center were mostly included in the good category as many as 65 respondents (86%), while 8 respondents were in the sufficient category (10%) and 3 respondents. respondents are included in the less category (4%).
Conclusion: The Education of mothers about Adverse Events Post Immunization it is very necessary for the successful implementation of giving vaccines of DPT-Hib to children.
Keywords: Post Immunization Events, DPT-Hib Immunization, Mother&#039;s Knowledge.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : KIPI merupakan suatu reaksi simpang yang dikenal sebagai kejadian ikutan pasca imunisasi berhubungan dengan kejadian medis yang dapat menimbulkan berbagai efek samping akibat imunisasi. Data kasus KIPI tidak serius berupa demam, bengkak dan merah bekas suntikan akibat vaksin DPT-Hib di wilayah Kabupaten tanah laut sebanyak 219 kasus dan di Puskesmas Asam-Asam sebanyak 47 kasus (Dinas Kesehatan Tanah Laut,2019). Dampak KIPI akan menimbulkan stigma/ trauma dari ibu untuk ikut dalam program imunisasi. Oleh karena itu, sangat penting peran dan pengetahuan ibu untuk dapat mengelola dan menangani KIPI DPT-Hib yang terjadi pada anak, agar program imunisasi dapat diikuti secara optimal hingga tuntas.
Tujuan : Untuk Mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-Hib di Puskesmas Asam-Asam Tahun 2021.
Metode : Jenis penelitian menggunakan metode kuantitaif, dengan rancangan deskriptif dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 76 orang dan Sampel 76 orang terdiri dari seluruh ibu yang meiliki bayi/ balita yang melakukan kegiatan imuniasi DPT-Hib kepada anaknya di wilayah kerja Puskesmas Asam-Asam, dengan teknik Total Sampling/ Sensus. Pengumpulan data primer meggunakan kuesioner kepada 76 responden.
Hasil : Hasil penelitian mengenai Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-Hib di Puskesmas Asam-Asam sebagian besar termasuk dalam kategori baik sebanyak 65 responden (86%), sedangkan 8 responden masuk kategori cukup (10%) dan 3 responden termasuk dalam kategori kurang (4%).
Kesimpulan : Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) DPT-Hib di Puskesmas Asam-Asam Tahun 2021, termasuk kategori baik.
Kata Kunci : KIPI, Imunisasi DPT-Hib, Pengetahuan Ibu.
&amp;nbsp;
DAFTAR PUSTAKA
&amp;nbsp;Anggian, dkk (2018) Hubungan Status Pekerjan Ibu dengan pemberian asi ekslusif di wilayah kerja kawangkoang, jurnal keperawatan (eKp) Volume 6 nomor 1 mei 2018. Naskah dipublikasikan dan diakses melalui file:///C:/Users/Acer/Downloads/19474- 39382-1-SM.pdf pada tanggal 12 Juni 2021.
Arikunto,S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dahlan A., Mubin, F., Mustika, D.N., 2013. Hubungan Status Pekerjaan Dengan Pemberian Asi Eksklusif DiKelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Naskah dipublikasikan dan diakses melalui Http://Jurnal.Unimus.Ac.Id pada tanggal 08 Juni 2021.
&amp;nbsp;Dinas Kesehatan Tanah Laut. (2019). Imunisasi dan KIPI. Kalimantan Selatan.
&amp;nbsp;Kemenkes RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta. Diakses pada tanggal 22 Oktober 2020.Kemenkes RI. (2017). Program Imunisasi. Jakarta. Diakses pada tanggal 22 Oktober 2020.
&amp;nbsp;Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta. Diakses pada tanggal 22 Oktober 2020.
&amp;nbsp;Mardiana.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (2016).&amp;nbsp;&amp;nbsp; Skripsi&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Pada Bayi Di Puskesmas Bara-Baraya&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Makassar.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Naskah dipublikasikan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; diakses&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; melalui http://repositori.uin-alauddin.ac.id/11434/ pada tanggal 02 November 2020.
&amp;nbsp;Mubarak ,dkk. (2013). Ilmu dan Teori Perilaku Manusia. Yogyakarta: Fitrimya.
&amp;nbsp;Nazwa &amp;amp; Titi. (2015). Pengetahuan Ibu tentang kejadian ikutan pasca imuniasai dasar pada bayi. Naskah dipublikasikan dan diakses melalui file:///C:/Users/Acer/Downloads/Documents/ garuda858794.pdf pada tanngal 12 Juni 2021.
&amp;nbsp;Notoatmodjo,S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
&amp;nbsp;Notoatmodjo,S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
&amp;nbsp;Notoatmodjo,S. (2010). Ilmu Perilaku K esehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
&amp;nbsp;Permenkes RI No. 12. (2017). Penyelenggaraan Imunisasi. Jakarta : Mentri Kesehatan RI. Diakses pada tanggal 22 Oktober 2020.
Riskesdes. (2018). Imunisasi. Jakarta. Diakses pada tanggal 11 November 2020.
&amp;nbsp;Saleha.(2012). Asuhan Kebidanan 3. Yogyakarta https://scholar.google.co.id/citations? user=nFnYyKUAAAAJ&amp;amp;hl=id
Saragih, Hanna Sriyanti dan Refika, Tety. (2015). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Dasar Lengkap Di Klinik Sehat Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Naskah dipublikasikan dan diakses melalui http://ojs.poltekkes- medan.ac.id/pannmed/article/view/20 9 pada tanggal 02 November 2020.
&amp;nbsp;Sari, Mayang Permata ; Izzah, Amirah Zatil dan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anggia Perdana Harmen. (2018). Gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi pada Anak yang Mendapatkan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Imunisasi&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Difteri Pertusis dan Tetanus di Puskesmas Seberang&amp;nbsp; Padang&amp;nbsp; Kota&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Padang. Jurnal&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kesehatan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Andalas&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 7(3). Naskah dipublikasikan dan diakses melalui
Sekar. (2015). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Terhadap Pemeberian Imuniasasi Dasar Lengkap Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kom Yos Sudaso Pontianak. Naskah dipublikan dan diakses melalui https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jfk/art icle/view/17043 akses 12 Juni 2021.http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/ jka/article/view/885 pada tanggal 08 November 2020.
&amp;nbsp;Sugiyono. (2016). Metode Penelitian (Mixed Method) yang disamapikan melalui power pint pada kegaiatan pps-upn 2014.
&amp;nbsp;Sundoro ; Rusmil, Kusnandi dan Mei Neni Sitaresmi, dkk. (2017). Profil Keamanan setelah Pemberian Dosis Primer Vaksin Pentabio pada Bayi di Indonesia. MKB, Volume 49 No. 2. Naskah dipublikasikan dan diakses melalui http://journal.fk.unpad.ac.id/index.ph p/mkb/article/view/1052 pada tanggal 02 November 2020.
&amp;nbsp;Wawan A dan Dewi M. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta : Nuha Medika.
&amp;nbsp;WHO.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; (2016).&amp;nbsp;&amp;nbsp; Immunization Coverage.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Available&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; in&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : https://www.who.int/en/newsroom/fa ct-sheets/detail/immunization- coverage.
&amp;nbsp;Yuda, Alfiyan Dharma dan Nurmala, Ira. (2018). Hubungan Karakteristik, Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Ibu Dengan Kepatuhan Imunisasi (The Relationship Of Characteristics, Knowledge, Attitudes, And Mother’s Action On Immunization Compliance). JURNAL&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; BERKALA.
&amp;nbsp;EPIDEMIOLOGI Volume 6 Nomor 1. Naskah dipublikasikan dan diakses melalui http://journal.unair.ac.id/index.php/JB E/ pada tanggal 08 November 2020 .</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/292</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.292</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 1-6</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/292/182</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Chrisnawati Chrisnawati, Subarjo Subarjo, Sapariah Anggraini, Anastasia Maratning</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/293</identifier>
				<datestamp>2021-12-19T01:41:06Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Hubungan Perilaku Merokok Orang Terdekat Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Yang Berobat Di Puskesmas Cempaka Banjarmasin</dc:title>
	<dc:creator>Seda, Siprianus Salmon</dc:creator>
	<dc:creator>Trihandini, Bernadeta</dc:creator>
	<dc:creator>Ibna Permana, Luckyta</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">ABSTRAK.
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Asap rokok dapat meningkatkan frekuensi terjadinya ISPA pada balita, dimana balita yang terpapar asap rokok berisiko lebih sering mengalami ISPA dibandingkan dengan balita yang tidak terpapar asap rokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku merokok orang terdekat dengan kejadian ISPA pada balita yang berobat di Puskesmas Cempaka Besar Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan design Cross Sectional, pengumpulan data melalui survey, dengan teknik Consecutive Sampling berjumlah 57 responden yang merupakan orang terdekat yang membawa balita berobat. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden yang merokok dan balita yang menderita ISPA ringan 46,5%, ISPA sedang 44,2%, dan tidak menderita ISPA 9,3%. Responden yang tidak merokok dan balita yang menderita ISPA ringan 28,6%, ISPA sedang 21,4%, dan tidak menderita ISPA 50%. Nilai p-value yaitu 0,004 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan perilaku merokok orang terdekat dengan kejadian ISPA pada balita yang berobat di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Penelitian ini menyarankan agar perawat lebih intensif lagi memberikan penyuluhan kepada keluarga atau masyarakat&amp;nbsp; mengenai bahaya merokok juga berpengaruh terhadap kesehatan balita termasuk ISPA pada balita.
&amp;nbsp;Kata Kunci: &amp;nbsp;Balita, ISPA, Perilaku Merokok.
&amp;nbsp;
Daftar Pustaka
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin (2018) Data ISPA pada Balita.
Filcano, Rahmyatul (2013). Hubungan Lingkungan Dalam Rumah Terhadap ISPA Pada Balita Di Kelurahan Ciputat Kota Tangerang Selatan. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah Jakarta. Diakses tanggal 23 oktober 2018 dari http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24284
Firmansyah, A. (2009). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua dan Iklan Rokok Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Laki-laki Madrasah Aliyah Negeri 2 Boyolali. Universitas Muhammadiyah, Surakarta Jurnal. Diakses tanggal 23 oktober 2018 dari http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/6417
KEMENKES RI. (2016). Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Jakarta: Katalog Kemenkes RI. Di akses pada tanggal 22 oktober dari:http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/lainlain/Data%20dan%20Informasi%20Kesehatan%20Profil%20Kesehatan%20Indonesia%202016%20-%20%20smaller%20size%20-%20web.pdf
Kusumaningrum, Astrid Puspa Dewi. (2018). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Berat Badan Lahir Dan Paparan Rokok Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Banyudono 1. Diakses tanggal 10 Maret 2019 dari http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/66528.
&amp;nbsp;Marhamah, A., &amp;amp; Arsin, A. W. (2012). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Anak Balita Di Desa Bontongan Kabupaten Enrekang. Diakses tanggal 24 oktober 2018 dari http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/4602
Muttaqin, A. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika.
Proverawati, A., &amp;amp; Rahmawati, E. (2012). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yogyakarta: Nuha Medika.&amp;nbsp;
Puskesmas Cempaka Banjarmasin. 2019. Sumber data Primer.
Rayahu, Irma. (2018). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe. Diakses tanggal 11 Maret.2019.dari http://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/download/5333/3966.
RISKESDAS, Riset Kesehatan Dasar . (2013). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Kesehatan Depkes RI. Diakses pada tanggal 18 Oktober&amp;nbsp; 2018, dari: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf
Riyanto, R., &amp;amp; Kusumawati, A. (2017). Pengaruh asap rokok terhadap frekuensi terjadinya penyakit ISPA pada balita di puskesmas Kedung Banteng Banyumas. Diakses tanggal 29 oktober 2018 dari http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/medisains/article/view/1614/0
Sugihartono, S., Rahmatullah, P., &amp;amp; Nurjazuli, N. (2012). Analisis faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagar Alam. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. Diakses tanggal 2 November 2018 dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/4145.
Sulaiman, M Reza. (2014). &quot;Terpapar Residu Asap Rokok Ayahnya, Bayi Ini Meninggal Kena Pneumonia&quot;, dalam koran Detik, 24 Maret Jakarta.
Widodo, P.Y. (2014). Hubungan Perilaku Keluarga Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). STIKES Bhamada Slawi, Tegal. Diakses tanggal 10 Maret 2019 dari http://ojs.stikesbhamada.ac.id/ojs/index.php/jitk/article/view/106
Wong, D. L. (2008). dkk. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik : Jakarta: EGC.
World Health Organization WHO. (2007). Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang Cenderung Menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Alih bahasa. Jenewa: World Health Organization. Diakses tanggal 7 november 2018 dari http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/69707/14/WHO_CDS_EPR_2007.6_ind.pdf</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2021-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/293</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.293</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 105-111</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/293/176</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Siprianus Salmon Seda, Bernadeta Trihandini, Luckyta Ibna Permana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/294</identifier>
				<datestamp>2022-01-11T05:45:48Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Hubungan Komunikasi Terapeutik Bidan Dengan Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala Tahun 2021</dc:title>
	<dc:creator>Norlina, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Persalinan merupakan salah satu masa yang cukup berat bagi ibu. Proses persalinan layaknya sebuah pertaruhan hidup dan mati seorang ibu. Rasa cemas, panik, dan takut yang melanda dapat mengganggu proses persalinan, meningkatkan rasa nyeri, otot-otot menjadi tegang dan ibu menjadi cepat lelah serta persalinan menjadi lama. Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Banyak anggapan yang menyatakan bahwa komunikasi terapeutik dapat membantu Ibu menjalani proses persalinan dengan lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik bidan dengan kecemasan ibu bersalin di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala pada Tahun 2021. Metode penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan Cross sectional adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang datang ke Puskesmas. Sampel penelitian 42 orang, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan di Puskesmas Berangas Kab. Barito Kuala pada bulan Januari – Maret 2021. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar bidan melaksanakan komunikasi terapeutik dengan kategori cukup yaitu 50 %, sebagian besar responden mengalami kecemasan dengan tingkat sedang yaitu sebesar 61,9%. Hasil uji korelasi Kendall Tau diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar &amp;nbsp;-0,439 dengan nilai ? sebesar 0,0006 (? value &amp;lt; 0,05), Penelitian ini menunjukkan ada hubungan komunikasi terapeutik dengan kecemasan ibu bersalin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi terapeutik membantu mengatasi kecemasan pada ibu bersalin, dan sangat direkomendasikan diberikan kepada ibu bersalin selama proses persalinan.
&amp;nbsp;Kata&amp;nbsp;kunci:&amp;nbsp;Kecemasan ibu bersalin, Komunikasi,&amp;nbsp;Terapeutik.
&amp;nbsp;
DAFTAR PUSTAKACristina Lia, dkk. (2003). Komunikasi Kebidanan.Jakarta:EGCDepkes RI, 2000, Alat Bantu Pembinaan Bidan di Desa dalam menunjang Kemitraan &amp;nbsp;pertolongan persalinan Dukun Paraji dan Bidan di Desa Jawa Barat. Depkes RI, 2001, Komunikasi Efektif, JakartaDepkes RI, 2002, Standar Profesi Kebidanan, Jakarta.Depkes RI, 2010, Standar pelayanan Kebidanan, Jakarta. Kotler, Philip, 2002, Manajemen Pemasaran, Edisi milenium diterjemahkan oleh Hendra Teguh, Ronny A, Rusli, dan Benyamin Molan,&amp;nbsp; Jakarta: Prenhalindo.Lusa. (2009). Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi. [online]. Tersedia di : www.lusa.web.idMaryunani Ani. (2016). Managemen Kebidanan Terlengkap. Jakarta : CV. Trans Info MediaNotoatmodjo, 2005, Promosi kesehatan, Teori dan aplikasi, Jakarta, Rineka Cipta.Saefudin &amp;nbsp;AB, 2002, Ilmu Kebidanan, Edisi Ketiga Cetakan ke &amp;nbsp;7 &amp;nbsp;Yayasan &amp;nbsp;Bina&amp;nbsp; Pustaka &amp;nbsp;Sarwono Prawirohardjo, Jakarta.Singgih &amp;nbsp;G,2006, &amp;nbsp;Psikologi &amp;nbsp;praktis: &amp;nbsp;Anak, &amp;nbsp;Remaja &amp;nbsp;dan Keluarga, Jakarta, Gunung Mulia.Siti Fatmawati. (2010). Komunikasi Keperawatan Plus Materi Komunikasi Terapeutik. Yogyakarta : Nuha MedikaTjiptono,2000, Strategi Pemasaran, Edisi 2, cetakan ketiga, Yogyakarta: AndiTrisiani, D. (2016). Hubungan Kecemasan Ibu Hamil terhadap Kejadian Preeklampsia.Jurnal Ilmiah Bidan, 1(3), 14-18.Walyani Siwi Elisabet Pe. Komunikasi dan Konseling dalam Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press; 2015</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/294</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.294</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 112-115</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/294/177</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Sri Norlina</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/295</identifier>
				<datestamp>2022-01-04T11:42:17Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hubungan Sikap dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif Di wilayah Puskesmas Berangas  Kabupaten Barito Kuala</dc:title>
	<dc:creator>Kusumawati, Sixtia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
&amp;nbsp;
Pemberian ASI pada bayi sangat penting terutama dalam periode awal kehidupan. Akan tetapi, praktek dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif belum mencapai target yang diharapkan. Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor dukungan dari tenaga kesehatan termasuk Bidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian untuk studi korelasi dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi umur 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Berangas. Sampel penelitian 78 orang. Teknik pengambilan sampel, yaitu accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan 53 orang (67,95%) diantaranya memiliki sikap positif terhadap pemberian ASI eksklusif, 61 orang (78,2 %) diantaranya mendapat dukungan yang baik dari tenaga kesehatan dan 40 orang (62,82%) berhasil memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara sikap Ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,004. Hal ini berarti bahwa semakin positif sikap, maka tingkat keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif juga akan meningkat. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,007. Hal ini berarti, semakin baik dukungan yang diberikan oleh tenaga kesehatan, maka keberhasilan pemberian ASI eksklusif juga kan meningkat.
Keywords: ASI eksklusif, Dukungan Tenaga Kesehatan, Sikap
DAFTAR PUSTAKA
Argaheni, N. B., Putri, N. R., Yani, D. P., Prihartini, S. D., Muzayyaroh, M., Agussafutri, W. D., Azizah, N., Anggraini, D. D., Saragih, H. S., &amp;amp; Haslan, H. (2021). Konsep Dasar Kebidanan. Yayasan Kita Menulis.Azwar, S. (2013). Sikap Manusia dan Pengukurannya. Pusat Belajar Offset.Handayani, N. S. (2017). TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MADUREJO PRAMBANAN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.Jannah, I. (2021). PENATALAKSANAAN PRODUKSI ASI TIDAK LANCARPADA IBU NIFAS POST SC DI BPM SITI HOTIJAH S. ST,. M. M Kes. Bd. Stikes Ngudia Husada Madura.Kementerian Kesehatan RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2017 (Vol. 1227, Issue July). https://doi.org/10.1002/qjKlikdokter. (2016). Jumlah ASI dan Cara Meningkatkannya. https://www.klikdokter.com/tanya-dokter/read/2808627/jumlah-asi-dan-cara-meningkatkannyaKurniyati, E. M., Sarti, S., &amp;amp; Irawati, B. (2021). Pengaruh Inisiasi Menyusui Dini Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 6(1), 32–35.Proverawati Atikah, R. E. (2010). Kapita selekta ASI dan menyusui (Cetakan I,). Nuha Medika.Rahmiyati Ria, Widyasih Hesty, Y. S. M. (2019). PENGARUH E-BOOKLET TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III [Poltekkes Kemenkes Yogyakarta]. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/2194Septikasari, M. (2018). Peran Bidan dalam ASI Eksklusif di Kabupaten Cilacap. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 109–114.Soekidjo Notoatmodjo. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan (Edition Ce). Penerbit Rineka Cipta?: JAKARTA., 2010.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/295</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.295</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 116-120</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/295/178</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Sixtia Kusumawati</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/296</identifier>
				<datestamp>2022-01-06T04:36:01Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implementasi Kebijakan Nasional Kunjungan Masa Nifas Pada Praktik Mandiri Bidan Hj. Norhidayati Banjarmasin</dc:title>
	<dc:creator>Novembriany, Yerika Elok</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;
Proses kehamilan dan persalinan adalah proses yang fisiologis yang dialami oleh hampir semua wanita, begitu pula masa nifas. Program nasional masa nifas merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melakukan deteksi dini infeksi dan komplikasi yang mungkin terjadi dengan cara melakukan kunjungan sebanyak empat kali selama periode masa nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan nasional kunjungan nifas di praktik mandiri bidan (PMB) Hj. Norhidayati Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitik, menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang bersalin di PMB Hj. Norhidayati, Sampel penelitian 53 orang, Teknik pengambilan sampel acsidental. Penelitian dilakukan di PMB Hj. Norhidayati pada bulan Januari –Mei 2021.&amp;nbsp;Hasil penelitian menunjukkan Bidan melakukan kunjungan nifas I (6-8 jam PP) dan kunjungan nifas ke II (6 hari PP) kepada semua ibu yang bersalin di PMB Hj. Norhidayati. Kunjungan nifas ke III (2 minggu PP) dilakukan kepada sebagian besar pasien yaitu yaitu sebanyak 48 pasien (90,57%), sedangkan kunjungan nifas ke IV (6 minggu PP) dilakukan kepada 41 orang pasien (77,36%) yang bersalin di PMB Hj. Norhidayati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bidan telah mengimplementasikan kebijakan nasional kunjungan masa nifas dengan baik. Namun, terdapat beberapa kendala antara lain keterbatasan waktu dan medan yang sulit ditempuh.
&amp;nbsp;Kata&amp;nbsp;kunci:&amp;nbsp;Bidan, Kebijakan nasional,&amp;nbsp;Kunjungan nifas
Daftar RujukanBahiyatun. 2009. Asuhan Kebidanan Nifas Normal. EGC: Jakarta.Baumali, A. 2009. Pemenuhan Zat Gizi Ibu Nifas dan Budaya Se’l pada Masyarakat Suku Timor Dawan di Kecamatan Molo Selatan Kab upat en&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Timor&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ten gah Selatan. Tesis tidak diterbitkan. Yogyakarta: Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Gajah Mada.Blaxter, L. Hughter, C. &amp;amp; Thigt, M. 2001. How to Re-Search; Seluk Beluk Melakukan Riset. Edisi Kedua. PT. Indeks Kelompok Gramedia: Jakarta.Campbell, K. 2010. PostPartum Doulas: Motivation and Perceptions of Practice, (online), (http//www. elsevier.com/midw), diakses 1 April 2021Mochtar, R. 2002. Sinopsis Obstetri. EGC: Jakarta.Padminingrum, D., Widiyanti, E. 2005. Da sar- Dasa r&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;K omun ikas i ; (Modul Pembelajaran). UNS: Surakarta. Prawirohardjo, S. 2007. Ilmu Kebidanan. FKUI: Jakarta.Saifudin, A.B. 2002. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Penerbit Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo: Jakarta.Saleha. 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Salemba Medika: Jakarta.Wiknjosastro, H. 2007. Ilmu Kebidanan. Penerbit Yayasan Bina PustakaSarwono Prawirohardjo: Jakarta. Yin, R.K. 2006. Studi Kasus Desain dan Metode. Divisi Buku Perguruan Tinggi. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/296</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.296</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 121-126</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/296/179</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Yerika Elok Novembriany</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/297</identifier>
				<datestamp>2022-01-06T04:42:37Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Efek Samping Pemakaian Kb Suntik 3 Bulan Pada Akseptor Di Bidan Praktik Swasta (Bps) Hj. Norhidayati Banjarmasin</dc:title>
	<dc:creator>Purnama Sari, Dian</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;Efek samping penggunaan KB suntik tiga bulan sudah menjadi perbincangan yang menarik dikalangan akseptor dan para petugas kesehatan. Survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada Bidan Praktik Swasta (BPS) Ibu Hj. Norhidayati pada April 2021 mennjukkan jumlah akseptor KB aktif sebanyak 150 orang dengan jumlah akseptor suntik 3 bulan (Depo Medroksi Progesteron Asetat) sebanyak 60 akseptor. Hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan 10 akseptor suntik 3 bulan menunjukkan bahwa ibu mengalami efek samping suntik 3 bulan, 1 orang mengalami pusing (10%), pola haid terganggu (amenorea) 4 orang (40%), perdarahan ( bercak) 2 orang (20%) dan sebanyak 3 orang (30%) mengalami peningkatan berat badan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan efek samping dari penggunaan KB. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah akseptor yang menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan di BPS Hj. Norhidayati Banjarmasin, dari bulan Maret – April 2021 dengan jumlah populasi 60 akseptor. Sampel yang menjadi subjek penelitian sebanyak 60 orang yang menggunakan KB suntik selama 3 bulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah akseptor KB yang menggunakan suntik 3 bulan menunjukkan efek samping penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan adalah gangguan pola menstruasi 47 orang (78%), perdarahan 29 orang (48%), penambahan berat badan 36 (60%), gangguan sakit kepala 22 orang (37%), yang mengalami perut kembung, nyeri 20 orang (33%) dan yang mengalami tekanan darah tinggi sebanyak 31 orang (52%). Efek samping penggunaan KB suntik 3 bulan masih dan akan dirasakan oleh akseptor KB 3 bulan. Petugas kesehatan, teruatama bidan diharapkan dapat memberikan informasi atau pendidikan kesehatan mengenai efek samping ini kepada pengguna KB suntik di BPS atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Kata kunci: Akseptor KB suntik, bidan praktik swasta
&amp;nbsp;
Daftar Pustaka 
Arikunto,S. 2002. prosedur Penelitian Edisi Revisi V. jakarta : Rine Cipta&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;. 2006. prosedur Penelitian Edisi Revisi V. jakarta : Rine Cipta.BKKBN. 2004.&amp;nbsp; Kontrasepsi suntik.Jakarta. (online). Availabe: (http://www.bkkbn.go.Com//id, di akses pada tanggal 11 maret 2021.Dinkes. 2009 .Definisi Akseptor KB. Availableonline: http://www.dinkes.com.tanggalakses akses 11 Maret 2021Everett, S. &amp;nbsp;2008. Buku Saku Kontrasepsi dan Kesehatan seksual Refruduktif. Jakarta : EGCHandayani,S.2010. Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Rihana.Harnawatiajh. 2009.KB suntik.available online; http://www.BukuKB.google.com, diakses tanggal 20 februari 2021.Hartanto,H. 2004. Keluwarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; . 2003. Keluwarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.Hidayat,A.A.A 2009.Metode Penelitian Kebidanan dan Teknis Analisis Data.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;. 2010. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknis Analisis Data. Jakarta ; Salemba Medika.|Kadilaju, Karangnonko, Klaten. KTI.DIII Kebidanan. Poltekes Surakarta. Jakarta: EGC.Kristiyani,A.2006. faktor-faktor yang Berhubungan dengan Akseptor KB Memilih Kontrasepsi Suntik di Puskesmas Pembantu tanggal akses 18 februari 2021.Saifudin, A. B. 2006. Buku &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.Soekanto,S.2003. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirodiharjo.Suratun,dkk.2008. Pelayanan Keluwarga Berencana &amp;amp; Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta :Trans Info Media.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/297</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.297</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 127-131</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/297/180</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Dian Purnama Sari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/299</identifier>
				<datestamp>2022-01-11T05:24:32Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Pada Siswa Di Smk Bina Banua Banjarmasin</dc:title>
	<dc:creator>Mariyana, Mariyana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Remaja merupakan bagian dari masyarakat yang tidak dapat sepelekan dalam upaya&amp;nbsp; &amp;nbsp;pencegahan&amp;nbsp; &amp;nbsp;penularan&amp;nbsp; &amp;nbsp;penyakt&amp;nbsp; &amp;nbsp;ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap penerapan protokol kesehatan pada siswa di SMK Bina Banua Banjarmasin. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen pre-test dan post-test dengan melibatkan kontrol grup. Populasi dalam penelitian ini adalah pelajar kelas X dan XI di SMK Bina Banua Banjarmasin. Sampel penelitian berjumlah 194 orang, yang diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil analisis data menggunakan uji independen sample t test, menunjukkan hasil yaitu post-test kelas X t hitung = 5,246 dan kelas XI t hitung = 5,239 dengan nilai p Value =0,000. Hasil ini menunjukkan terdapat perbedaan post-test kelas X dan post-test kelas XI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat yang signifikan pada kelompok eksperimen dengan nilai p value yaitu &amp;lt; 0,005 dan pada kelompok kontrol tidak ada nilai p value karena tidak terdapat perbedaan nilai. Petugas kesehatan diharapkan untuk dapat melakukan promosi kesehatan terkait COVID-19 dengan memanfaatkan berbagai media.
Kata kunci: Covid-19, Penerapan protokol kesehatan, Promosi kesehatan
DAFTAR PUSTAKA
Agus Wibowo.2020.Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 A Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona Di Indonesia.https://bnpb.go.id/Azwar, S. 2013. Sikap Manusia (Teori dan Pengukurannya). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Budiman, A.R. 2013. Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.Dahlan, M.S. 2010. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel Dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.Dinkes Prov Kalsel.2021. Informasi Terbaru Covid 19 di Kalimantan Selatan 10 April 2021.http://dinkes.kalselprov.go.id/berita/informasi-terbaru-covid-19-di-kalimantan-selatan-10-april-2021.htmlHamdalah,A.2013.Efektifitas Media Cerita Bergambar dan Ular Tangga Dalam Pendidikan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SDN 2 Patrang Kabupaten Jember.JurnalPromkes,I(2):118-123.Jember:Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. http://journal.unair.ac.id/dowload-fullpapers-jupromkesa4369c10e3full.pdfIDAI. 2020. Panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia Mengenai COVID-19.IDAI. 2020. Anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia Menjelang Akhir Masa Tanggap Darurat COVID-19Ihsanuddin. (2020).&amp;nbsp;Jokowi: Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah, Ibadah di Rumah Perlu Digencarkan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jokowi: Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah, Ibadah di Rumah Perlu Digencarkan”,https://nasional.kompas.com/read/2020/03.Kompas.https://nasional.kompas.com/read/2020/03/16/15454571/jokowi-kerja-dari-rumah-belajar-dari-rumah-ibadah-di-rumah-perlu-digencarkaKPPPA RI. 2020. Panduan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Dalam Pandemi Covid-19Malik, D., &amp;amp; Muhammad, A. r. (2020). Anies Tutup Lokasi Wisata di Jakarta, Wisatawan Pindah ke Puncak Bogor.&amp;nbsp;Vivanews. https://www.vivanews.com/berita/nasional/40497-anies-tutup-lokasi-wisata-di-jakarta-wisatawan-pindah-ke-puncak-bogor?medium=autonextMorawska, L., &amp;amp; Cao, J. 2020, ‘Airborne transmission of SARS-CoV-2: the world should face the reality’, Environment International, 105730Qian, H., &amp;amp; Zheng, X. (2018). Ventilation control for airborne transmission of human exhaled bio-aerosols in buildings. Journal of Thoracic Disease, 10(Suppl 19), S2295–S2304. https://doi.org/10.21037/jtd.2018.01.24Wawan, A dan Dewi M. 2010. Teori &amp;amp; Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia Dilengkapi Contoh Kuesioner. Nuha Medika, YogyakartaWHO.(2021).Indonesia:WHO Coronavirus Disease (COVID-19).https://covid19.who.int/region/searo/country/id</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/299</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v6i2.299</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 132-136</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/299/181</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Mariyana Mariyana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/301</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI KOTA BANJARMASIN (Community Preparedness to Prevent Fire Disaster in the City of Banjarmasin)</dc:title>
	<dc:creator>Trifianingsih, Dyah</dc:creator>
	<dc:creator>Agustina, Dwi Martha</dc:creator>
	<dc:creator>Tara, Elisa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
&amp;nbsp;
Bencana kebakaran memberikan dampak yang mempengaruhi kehidupan dan harta benda. Besarnya dampak semakin parah di tempat-tempat dengan tingkat kesiapsiagaan bencana kebakaran yang rendah. Kesiapsiagaan bencana salah satu elemen penting dalam pengurangan risiko bencana dan meliputi kesadaran masyarakat, kesiapan memberikan tanggapan yang tepat dan pemulihan yang cepat. Masyarakat memiliki peran dalam mengurangi resiko kebencanaan kebakaran. Komunitas dan masyarakat perlu memperkuat dan meningkatkan kemampuan dalam kesiapsiagaan bencana pada daerah dan tingkat komunitasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat di Kelurahan Pekauman Banjarmasin dalam menghadapi bencana kebakaran. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Penggumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel sebanyak 74 kepala keluarga di Kelurahan Pekauman RT.09 RW.01 yang diambil dengan total sampling. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Dari hasil penelitian diperoleh kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran mayoritas berada dalam kategori sangat siap sebanyak 44 (59,5%), dan paling sedikit berada di kategori hamper siap sebanyak 7 (9,5%). Pemberdayaan masyarakat dapat mencegah terjadinya bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan jika terjadi kebakaran.&amp;nbsp;Kata kunci: kebakaran, kesiapsiagaan, komunitas.
&amp;nbsp;
DAFTAR PUSTAKA
Arismawati, M.D &amp;amp; Wijaya, O. (2019). Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Kebakaran Pada Kawasan Pemukiman Padat Penduduk (Studi Kasus Kelurahan Prawirodirjan Yogyakarta). Artikel Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2019). Daftar Bencana Informasi Indonesia (Dibi). Jakarta:BNPB
Baker, L. R., &amp;amp; Cormier, L. A. (2012). Disaster Preparedness and Families of Children with Special Needs: A Geographic Comparison. Journal of Community Health, 38(1), 106–112.
Chan, E. Y. Y., Kim, J. H., Lin, C., Cheung, E. Y. L., &amp;amp; Lee, P. P. Y. (2012). Is Previous Disaster Experience a Good Predictor for Disaster Preparedness in Extreme Poverty Households in Remote Muslim Minority Based Community in China?. Journal of Immigrant and Minority Health, 16(3), 466–472.
Dantzler, D. (2013). Basic household disaster preparedness decisionalInfluences among male federal employees in the national Capital region. Dissertation Doctor of Philosophy Capella University. ProQuest LLC. UMI Number:3559889.
Farisa, F.C. (2018). BNPB: Selama 2018, Ada 1.999 Kejadian Bencana Kebakaran. Kompas.com. Retrieved 5 November 2020 at 13:20 WITA From Https://Nasional.Kompas.Com/Read/2018/10/25/22572321/Bnpb-Selama-2018ada-1999-Kejadian-Bencana
Gowing, J. R., Walker, K. N., Elmer, S. L., &amp;amp; Cummings, E. A. (2017). Disaster Preparedness among Health Professionals and Support Staff: What is Effective? An Integrative Literature Review. Prehospital and Disaster Medicine, 32(03), 321–328.
Haswar, Andi. M. (2021). Ada 45 Kasus Kebakaran dalam 5 Bulan di Banjarmasin, 2 Orang Meninggal Dunia. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2021/05/20/215702278/ada-45-kasus-kebakaran-dalam-5-bulan-di-banjarmasin-2-orang-meninggal-dunia.
Hermon, Dedi. (2015). Geografi Bencana Alam. Jakarta
Jaslow, D., Ufberg, J., Yoon, R., McQueen, C., Zecher, D., &amp;amp; Jakubowski, G. (2005). Fire Safety Knowledge and Practices Among Residents of an Assisted Living Facility. Prehospital and Disaster Medicine, 20(02), 134–138.
Kuntoro, C. (2017). Implementasi Manajemen Risiko Kebakaran Berdasarkan (Is) ISO 31000 PT Apac. Inti Corpora. HIGEIA, 1(4), pp. 109-119
Martanto, C., Aji, A., &amp;amp; Parman, S. (2017). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam menghadapi Bencana Kebakaran di Kelurahan Kembangsari Kecamatan Semarang Tengah. Edu Geography,2LIPI-UNESCO/ISDR. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam mengantisipasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami.
Nakao, R., Kawasaki, R., &amp;amp; Ohnishi, M. (2019). Disaster preparedness of hillside residential area in Nagasaki city, Japan: evaluations regarding experiences related to a fire. Journal of Rural Medicine, 14(1), 95–102.
National Fire Protection Association (NFPA). (2018). Standar for Portable Fire Extinguisherts. USA
Nugroho. (2015). Preparedness Assessment Tools For Indonesia. Jakarta: Humanitarian Forum Indonesia &amp;amp; MDM.
Pahriannoor, Fauzan, A., &amp;amp; Hadi, Z. (2020). Relationship Of Knowlage And Nurse Attitude With Fire Prevention And Management Of Fire Ar RSUD Ulin Banjarmasin In 2020. Artikel Kesehatan Masyarakat.
pdf
Thomas, Tracy N., Griffith, Michelle Leander ., Harp, Victoria., Joan P. Cioffi. (2015). Influences of Preparedness Knowledge and Beliefs on Household Disaster Preparedness. 64(35); 965-971
Yulia, F. C. (2020). Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Kebakaran di Kampung Pelangi Kota Semarang Tahun 2020. Retrived 7 Mei 2021, from http://lib.unnes.ac.id/41191/1/3201416048.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-01-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/301</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.301</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 7-11</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/301/183</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Dyah Trifianingsih, Dwi Martha Agustina, Elisa Tara</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/311</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN PEMBERIAN OBAT ORAL DI RUANG RAWAT INAP RSUD TAMIANG LAYANG</dc:title>
	<dc:creator>Nursery, Septi Machelia Champaca</dc:creator>
	<dc:creator>Jamini, Theresia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Perawat memiliki fungsi kolaboratif dalam pemberian obat-obatan bagi pasien. Perawat terlibat dalam tahap administrasi obat dan memainkan peran kunci dalam mencegah kesalahan dalam kolaborasi pemberian obat dengan menerapkan sasaran keselamatan pasien pada tahap administrasi obat sesuai dengan prinsip tujuh benar dalam pemberian obat. 4 dari 5 perawat mengakui bahwa mereka tidak sempat menjelaskan manfaat dari obat, dan perawat juga tidak menunggui pasien untuk meminum obatnya. Beberapa obat ada yang masih dipegang oleh pasien dan tidak disiapkan oleh perawat. Motivasi perawat yang kurang menyebabkan kurangnya disiplin perawat dalam pelaksanaan pemberian obat oral yang berdasarkan Standar Prosedur Operasional (SPO). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan motivasi perawat dengan kepatuhan pelaksanaan pemberian obat oral di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Metode dari penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Uji validitas kuesioner menggunakan Pearson Product Moment dan Uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel bebas dan variabel terikat. Analisis bivariat dengan Spearman Rank. Hasil dari analisis univariat menunjukkan motivasi maupun kepatuhan perawat dalam pemberian obat oral dengan kategori baik. Analisis bivariat p value = 0,582 &amp;gt; 0,05 menunjukkan Ha ditolak sehingga hipotesis dalam penelitian ini tidak terpenuhi. Artinya, tidak ada hubungan signifikan antara motivasi perawat dengan kepatuhan pelaksanan pemberian obat oral di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Perawat dapat mempertahankan kepatuhan dalam pelaksanaan pemberian obat oral dan rumah sakit dengan memberikan reinforcement positive terhadap kinerja perawat dengan melakukan evaluasi performance perawat. Adapun implikasi penelitian ini adalah untuk menilai motivasi perawat dalam pelaksanaan kepatuhan permberian obat sehingga diharapkan menurunkan angka kejadian yang tidak diharapkan (medication error) di rumah sakit.
Kata Kunci: Kepatuhan, Motivasi, Pelaksanaan Pemberian Obat Oral, Perawat
&amp;nbsp;
DAFTAR PUSTAKA
&amp;nbsp;Aripianthy, N. (2020). Hubungan Lama Kerja Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Sop Hand Hygiene Di Ruang Dahlia Dan Anggrek Rsud Panembahan Senopati Bantul. https://almaata.ac.id/
Asmadi. (2012). Tehnik Prosedural Keperawatan (Asmadi (ed.)). Salemba Medika.
Ayu, C., Gupita, R., Administrasi, D., Kesehatan, K., &amp;amp; Korespondensi, A. (2016). Hubungan Karakteristik Individu, Manajemen Pengendalian Infeksi Dan Peer Support Dengan Kepatuhan Perawat Melaksanakan Sop Pemasangan Infus. Jurnal Keperawatan, 9(3), 124–131. http://journal.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/KEP/article/view/391
Manajemen, M., STIE Amkop, Pp., Abdullah Manajemen, R., Manajemen, H., &amp;amp; STIE Nobel Indonesia, Pp. (2017). Analisis Pengaruh Supervisi Kepala Ruangan, Beban Kerja, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Perawat Dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jurnal Mirai Management, 2(2), 369–385. https://doi.org/10.37531/MIRAI.V2I2.62
Potter, P. A. (2012). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik (Fundamentals of Nursing?: Concepts, Process and Practice) (R. B. Komalasari (ed.); 4th ed., Vol. 2). EGC.
Putriana, N., Nurchayati, S., Utami, S., Program, M., Keperawatan, S. I., Riau, U., Keperawatan, D., Program, K., Bedah, M., Studi, P., &amp;amp; Keperawatan, I. (2015). Hubungan Motivasi Perawat Dengan Kepatuhan&amp;nbsp; Pelaksanaan Pemberian Obat Oral. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, 2(1), 802–811. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/5186
Ritonga, I. L., &amp;amp; Halawa, R. (2019). Hubungan Dukungan Kepala Ruangan Dengan Kepatuhan Perawat Pelaksana Dalam Meningkatkan Keamanan Obat Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda), 2(2), 26–32. https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALFARMASI/article/view/194
Susanti, E. N. (2013). Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Motivasi Perawat Dalam Pemenuhan&amp;nbsp; Kebutuhan Kebersihan Diri Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsu Dr. H.&amp;nbsp; Koesnadi Bondowoso. http://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/3203
Utami, R., Wijaya, D., &amp;amp; Rahmawati, I. (2015). Hubungan Motivasi Perawat dengan Pelaksanaan Prinsip 12 Benar dalam Pemberian Obat di Ruang Rawat Inap RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso (The Correlation between Nurses’ Motivation with the Implementation of 12 Principles of Right in Medicine&amp;nbsp; Giving in Inpat. Pustaka Kesehatan, 3(3), 457–463. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/3243</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-02-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/311</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.311</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 12-17</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/311/194</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Septi Machelia Champaca Nursery, Theresia Jamini</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/322</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HAMBATAN DALAM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN OLEH MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES SUAKA INSAN BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Tutpai, Getrudis</dc:creator>
	<dc:creator>Er Unja, Ermeisi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu kewajiban mahasiswa/i tingkat akhir dari program pendidikan sarjana adalah menulis karya ilmiah dalam bentuk skripsi, dimana akan dimulai dengan menulis sebuah proposal penelitian.. Proposal penelitian merupakan sebuah langkah awal dari tahapan panjang penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan mahasiswa menulis proposal penelitian pada Program Studi Sarjana Keperawatan di STIKES Suaka Insan Banjarmasin.Data yang akan digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh dari hasil kuisioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan dan pembahasan, bahwa kesulitan menulis proposal mahasiswa semester VII pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin sesuai indicator pada Bab I (Pendahuluan) sebesar 62.1%, Bab II (Tinjauan Pustaka) sebesar 57,5% dan Bab III (Metodologi) adalah sebesar 60,4%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan yang cukup signifikan dalam menulis proposal. Kepada dosen yang mengasuh mata kuliah metodologi penelitian agar lebih banyak memberikan arahan dan bimbingan yang lebih optimal sehingga mahasiswa memahami bagaimana menulis sebuah proposal yang baik dan benar.
&amp;nbsp;Kata Kunci: Penelitian, Proposal, Mahasiswa, Sekolah Keperawatan.
&amp;nbsp;
References
Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
&amp;nbsp;Arifin. 2011. Evaluasi Pembelajaran. Bandung:PT. Remaja Rosdakarya.
&amp;nbsp;Aisiah, A., &amp;amp; Firza, F. (2019). Kendala yang Dihadapi Mahasiswa Jurusan Sejarah dalam Menulis Proposal Skripsi. Diakronika, 18(2), 90. doi:10.24036. http:///diakronika/vol18-iss2/70
&amp;nbsp;Borg, Walter R and Meredith Daimen gall. 1979. Educational Research. New York: Longman, Inc
Daniel,Farida., Taneo, Frida. N. L. 2019. Analisis Kesulitan Mahasiswa Dalam Penyusunan Proposal Penelitian Pendidikan Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, Vol.4 No. 2, Page 79 - 83 p-ISSN: 2477-5967 e-ISSN: 2477 -8443
&amp;nbsp;Djuroto, Totok dan Suprijadi, Bambang. 2002. Menulis Artikel dan Karya Ilmiah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
&amp;nbsp;Doni, S., &amp;amp; Edi, S. (2019). Kemampuan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang dalam Menulis Proposal Penelitian. Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 2(1). doi:10.31851/parataksis.v2i1.4138
&amp;nbsp;Gani, Erizal. (2019). Komponen-Komponen Karya Ilmiah. Bandung: Putaka Reka Cipta.
Kristanto, P. H., Pm., S., &amp;amp; Setyorini, S. (2014). Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Kecemasan dalam Menyusun Proposal Skripsi. Satya Widya, 30(1), 43. doi:10.24246/j.sw.2014.v30.i1.p43-48
&amp;nbsp;Korner, Henrikeand and Helen Drury.2001.Writing a Thesis Proposal: Independent Learning Resources . Learning Centre.University of Sidney.
&amp;nbsp;Rismen, S. (2015). Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Penyelesaian Skripsi di Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumbar. Lemma, 1(2).
&amp;nbsp;Sanjaya, Wina. (2014). Penelitian Pendidikan: Jenis, Metode, dan Prosedur. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
&amp;nbsp;Siregar, S. (2014). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Sudjana. 1992. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Susetyo &amp;amp; Noermanzah. (2020). Model of Literature Review in Research Thesis of Students Education Master Program at FKIP Bengkulu University. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(2). http://www.ijstr.org/paper-references.php?ref=IJSTR-0120-29993
Zuriati, D. (2020). Kesulitan Menulis Proposal Penelitian oleh Mahasiswa STIBA Persada Bunda Pekanbaru. Menara Ilmu, 11(74). https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/71</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/322</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.322</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 18-23</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/322/200</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Getrudis Tutpai</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/324</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">STIGMA MASYARAKAT SUKU BANJAR TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA BERAT DI MASA PANDEMI COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>lanawati, lanawati</dc:creator>
	<dc:creator>Tutpai, Gertrudis</dc:creator>
	<dc:creator>Sinta, Dewi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Negative stigma related to mental disorders is still found in many people in Indonesia. The existence of this stigma can have a negative impact on people with mental disorders, families, and society. So it has the potential to affect the rehabilitation process in the community. This study aims to describe the stigma of the Banjarese community related to people with mental illness, especially during the Covid-19 pandemic. Using quantitative descriptive research design. Data were collected using a questionnaire on 30 respondents and analyzed using a frequency distribution. This study found that 63.3% of the Banjarese involved in this study had a negative stigma toward severe people with mental illness. Where there is an assumption that the cause of mental disorders is still supernatural, perceptions related to people with mental illness can range in any situation. People with mental illness are also considered not to have the ability to work and socialize, and the primary treatment is religious treatment. From these findings, it is crucial for primary health services to optimize health promotion and provide information related to mental disorders and the treatment process, to increase public knowledge so as to reduce the negative stigma on mental disorders.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Stigma negatif terkait gangguan jiwa masih banyak ditemukan pada masyarakat di Indonesia. Keberadaan stigma ini, dapat berdampak negatif pada penderita gangguan jiwa, keluarga, dan masyarakat. Sehingga berpotensi mempengaruhi proses rehabilitasinya di komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan stigma masyarakat Suku Banjar terkait ODGJ terutama pada masa pandemi Covid-19. Menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan data menggunakan kuesioner pada 30 responden dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Penelitian ini menemukan bahwa 63,3% masyarakat Suku Banjar yang terlibat dalam penelitian ini memiliki stigma negatif terhadap ODGJ berat. Dimana, adanya anggapan penyebab gangguan jiwa&amp;nbsp; masih bersifat supranatural, persepsi terkait ODGJ yang dapat mengamuk pada situasi apapun. ODGJ juga dianggap tidak memiliki kemampuan untuk bekerja dan bersosialisasi, serta penanganan utama adalah dengan pengobatan yang bersifat religius. Dari temuan tersebut, sangat penting bagi layanan kesehatan primer untuk mengoptimalkan promosi kesehatan dan pemberian informasi terkait gangguan jiwa serta proses pengobatannya, untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga mengurangi stigma negatif pada gangguan jiwa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/324</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.324</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 84-90</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/324/214</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 lanawati lanawati, Gertrudis Tutpai, Dewi Sinta</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/325</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">RISIKO KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM PADA PERSALINAN KALA  II MEMANJANG, AIR KETUBAN BERCAMPUR MEKONIUM DAN USIA  IBU</dc:title>
	<dc:creator>Kumalasari, Intan</dc:creator>
	<dc:creator>Rusella, Zizke</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakAsfiksia neonatorum masih menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian bayi baru lahir pada minggu pertama kehidupan setelah BBLR di Indonesia. Kegagalan bernapas secara spontan dan teratur menjadi penyebab utama kematian. Mengidentifikasi faktor risiko merupakan upaya memperkecil angka kejadian dan tingkat kefatalan bayi dengan asfiksia, diantaranya karena kala II memanjang, air ketuban bercampur mekoneum dan usia ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kala II memanjang, air ketuban bercampur mekoneum dan usia ibu secara bersama maupun sebagian terhadap kejadian asfiksia neonatorum. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua bayi baru lahir di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang yang tercatat di instalasi rekam medik, menggunakan teknik total sampling sebanyak 156 kelahiran pada periode 1 September sampai 1 Oktober 2016. Data di analisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh hubungan bermakna antara Persalinan Kala II memanjang dengan Asfiksia Neonatorum (p=0,002) dan OR=42,600 yang berarti persalinan dengan Kala II memanjang berisiko 42,6 kali menyebabkan Asfiksia Neonatorum, begitu pula dengan air ketuban bercampur mekoneum dimana p=0,000 dan OR=21,719 yang bermakna air ketuban bercampur mekoneum berisiko 21,719 kali menyebabkan Asfiksia, tetapi tidak untuk usia ibu (p value 0,603; OR = 0,858). Deteksi dini melalui perawatan antenatal secara rutin dapat meminimalisir faktor risiko dan kejadian Asfiksia Neonatorum.
Kata kunci: asfiksia neonatorum, air ketuban bercampur bercampur mekomenum, persalinan kala II memanjang, usia ibu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/325</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.325</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 91-97</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/325/215</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Intan Kumalasari, Zizke Rusella</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/326</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DALAM KEGIATAN PRAKTIKUM KEPERAWATAN SECARA DARING PADA MAHASISWA TINGKAT II KEPERAWATAN DI STIKES DIRGAHAYU SAMARINDA TAHUN AKADEMIK 2021/2022</dc:title>
	<dc:creator>yani, yani</dc:creator>
	<dc:creator>Teting, Bernarda</dc:creator>
	<dc:creator>Lehyun, Yulietha</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pandemi Covid-19 mengharuskan pembelajaran luring digantikan dengan model daring. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kegiatan praktikum keperawatan secara daring. Metodeyang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III denganjumlah sampel 50 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan kuesioner baku kepuasan mahasiswa yang terdiri dari 31item pernyataan skala Likert dengan 4 pilihan jawaban. Penelitian ini menunjukkan bahwa 72% mahasiswamemiliki skor tingkat kepuasan kategori tinggi, 10 % sangat tinggi, 18 % kategori cukup, tidak ada kategori kurang.Sebaran presentase diperkuat rata-rata skor tingkat kepuasan sebesar 93,08% termasuk dalam interval skor kategoritinggi. Indikator kemampuan dosen mengelola praktikum daring, kategori tinggi dan sangat tinggi sebanyak 86persen. Indikator sarana dan prasarana, kategori tinggi dan sangat tinggi sebanyak 72 persen. Indikator keterampilan,kategori tinggi dan sangat tinggi sebanyak 74 persen. Penelitian ini menunjukkan bahwa dosen perlumempertahankan kualitas pelaksanaan kegiatan praktikum secara daring dan mengupayakan hal-hal yang perluuntuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar secara daring
Daftar Pustaka_______, 2020. Surat Edaran Mendikbud Nomor36962/MPK.A/HK/2020._______,2020. Surat Edaran Ketua STIKES DirgahayuSamarinda Nomor 114/STIKDSUm/III/2020.Bona, Maria Fatima. 2020. Covid-19 dan MomentumPembelajaran Daring Secara Massal.https://www.beritasatu.com/nasional/630279-covid19-dan-momentum-pembelajarandaring-secara-massal. Diakses tanggalseptember 2021.Darmadi. (2000). Mari Bangkit Membangun KepuasanPelanggan. Swasembada. Vol. 16, No. 18.Harnani, S. (2020). Effektivitas Pembelajaran Daring dimasa Pandemi Covid19. https://bdkjakarta.kemenag.go.id/berita/efektivitas-pembelajaran-daring-di-masa-pandemicovid-19. diakses tanggal 17 September 2021Khalifah Nur Siti, Widagdo Wahyu (2016). ModulBahan Ajar Cetak Keperawatan PraktikumKeperawatan Keluarga, Komunitas. KementrianKesehatan Republik Indonesia. Cetakan Pertama.Jurnal Model Pembelajaran Perpaduan SistemDaring dan Praktikum untuk MeningkatkanKemampuan Kognitif dan Psikomotorhttp://dx.doi.org/10.24127/jpf.v9i1.3169Kountur, Ronny. 2005. Statistik Praktis. PPM. JakartaNursalam (2016) Manajemen Keperawatan Aplikasidalam praktik keperawatan professional, Edisi 5,Salemba Medika, Jakarta.Prasetya, T.A. &amp;amp; Harjanto, C.T. (2020). Pengaruh MutuPembelajaran Online Dan Tingkat KepuasanMahasiswa Terhadap Hasil Belajar Saat PandemiCovid19. Jurnal Pendidikan Teknologi danKejuruan. Vol. 17. No.2. http://dx.doi.org/10.23887/jptkundiksha.v17i2.25286Sudijono,Anas 2010, Pengantar Statistik Pendidikan,PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.Suwandi, E, dkk. (2019). Analisis Tingkat KepuasanMenggunakan Skala Likert Pada LayananSpeedy Yang Bermigrasi Ke Indihome. JurnalTeknik Elektro Universitas Tanjungpura. Vol 1,No 1https://muda.kompas.id/baca/2020/05/13/perlukerjasama-dosen-dan-mahasiswa-dalam-kuliahdaring/</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/326</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.326</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 24-31</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/326/201</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 yani yani, Bernarda Teting, Yulietha Lehyun</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/332</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIVITAS PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER DAN POSISI FOWLER TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ULIN BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Aprilia, Rosana</dc:creator>
	<dc:creator>Aprilia, Hanura</dc:creator>
	<dc:creator>Solikin, Solikin</dc:creator>
	<dc:creator>Sukarlan, Sukarlan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakPenurunan curah jantung menyebabkan peningkatan End-Diastolic Pressure (EDP) ventrikel kiri (preload) dantekanan vena pulmonalis karena darah kembali dalam sirkulasi pulmonal. Penyebab dari mekanisme ini adalahterjadinya dispnea hebat yang memicu terjadinya hipoksemia. Posisi semi fowler dan posisi fowler dapatmeningkatkan pengembangan paru dan menurunkan resiko terjadinya hipoksemua. Tujuan penelitian ini adalahuntuk menganalisis efektivitas pemberian posisi semi fowler dan posisi fowler terhadap saturasi oksigen pada pasiengagal jantung. Desain penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan non-equivalent controlgroup (pretest-posttest), sampel penelitian berjumlah 25 responden. Saturasi oksigen sebelum diberikan posisi semifowler (x=95,40%) dan sesudah (x=98,20%), pada posisi fowler sebelum (x=95,27%) dan sesudah (x=96,87%).Uji paired t-test menunjukkan ada perbedaan saturasi oksigen sebelum dan sesudah diberikan posisi semi fowlerdengan ? value 0,000 dan posisi fowler ? value 0,000. Uji independent sample t-test menunjukkan ada perbedaanantara pemberian posisi semi fowler dan posisi fowler terhadap saturasi oksigen pasien gagal jantung dengan ?value 0,002.Kata Kunci: Fowler, Gagal Jantung, Saturasi Oksigen, Semi Fowler
Daftar RujukanAaronson, I. P. &amp;amp; Ward, P. T. J. (2010). At GlanceSistem Kardiovaskuler. Jakarta: PenerbitErlangga.Agrina, S.S., Hairitama, R. (2011). Kepatuhan LansiaPenderita Hipertensi dalam Pemenuhan DietHipertensi. ISSN1907-364XAmerican College Of Surgeons Commite On Trauma.(2008). Trauma Toraks. Dalam ATLS StudentCourse Manual eight edition. USAAsmadi. (2008). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta:EGCBarbara, K. (2010). Buku Ajar FundamentalKeperawatan Konsep Proses dan Praktik. EdisiVII Volume I. Jakarta: EGC.Depkes RI. (2014). Pedoman Surveilans PenyakitJantung Dan Pembuluh Darah. Jakarta:Departemen Kesehatan RI.Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2017).Rekapitulasi Jumlah Penyakit Gagal Jantung.Djuantoro, D. (2014). Patofisiologi Buku Ajar IlustrasiMade Incredibly Easy. Tangerang Selatan:Binarupa Aksara.Hines, R. L. &amp;amp; Marschall, K. E. (2017). Stoelting’sHandbook for Stoelting’s anesthesia andcoexisting disease. 7th ed. Philadelphia, PA:Elsevier/Saunders.Ignatavicius, D. D., &amp;amp; Workman, M. L. (2010). Medical– Surgical Nursing: Clients – CenteredCollaborative Care. Sixth Edition, 1&amp;amp; 2.Missouri: Saunders Elsevier.Kasron. (2012). Kelainan dan Penyakit JantungPencegahan serta Pengobatannya. Yogyakarta:Nuha Medika.Kemenkes RI. (2017). Rekapitulasi Panyakit GagalJantung Seluruh Indonesia.Khasanah, S. &amp;amp; Maryoto, M. (2015). Jurnal KesehatanAl-Irsyad: Efektifitas Posisi Condong Ke DepanDan Pursed Lips Breathing (PLB) TerhadapPeningkatan Saturasi Oksigen Pasien PenyakitParu Obstruktif Kronik, Vol. VII No. 1.Laporan IGD RSUD Ulin, (2018). Profil RSUD UlinBanjarmasin, Kalimantan Selatan.P- ISSN: 2527-5798, E-ISSN: 2580-7633Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Volume 7, Number 1, Januari-Juni 202237Mansjoer, A. &amp;amp; Triyanti, K. (2012). Kapita SelektaKedokteran. Edisi 4. Jakarta: MediaAesculapius.Medical Record RSUD Ulin Banjarmasin. (2018).Rekapitulasi Penyakit Gagal Jantung Di RSUDUlin Banjarmasin. Kalimantan SelatanMeilirianta, Tohri, T. &amp;amp; Suhendra. (2016). Posisi Semi-Fowler Dan Posisi High Fowler TerhadapPerubahan Saturasi Oksigen Pada Pasien AsmaBronchial Di Ruang Rawat Inap D3 Dan E3Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat Cimahi.Muttaqin, A. (2009). Buku Ajar Asuhan KeperawatanKlien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler&amp;amp; Hematologi. Jakarta: Salemba Medika.Niko, Q., Kristyawati, S. P., Arief. (2017). Jurnal IlmuKeperawatan dan Kebidanan. Efektivitas PosisiSemi Fowler Dengan Pursed Lip Breathing DanSemi Fowler Dengan Diaphragm BreathingTerhadap SaO2 Pasien TB Paru Di RSP Dr.Ariowirawan Salatiga.Potter &amp;amp; Perry. (2010). Buku Ajar FundamentalKeperawatan: Konsep, Proses &amp;amp; Praktek.Jakarta: EGC.Pugsley, M. K. (2008). Cardiac Drug DevelopmentGuide. Springer: New Jersey.Sepdianto. T. C., Tyas, M. D. &amp;amp; Anjaswarni, T. (2013).Jurnal Keperawatan dan Kebidanan.Peningkatan Saturasi Oksigen Melalui LatihanDeep Diaphragmatic Breathing Pada PasienGagal Jantung. Vol. 1 No. 8.Soeharto. I. (2008). Pencegahan Dan PenyembuhanPenyakit Jantung Koroner. Edisi III. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.Suratinoyo, I. (2016). Hubungan Tingkat KecemasanDengan Mekanisme Koping pada Pasien GagalJantung Kongestif di Ruangan CVBC (CardioVaskuler Brain Centre) Lantai III di RSUP. Prof.dr. R. D. Kandou Manado Ejournal Keperawatan(e-Kp) Volume 4 Nomor 1Tarwoto &amp;amp; Wartonah. (2011). Kebutuhan DasarManusia dan Proses Keperawtan. Jakarta:Salemba Medika.WHO. (2017). Prevalensi Penyakit Kardiovaskuler</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/332</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.332</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 31-37</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/332/207</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Rosana Aprilia, Hanura Aprilia, , Solikin , Solikin, Sukarlan Sukarlan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/333</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DUKUNGAN SOSIAL DAN SPIRITUAL DALAM MEMBENTUK RESILIENSI REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN KEMAYORAN BANGKALAN</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">DUKUNGAN SOSIAL DAN SPIRITUAL DALAM MEMBENTUK RESILIENSI REMAJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KELURAHAN KEMAYORAN BANGKALAN</dc:title>
	<dc:creator>Fitrianur, Widya Lita</dc:creator>
	<dc:creator>Suminar, Ervi</dc:creator>
	<dc:creator>Yuliastutik, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Changes in the learning process due to the Covid-19 pandemic have become a source of stress for adolescents. The change from face-to-face methods to online learning must be able to be adapted well by teenagers. One of the important components in the adaptation process is resilience. This study aims to determine the relationship between social and spiritual support and adolescent resilience during the COVID-19 pandemic. The research design was used cross sectional with a sample of 142 adolescents. Data retrieval was using google forms to minimize contact with respondents. The result showed a relationship between social support p = 0.001 and spirituality p = 0.000 with adolescent resilience during the covid-19 pandemic. Adolescents with high social support have a 9x chances of forming high resilience and adolescents with a high spiritual level have a 0.17x chances of forming high resilience. Adolescents need to get a good social support from family, friends and the environment, and develop a high spiritual level to form resilience and prevent the emergence of psychosocial disorders.
Keywords: Social Support, Spiritual, Resilience, Adolescent</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Perubahan proses belajar akibat pandemi Covid-19 telah menjadi salah satu sumber stres pada remaja. Berubahnya metode tatap muka menjadi pembelajaran online harus mampu diadaptasi dengan baik oleh remaja. Salah satu komponen penting dalam proses adaptasi adalah resiliesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan spiritual dengan resiliensi remaja pada masa pandemi covid-19. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan sampel sebanyak 142 remaja. Pengambilan data menggunakan google form untuk meminimalisir kontak dengan responden. Hasil yang didapatkan ada hubungan dukungan sosial p = 0,001 dan spiritual p = 0,000 dengan resiliensi remaja pada masa pandemi covid-19. Remaja dengan dukungan sosial tinggi memiliki peluang sebesar 9x untuk membentuk resiliensi tinggi, dan remaja dengan tingkat spiritual tinggi memiliki peluang sebesar 0,17x untuk membentuk resiliensi tinggi. Remaja perlu mendapatkan dukungan sosial yang baik dari keluarga, teman dan lingkungan serta memiliki tingkat spiritual tinggi untuk membentuk resiliensi sehingga bisa mencegah munculnya gangguan psikososial.
Kata Kunci: Dukungan sosial, spiritual, resiliensi, remaja</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/333</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.333</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 117-121</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/333/220</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Widya Lita Fitrianur, Ervi Suminar, Sri Yuliastutik</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/336</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 PADA ERA NEW NORMAL DI KELURAHAN TELUK DALAM</dc:title>
	<dc:creator>Moniz, Deliana</dc:creator>
	<dc:creator>Trihandini, Bernadeta</dc:creator>
	<dc:creator>Rachman, Aulia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular infeksi yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pencegahan Covid-19 melalui protokol kesehatan sangat diperlukan untuk menekan penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 pada Era New Normal di Kelurahan Teluk Dalam RT 63 RW 5 GG. V. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan design penelitian deskriptif, pengumpulan data melalui survey, dengan teknik Total Sampling berjumlah 80 responden. Analisis data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan masyarakat masuk dalam kategori baik yakni sebanyak 20 responden (25%), cukup 52 (65%) dan kurang sebanyak 8 responden (10%). Penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan yang cukup, walaupun masih ada sebagian kecil yang memiliki pengetahuan kurang tentang protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Perawat diharapkan lebih intensif memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka lebih menyadari pentingnya menjaga protokol kesehatan dalam membatasi penyebaran Covid-19.
Kata kunci : Covid-19, Protokol Kesehatan, Pengetahuan Masyarakat
&amp;nbsp;
Daftar Pustaka
&amp;nbsp;
Diarti, M. W., Juwintarum, Y., &amp;amp; Dramawan, A. (2020). Edukasi Masyarakat Melalui Aktivitas Relawan Non Medis dalam Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Cakranegara Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo.
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (2020). Data Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Di Kelurahan Kota Banjarmasin.
Fakhira, A. D., Pawitra , A. S., Diyanah, K. C., Wikurendra, E. A., &amp;amp; Abdeljawads, N. M. (2021). Kesadaran Melakukan 3M (Pakai Masker, Jarak Fisik, Cuci Tangan) saat Era Pandemi di Keluarga Perdesaan dan Perkotaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan .
Irfiah, W. S., Styantari, Soraya, Andari, &amp;amp; Wahyudi. (2020). Gambaran Health Literacy, Pengetahuan, Kepercayaan, Sikap, dan Perilaku Oleh Pemilik, Karyawan, Pengunjung dalam Mencegah Covid-19 di KMS Jember. Multidisciplinary Jornal.
Kementrian Kesehatan RI. (2020). Protokol Kesehatan Covid-19. Retrieved from bukamatanews: https://bukamatanews.id/infografis/view/protokol-kesehatan-covid-19
Mubarak, W. (2013). Promosi Kesehatan Sebuah Pengamatan Proses Belajar Mengajar Dalam Pendidikan . Jogjakarta : Graha Ilmu.
Mujiburrahman, Riyadi, M. E., &amp;amp; Ningsih, M. U. (2020). Pengetahuan Berhubungan dengan Peningkatan Perilaku Pencegahan COVID-19 di Masyarakat. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal).
Notoadmojo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipa.
Prihati, D. R., Wirawati, M. K., &amp;amp; Supriyanti, E. (2020). Analisis Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat di Kelurahan Baru Kotawaringin Barat Tentang Covid 19. Malahayati Nursing Journal.
Rachmani, A. S., Budiyono, &amp;amp; Dewanti, N. Y. (2020). Pengetahuan, Sikap dan Praktik Pencegahan COVID-19 pada Masyarakat Kota Depok, Jawa Barat Knowledge, Attitude and Community Prevention of COVID-19 in Depok, West Java. MMPKI.
Saputra, A. W., &amp;amp; Simbolon, I. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Covid-19 terhadap Kepatuhan Program Lockdown untuk Mengurangi Penyebaran Covid-19 di Kalangan Mahasiswa Berasrama Universitas Advent Indonesia . Nutrix Journal.
Sari , D. N. (2020, December). Pengetahuan Mahasiswa Baru Keperawatan Tentang Protokol Covid-19. Jurnal Keperawatan, 12, 712.
Sari, R. K. (2020). Identifikasi Penyebab Ketidakpatuhan Warga Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan 3M Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pelanggar Protokol Kesehatan 3M Di Ciracas Jakarta Timur). Akrab Juara.
Sari, R. P., &amp;amp; Utami, U. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dalam Penerapan Protokol Kesehatan di Karang Taruna Dusun Malangjiwan. Maternal.
Satgas COVID-19. (2020). Pedoman Perubahan Perilkau Penanganan COVID-19. Jakarta: Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.
SATGAS Covid-19. (2020). Pedoman Umum Menghadapi Pandemi Covid-19 bagi Pemerintah Daerah Pencegahan, Pengendalian, Diagnosis dan Manajemen. Jakarta: Tim Kerja Kementrian Dalam Negeri .
Suprayitno, &amp;amp; Rahmawati. (2020). Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Dalam Pencegahan Covid-19. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 25.
WHO. (2020). Anjuran mengenai penggunaan masker dalam konteks COVID-19 . World Health Organization, 2.
WHO. (2020). Pengunaan Masker dalam Konteks Covid-19. World Health Organization.
WHO. (2020, Oktober 26). Update Covid-19 26 Oktober 2020 pukul 16.00 WIB. Retrieved from https://covid19.kemkes.go.id/category/situasi-infeksi-emerging/info-corona-virus/#.X6Lpq4h7nIV
Yusup, F. (2018 ). Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif. Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/336</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.336</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 38-43</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/336/208</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Deliana Moniz, Bernadeta Trihandini, Aulia Rachman</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/337</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS TAMBAN KABUPATEN BARITO KUALA TAHUN 2022</dc:title>
	<dc:creator>Novembriany, Yerika Elok</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakPemberian ASI eksklusif diwajibkan diberikan pada bayi usia 0-6 bulan. Meskipun manfaat yang dimiliki ASI sangat baikuntuk tumbuh kembang bayi, tapi para ibu yang menyusui bayi secara eksklusif masih rendah. Hasil studi pendahuluanmenunjukkan bahwa 25 ibu yang memiliki bayi umur 7-12 bulan, hanya 32% yang memberikan ASI Eksklusif, sedangkanyang tidak memberikan ASI eksklusif sebanyak 68%. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor yangmempengaruhi ketidakberhasilan pemberian ASI ekslusif di salah satu Puskesmas di Kabupaten Barito Kuala. Populasidalam penelitian ini adalah 53 orang ibu yang memiliki bayi berusia 7-12 bulan dan tidak tuntas memberikan ASI eksklusif.Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhiketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif adalah jumlah paritas multipara (50,9%), tingkat pendidikan ibu rendah(73,6%), ibu bekerja (77,4%), suami/keluarga yang tidak mendukung (71,7%) dan ibu berpengetahuan kurang (45,3%).Dalam kegiatan penyuluhan tentang ASI ekslusif, Puskesmas Tamban diharapkan dapat menggunakan teknik berbahasayang komunikatif, dan mengikutsertakan keluarga agar dapat menekan angka ketidakberhasilan ASI Eksklusif.Kata Kunci : ASI Eksklusif, Air Susu Ibu, bayi, dukungan keluarga, ibu bekerja, pengetahuan kurang.
&amp;nbsp;
Daftar PustakaAldaudy, C.U. dan Fithria. (2018). Pengetahuan IbuTentang ASI Eksklusif. JIM FKep Volume IVNo. 1 2018.Budiasih, S. (2008). Hanbook Ibu Menyusui. Bandung :Karya Kita.Dinas Kesehatan kabupaten Barito Kuala. (2020). ProfilKesehatan Kabupaten Barito Kuala Tahun2020.Fitria, Nalatia. (2013). Karakteristik Ibu Menyusui yangTidak memberikan ASI Eksklusif Di UPTPuskesmas Banyudono I KabupatenBoyolali. Jurnal Kesehatan Andalas Vol. 2No. 2.Josefa,G., K., Margawati,A. (2011). Faktor-faktor yangmempengaruhi perilaku pemberian ASIeksklusif pada ibu. Semarang: ProgramPendidikan Sarjana Kedokteran FakultasKedokteran Universitas Diponegoro.Juliastuti R. (2011). Hubungan Tingkat Pengetahuan,Status Pekerjaan Ibu dan PelaksanaanInisiasi Menyusu Dini dengan PemberianAsi Eksklusif. Surakarta: Program PascaSarjana Universitas Sebelas Maret.Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan dan IlmuPerilaku. Jakarta : PT. Rineka Cipta.Prasetyono, DS. (2009). Buku pintar ASI Eksklusif.Yogyakarta : Diva Press.Sartono, Agus. (2008). Praktek menyusui ibu pekerjapabrik dan ibu tidak bekerja di KecamatanSukoharjo Kota Kabupaten Sukoharjo.Semarang : Program studi gizi Fakultas IlmuKeperawatan dan Kesehatan UniversitasMuhammadiyah Semarang.UNICEF. (2018). Malnutrition in Children. Diambildarihttps://data.unicef.org/topic/nutrition/malnutrition/.WHO. (2014). Global Nutrition Targets 2025: PolicyBrief Series. Geneva: World HealthOrganization.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/337</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.337</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 44-48</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/337/209</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Yerika Elok Novembriany</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/338</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KOPING MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MENGIKUTI PRAKTIK DI MASA PANDEMI COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>Puspitasari, Reni</dc:creator>
	<dc:creator>Melati, Nimsi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakMahasiswa keperawatan melakukan praktik di rumah sakit untuk melatih kemampuan praktik mereka.Pembelajaran daring yang dilakukan selama ini menimbulkan stressor tersendiri bagi mahasiswa jika harusmelakukan praktik langsung. Praktik di masa pandemic merupakan tantangan tersendiri karena mahasiswaberesiko tinggi tertular Covid-19. Mahasiswa menggunakan koping untuk mengatasi stressor. Penelitian inibertujuan untuk melihat gambaran koping dari mahasiswa keperawatan dalam mengikuti praktik di rumah sakitdalam masa pandemi covid-19. Penelitian deskiptif kualitatif ini dilakukan pada 6 partisipan dengan purposivesampling. Kriteria inklusi adalah mahasiswa keperawatan yang mengikuti praktik keperawatan selama masapandemi dan memiliki nilai DASS diatas rata-rata, dan mahasiwa yang dibawah rata-rata. Hasil penelitianmenunjukkan delapan koping yang dibentuk oleh Mahasiswa yaitu, mencari tahu informasi tambahan, berdoa,istirahat-tidur, mengatur finansial, memakai alat pelindung diri (APD), meningkatkan motivasi, tidakmemanfaatkan fasilitas umum, dan tidak tidur larut atau menangis. Pemberian APD sangat membantumahasiswa praktik. Pembimbing juga harus berperan aktif untuk memperhatikan kondisi psikologi mahasiwa.Dukungan keluarga dan teman sangat membantu memotivasi mahasiswa praktik di masa pandemi.Kata Kunci: pandemic, covid-19, koping, keperawatan
Daftar PustakaChristianto, L. P., Kristiani, R., Franztius, D. N.,Santoso, S. D., Winsen, &amp;amp; Ardani, A. (2021).Kecemasan Mahasiswa Di Masa PandemiCovid-19. Jurnal Selaras?: Kajian BimbinganDan Konseling Serta Psikologi Pendidikan,3(1), 67–82.https://doi.org/10.33541/jsvol2iss1pp1Erna, F. (2020). Tingkat Kecemasan PadaMahasiswa Keperawatan Dalam MenghadapiPandemi Covid-19. 1–6.Hasanah, U., Fitri, N. L., Supardi, S., &amp;amp; PH, L.(2020). Depression Among College StudentsDue to the COVID-19 Pandemic. JurnalKeperawatan Jiwa, 8(4), 421.https://doi.org/10.26714/jkj.8.4.2020.421-424Honey, M. (2018). Undergraduate student nurses’use of information and communicationtechnology in their education. Studies inHealth Technology and Informatics, 250, 37–40. https://doi.org/10.3233/978-1-61499-872-3-37Jennings, R. A., Henderson, C. S. ., Erla, M. A. .,Abraham, S. ., &amp;amp; Gillum, D. (2018). Grief andNegative Coping. Project Innovation.https://whatsyourgrief.com/grief-andnegative-coping/Puspitasari, R., &amp;amp; Cleofas, J. V. (2021). Coping withHIV Stigma Among People Living With HIVP- ISSN: 2527-5798, E-ISSN: 2580-7633Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) Volume 7, Number 1, Januari-Juni 2022
53In Yogyakarta, Indonesia: A Mixed-MethodsApproach. Indonesian Nursing Journal ofEducation and Clinic (INJEC),6(6).https://doi.org/10.24990/injec.v6i1.311Savitsky, B., Findling, Y., Ereli, A., &amp;amp; Hendel, T.(2020). Anxiety and coping strategies amongnursing students during the covid-19pandemic. Nurse Education in Practice, 46,102809.https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.nepr.2020.102809Ulenaers, D., Grosemans, J., Schrooten, W., &amp;amp;Bergs, J. (2021). Clinical placementexperience of nursing students during theCOVID-19 pandemic: A cross-sectional study.Nurse Education Today, 99, 104746.https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.nedt.2021.104746WHO. (2021). Situation by Region, Country,Territory &amp;amp; Area.https://covid19.who.int/table?tableChartType=heat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/338</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.338</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 49-53</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/338/210</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Reni Puspitasari, Nimsi Melati</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/339</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Stunting Risk Analysis Review From Antenatal Care and Postnatal Care Aspects</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">ANALISIS RISIKO KEJADIAN STUNTING DITINJAU DARI ASPEK ANTENATAL CARE DAN POSTNATAL CARE</dc:title>
	<dc:creator>Alifariki, La Ode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting is a chronic nutritional deficiency caused by inadequate nutritional intake for a long time due to improper feeding. This study aims to analyze the predictor factors for stunting based on aspects of antenatal care and postnatal care. This research was a quantitative analytic study with a case-control study approach involving 90 mothers with children aged 24-59 months who live in the coastal area of ??Kolaka Regency. The data was processed using the SPSS application and tested with the Odds Ratio (OR) test. If the LL-UL value does not contain a value of 1, it is considered significant. Predictor/independent variables, it can be seen that the risk factor for a history of folic acid administration has an OR value of 7,000 (2,742-17,867). The risk factor for chronic energy and protein deficiency on the incidence of stunting has an OR value of 8,383 (3.152-22,2922,2). The risk factor for the history of giving iodine to stunting has an OR value of 6.089 (2,442-15,184). The incidence of stunting in children under five in Kolaka Regency was influenced by a history of folic acid consumption, a history of iodine consumption and the incidence of KEK in pregnant women.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Stunting adalah defisiensi nutrisi kronis yang disebabkan oleh asupan nutrisi yang tidak memadai untuk waktu yang lama karena pemberian makanan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor prediktor kejadian stunting berdasarkan aspek antenatal care dan postnatal care. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan case-control study yang melibatkan 90 ibu yang memiliki anak usia 24-59 bulan yang berdomisi di daerah pesisir Kabupaten Kolaka. Data diolah menggunakan aplikasi SPSS, dan diuji dengan Odds Ratio (OR) test. Jika nilai LL-UL tidak mengandung nilai 1 maka dianggap signifikan. Variabel prediktor/independen, terlihat bahwa faktor risiko riwayat pemberian asam folat memiliki nilai OR sebesar 7,000 (2,742-17,867), faktor risiko kekurangan energi dan protein kronis terhadap kejadian stunting memiliki nilai OR sebesar 8,383 (3,152-22,2922,2). Faktor risiko riwayat pemberian yodium terhadap kejadian stunting memiliki nilai OR sebesar 6,089 (2,442-15,184). Kejadian stunting pada balita di Kabupaten Kolaka, dipengaruhi oleh riwayat konsumsi asam folat, riwayat konsumsi iodium dan kejadian KEK pada ibu hamil.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/339</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.339</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 70-75</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/339/212</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 La Ode Alifariki</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/341</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">A Qualitative Study: Stress Adaptation in Elderly during the COVID19 Pandemic Era</dc:title>
	<dc:creator>Cempaka, Anindya Arum</dc:creator>
	<dc:creator>Theresia Arie Lilyana, Maria</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola adaptasi stres pada lansia di masa pandemi virus corona-2019 (COVID19). Penelitian ini akan sangat membantu perawat keperawatan jiwa untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di masayang akan datang. Penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan fenomenologis dengan melibatkan sepuluhpartisipan di Surabaya. Analisis kualitatif dilakukan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dari wawancaramendalam. Ada empat tema utama yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi 1) penyebab stres selama pandemiCOVID-19, 2) gejala fisik yang disebabkan oleh stres, 3) sumber koping untuk menghadapi stres, dan 4) mekanisme kopingyang digunakan untuk menghadapi stresor. Penelitian ini menyatakan bahwa kondisi mental lansia cukup terpengaruhakibat virus corona. Program pelatihan dan pendidikan yang membahas strategi psikologis untuk mengatasi stres sangatdirekomendasikan untuk lansia. Demikian pula, kegiatan yang terkait dengan peningkatan dukungan masyarakat (online)sangat penting untuk membantu mereka mengatasi kesulitan psikologis selama pandemi.Kata kunci: lansia; pola adaptasi stres; pandemi covid-19
&amp;nbsp;
ReferencesAbu-Raiya, H. et al. (2020) ‘Religious Coping andHealth and Well-Being among Jews andMuslims in Israel’, International Journal forthe Psychology of Religion, 30(3), pp. 202–215. doi: 10.1080/10508619.2020.1727692.Aglozo, E. Y. et al. (2021) ‘Spirituality and subjectivewell-being among Ghanaian older adults:optimism and meaning in life as mediators’,Aging and Mental Health, 25(2), pp. 306–315.doi: 10.1080/13607863.2019.1697203.Amelia, A., Lathifah, A. and Thohir, M. (2020) ‘LansiaRindu Bahagia: Kajian Keluarga JawaKelompok Lansia SUCI BanyumanikSemarang’, Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi,4(1), pp. 65–72. Available at:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/endogami/article/view/34823.Ardyani, B. and Putri, G. K. (2021) ‘Mekanisme kopingpada remaja di Desa Ragajaya KecamatanBojong Gede Kabupaten Bogor’, IndonesianJournal of Nursing Scientific, 1(1), pp. 43–50.Arya, V. et al. (2019) ‘The geographic heterogeneity ofsuicide rates in India by religion, caste, tribe,and other backward classes.’, crisis. doi:doi.org/10.1027/0227-5910/a000574.Ayu, F. and Gunadi, I. G. (2020) ‘Koping Religius padaSkizofrenia’, Jurnal Psikiatri Surabaya, 7(1),p. 10. doi: 10.20473/jps.v7i1.19126.Basar, A. A. D., Zukhra, R. M. and Nopriadi (2021)‘Hubungan Antara Dukungan Sosial TemanSebaya dengan Stres Akademik PembelajaranDaring pada Masa Pandemi Covid-19’, HealthCare?: Jurnal Kesehatan, 10(2), pp. 287–296.doi: 10.36763/healthcare.v10i2.140.Brooks, S. K. et al. (2020) ‘The psychological impact ofquarantine and how to reduce it: rapid reviewof the evidence’, The Lancet, 395(10227), pp.912–920. doi: 10.1016/S0140-6736(20)30460-8.Budiarti, E. and Hanoum, M. (2019) ‘Koping Stres danDukungan Keluarga terhadap KesejahteraanPsikologis Orang Tua yang Memiliki AnakBerkebutuhan Khusus’, SOUL: JurnalPemikiran dan Penelitian Psikologi, 11(1), pp.44–61. Available at:http://jurnal.unismabekasi.ac.id/index.php/soul/article/view/2158.Buenaventura, R. D., Ho, J. B. and Lapid, M. I. (2020)‘COVID-19 and mental health of older adultsin the Philippines: A perspective from adeveloping country’, InternationalPsychogeriatrics, 32(10), pp. 1129–1133. doi:10.1017/S1041610220000757.Canda, E. L. and Furman, L. D. (2019) Spiritual diversityin social work practice: The heart of helping.Oxford University Press.Chirico, F. et al. (2020) ‘Spirituality and Prayer onTeacher Stress and Burnout in an ItalianCohort: A Pilot, Before-After ControlledStudy’, Frontiers in Psychology. doi:https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.02933.Clements, A. D. and Ermakova, A. V. (2012) ‘Surrenderto God and stress: A possible link betweenreligiosity and health’, Psychology of Religionand Spirituality.Cyphers, N. A. and Clements, A. D. (2018) ‘AssessingReligious Commitment and Satisfaction: TheReligious Surrender and AttendanceSatisfaction Scale’, Journal of Christiannursing?: a quarterly publication of NursesChristian Fellowship, 35(4), pp. 250–257. doi:10.1097/CNJ.0000000000000531.Daulay, N. (2020) ‘Koping Religius dan KesehatanMental Selama Pandemi Covid-19?: StudiLiteratur’, PSISULA: Prosiding BerkalaPsikologi, 2(November), pp. 349–358.Fahrezi, M. et al. (2020) ‘Peran Pekerja Sosial DalamMeningkatkan Kemampuan Coping StresMasyarakat’, Focus?: Jurnal Pekerjaan Sosial,3(1), p. 53. doi: 10.24198/focus.v3i1.28730.Fatmawati, F. and Ahmad, N. F. F. (2021) ‘KecemasanMasyarakat di Tengah Pandemi Covid-19’,Jurnal Keperawatan Profesional, 2(2), pp.56–61. doi: 10.36590/kepo.v2i2.173.Ganing, A. and Muslimin, I. (2020) ‘Studi Literatur:Pengetahuan sebagai Salah Satu Faktor UtamaPencegahan Penularan COVID-19’, JurnalKesehatan Manarang, 6(Khusus), p. 55. doi:10.33490/jkm.v6ikhusus.340.García-Fernández, L. et al. (2020) ‘Mental Health inElderly Spanish People in Times of COVID19 Outbreak’, American Journal of GeriatricPsychiatry, 28(10), pp. 1040–1045. doi:10.1016/j.jagp.2020.06.027.Habib, H. A., Hussain, S. and Habib, N. A. (2020)‘Religious Coping as a Predictor of PositiveAffect and Life Satisfaction during EpidemicConditions of COVID-19’, Sir Syed Journal ofEducation &amp;amp; Social Research, 3(3), pp. 42–48.doi: https://doi.org/10.36902/sjesr-vol3-iss3-2020(42-48).Herlena, B. and Seftiani, N. A. (2018) ‘KecerdasanSpiritual Sebagai Prediktor KesejahteraanSubjektif Pada Mahasiswa’, Jurnal PsikologiIntegratif, 6(1), p. 101. doi:10.14421/jpsi.v6i1.1473.Hurlock, E. B. (2018) Psikologi perkembangan: Suatupendekatan sepanjang rentang kehidupan.Jakarta: Erlangga.Kosalina, N. (2018) ‘Gambaran Kesejahteraan SubjektifLansia Yang Aktif Dalam Kegiatan Religius’,Psibernetika, 11(1), pp. 31–46. doi:10.30813/psibernetika.v11i1.1158.Kurniasih, E. P. (2020) ‘Dampak Pandemi Covid 19Terhadap Penurunan KesejahteraanMasyarakat Kota Pontianak’, ProsidingSeminar Akademik Tahunan Ilmu Ekonomidan Studi Pembangunan 2020, pp. 277–289.Maggi, G. et al. (2021) ‘Mental health status of Italianelderly subjects during and after quarantine forthe COVID-19 pandemic: a cross-sectionaland longitudinal study’, Psychogeriatrics,21(4), pp. 540–551. doi: 10.1111/psyg.12703.Mattis, J. S. et al. (2017) ‘What would I know aboutmercy? Faith and optimistic expectanciesamong African Americans’, Race and socialproblems. doi: 10.1007/s12552-016-91.Munawar, K. and Choudhry, F. R. (2021) ‘Exploringstress coping strategies of frontline emergencyhealth workers dealing Covid-19 in Pakistan:A qualitative inquiry’, American Journal ofInfection Control, 49(3), pp. 286–292. doi:10.1016/j.ajic.2020.06.214.Nikmanesh, Z. and Ansari, H. (2018) ‘Religious CopingStyles, General Health, and PsychologicalWell-Being Among Mothers of MentallyDisabled Children’, Iranian RehabilitationJournal, 16(1), pp. 3–10. doi:10.29252/nrip.irj.16.1.3.Olagoke, A. A., Olagoke, O. O. and Hughes, A. M.(2021) ‘Intention to Vaccinate Against theNovel 2019 Coronavirus Disease: The Role ofHealth Locus of Control and Religiosity’,Journal of Religion and Health, 60(1), pp. 65–80. doi: 10.1007/s10943-020-01090-9.Paende, E. (2019) ‘Pelayanan Terhadap Jemaat LanjutUsia Sebagai Pengembanggan PelayananKategorial’, Missio Ecclesiae, 8(2), pp. 93–115. doi: 10.52157/me.v8i2.99.Pardede, J. A., Rohana Sinaga, T. and Sinuhaji, N. (2021)‘Dukungan Keluarga Dengan Tingkat StresNarapidana’, Jurnal Kesehatan, 4(1), pp. 98–108. doi: 10.33368/woh.v0i0.376.Perry, A. G. and Potter, P. (2021) Fundamentals ofnursing. Elsevier Health Science.Rachmawati, A. and Nurhamida, Y. (2018) ‘DukunganSosial Teman Virtual Melalui MediaInstagram pada Remaja Akhir’, Jurnal ilmiahpsikologi terapan, 06(1), pp. 68–72.Rayani, D. and Purqoti, D. N. S. (2020) ‘Kecemasankeluarga lansia terhadap berita hoax di masapandemi Covid-19’, Jurnal realita.Roberto, A. et al. (2020) ‘Impact of spirituality onresilience and coping during the COVID-19crisis: A mixed-method approachinvestigating the impact on women ’, HealthCare for Women International, 41(11–12), pp.1313–1334.doi:10.1080/07399332.2020.1832097.Rohaniah, Y. and Rahmaini, R. (2021) ‘SosialisasiManajemen Keuangan Keluarga pada MasaPandemi Covid-19’, ABDI MOESTOPO:Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(01),pp. 45–49. doi: 10.32509/am.v4i1.1371.Rosyanti, L. and Hadi, I. (2020) ‘Dampak Psikologisdalam Memberikan Perawatan dan LayananKesehatan Pasien COVID-19 pada TenagaProfesional Kesehatan’, Health Information?:Jurnal Penelitian, 12(1), pp. 107–130. doi:10.36990/hijp.vi.191.Sadock, B. J. (2020) Buku Ajar Psikiatri Klinis Kaplan &amp;amp;Sadock Edisi 2. Jakarta: EGC.Shearer, A. et al. (2018) ‘Religion, Sexual Orientation,and Suicide Attempts Among a Sample ofSuicidal Adolescents’, Suicide and LifeThreatening Behavior, 48(4), pp. 431–437.doi: 10.1111/sltb.12372.Sheila L. Videbeck (2020) Psychiatric mental healthnursing (8th edition). Philadelphia,Pennsylvania, United States: LippincotWilliams &amp;amp; Wilkins.Shigemura, J. et al. (2020) ‘Public responses to the novel2019 coronavirus (2019-nCoV) in Japan:Mental health consequences and targetpopulations’, Psychiatry and ClinicalNeurosciences, 74(4), pp. 281–282. doi:10.1111/pcn.12988.Stuart, G. W. (2016) Prinsip dan Praktik KeperawatanKesehatan Jiwa. Elsevier.Uwa, L. F., Milwati, S. and Sulasmini (2019) ‘HubunganAntara Stres Dan Pola Makan DenganKejadian Gastritis Yang Terjadi Di PuskesmasDinoyo’, Nursing News, 4, pp. 237–247.Available at:https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/1543.Wardhani, L. P. K. and Panuntun, D. F. (2020)‘Pelayanan Pastoral Penghiburan Kedukaanbagi Keluarga Korban Meninggal CoronavirusDisease 2019 (COVID-19)’, KENOSIS:Jurnal Kajian Teologi, 6(1), pp. 43–63. doi:10.37196/kenosis.v6i1.98.Yang, X. et al. (2020) ‘Clinical course and outcomes ofcritically ill patients with SARS-CoV-2pneumonia in Wuhan, China: a single-centered, retrospective, observational study’,The Lancet Respiratory Medicine, 8(5), pp.475–481. doi: 10.1016/S2213-2600(20)30079-5.Yuansari Octaviana Kansil, M. M. W. (2021)‘Pendampingan Pastoral Kristiani BagiKeluarga yang Berduka Akibar KematianKarena Covid-19’, Poimen: Jurnal PastoralKonseling, 2 No.1(1), pp. 49–65.Yusuf, A. et al. (2017) Riset kualitatif dalamkeperawatan. Jakarta: Mitra Wacana Media.Zhou, F. et al. (2020) ‘Clinical course and risk factors formortality of adult inpatients with COVID-19in Wuhan, China: a retrospective cohortstudy’, The Lancet, 395(10229), pp. 1054–1062. doi: 10.1016/S0140-6736(20)30566-3.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/341</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.341</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 54-64</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/341/211</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Anindya Arum Cempaka, Maria Theresia Arie Lilyana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/343</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 290 TAHUN 2008 TENTANG PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN DALAM PENDOKUMENTASIAN INFORMED CONSENT</dc:title>
	<dc:creator>Deri Maulina Pasaribu, Sondang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran tentang pelaksanaan pendokumentasian informed consent padakasus bedah di UGD RSUD Dr. H.Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah “yuridis sosiologis dengan deskriptif analitis”. Responden yang digunakan adalah 3 orang antaralain dokter lama (PNS), dokter baru (Kontrak), dokter lama dan asisten bedah (PNS) dan Kepala Bagian PelayananMedik (PNS) dan observasi pada 18 responden dengan kasus bedah. Untuk pengambilan data dengan menggunakanwawancara dan observasi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290 tahun 2008 tentang persetujuantindakan kedokteran. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian informasi danpendokumentasian informed consent pada kasus bedah di UGD sudah sesuai dengan prosedur. Tetapi ada beberapafaktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan informed consent.Kata kunci : Dokumentasi, Informed consent, Kasus bedah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/343</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.343</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 76-84</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/343/213</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Sondang Deri Maulina Pasaribu</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/350</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA PERLIS WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANGKAHAN DURIAN KABUPATEN LANGKAT</dc:title>
	<dc:creator>Damanik, Rani Kawati</dc:creator>
	<dc:creator>Silitonga, Erwin</dc:creator>
	<dc:creator>Sidabukke, Ida Ria Royenti</dc:creator>
	<dc:creator>Perdana, Putri Delima</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting is a condition of failure to thrive in children under five years of age due to chronic malnutrition so that children are too short of height according to WHO 2005, ie Z-Score is less than -2SD. And exclusive breastfeeding is a condition where the baby only receives breast milk from the biological mother or breastfeeding mother, expressed breast milk and no other liquid or food. The purpose of this study was to analyze the relationship between exclusive breastfeeding and stunting in children under five. This type of research is an observational analytic with a retrospective research design conducted in Perlis Village, Tangkahan Durian Health Center Work Area, Langkat Regency. The population of this study were all mothers who had children under five as many as 364 toddlers. The sample in this study was 79 children under five with purposive sampling technique. This research was conducted in February-July 2019. Data collection was carried out by measuring the height of toddlers and filling out observation sheets. Bivariate analysis using the Shapiro Wilk test with a probability value (p) value of 0.05. The results of research conducted in Perlis Village, Tangkahan Durian Public Health Center, showed that 15 children who were given exclusive breastfeeding had stunting status (19.0%) and 27 (34.2%) children who were not given exclusive breastfeeding had stunting status. = 0.001 (p&amp;gt;0.05) from the statistical test results, thus there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers in Perlis Village, Tangkahan Durian Health Center Work Area, Langkat Regency. This study suggests that mothers be more active in breastfeeding their babies with the support of the role of puskesmas nurses to provide education about exclusive breastfeeding.
&amp;nbsp;Keywords: Exclusive Breastfeeding, Stunting Incidence, Toddler</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah lima tahun karena kekurangan gizi kronis sehingga anak-anak terlalu pendek dari tinggi badan menurut WHO 2005, yaitu Z-Score lebih kecil dari -2SD. Dan Asi Ekslusif adalah suatu keadaan bayi hanya menerima Asi dari ibu kandung atau ibu susu, Asi perah dan tidak ada cairan ataupun makanan lainnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jenis penelitian ini merupakan analitik observasional dengan desain penelitian retrospektif yang dilakukan di Desa Perlis Wilayah Kerja Puskesmas Tangkahan Durian Kabupaten Langkat. Populasi penelitian ini adalah seluruhibu yang memiliki anak balita sebanyak 364 balita. Sampel pada penelitian ini 79 balita dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Juli 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran tinggi badan balita dan mengisi lembar observasi. Analisa bivariat menggunakan uji Shapiro Wilk&amp;nbsp; dengan nilai probabilitas (p) value&amp;nbsp;0,05. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Perlis Wilayah Kerja Puskesmas Tangkahan Durian menunjukkan balita yang diberikan Asi Eksklusif berstatus stunting sebanyak 15 orang (19,0%) dan balita yang tidak diberi Asi Eksklusif berstatus stunting sebanyak 27 (34,2%) dengan diperoleh nilai p = 0,001 (p&amp;gt;0,05) dari hasil uji statistik, dengan demikian ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Desa Perlis Wilayah Kerja Puskesmas Tangkahan Durian Kabupaten Langkat. Penelitian ini menyarankan agar ibu lebih aktif dalam melakukan pemberian Asi pada bayi dengan didukung peran perawat puskesmas untuk memberikan edukasi mengenai Asi secara eksklusif.
Keywords: Pemberian Asi Eksklusif, Kejadian Stunting, Balita</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/350</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.350</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 150-156</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/350/225</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Rani Kawati Damanik, Erwin Silitonga, Ida Ria Royenti Sidabukk, Putri Delima Perdana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/351</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUNTING, PEMERIKSAAN KEHAMILAN DAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH IBU HAMIL DI INDONESIA: ANALISIS DATA RISKESDAS 2013</dc:title>
	<dc:creator>Fentiana, Nina</dc:creator>
	<dc:creator>Tambunan, Formaida</dc:creator>
	<dc:creator>Ginting, Daniel</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The stunting rate of children under the age of two in Indonesia increased by 3.8% from the year of 2016 to 2018. Stunting in children, besides having an impact on children&#039;s growth and development, also results in economic losses because physical growth failure reduces productivity. Cognitive failure causes decreased performance in school, so that increase health care costs. The purpose of the study was to determine the relationship between pregnancy check-ups and the consumption of blood-supplemented tablets (TTD) in pregnant women with stunting ? 90 tablets in Indonesia by analyzing the 2013’ Riskesdas data. The final analytical sample was 11,029 aged 0-2 years in all provinces in Indonesia. Statistical analysis was performed with chi-square at a significance level of 5%. Stunting children 0-23 months in Indonesia is 33.3%. Chi-square analysis showed that there was a relationship between standardized antenatal care and consumption of TTD in pregnant women 90 tablets with stunting in children aged 0-23 months (p&amp;lt;0.05). Mothers who do not carry out standardized pregnancy check-ups have a 1.03 times risk of having stunting children compared to mothers who carry out standardized antenatal care. Mothers who took TTD &amp;lt;90 tablets had a 1.05 times chance of having stunting children compared to mothers who took TTD 90 tablets.
Keywords: Antenatalcare, Children under two years; Stunting; consumption of iron tablets</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Angka stunting anak usia di bawah dua tahun di Indonesia meningkat sebesar 3,8% dari tahun 2016 hingga 2018. Stunting pada anak selain berdampak pada tumbuh kembang anak juga mengakibatkan kerugian ekonomi karena kegagalan pertumbuhan fisik menurunkan produktivitas. Kegagalan kognitif menyebabkan penurunan kinerja di sekolah sehingga meningkatkan biaya perawatan kesehatan. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pemeriksaan kehamilan dan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil ? 90 Tablet dengan stunting di Indonesia dengan menganalisis data Riskesdas 2013. Jumlah sampel analitik akhir 11.029 usia 0-2 tahun di seluruh provinsi di Indonesia. Analisis statistik dilakukan dengan chisquare pada tingkat signifikansi 5%. Stunting anak 0-23 bulan di Indonesia adalah 33,3%. Analisis chisquare menunjukkan ada hubungan pemeriksaan kehamilan sesuai standar dan konsumsi TTD pada ibu hamil ? 90 Tablet dengan stunting anak usia 0-23 bulan (p&amp;lt;0.05). Ibu yang tidak melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai standar berisiko 1,03 kali memiliki anak stunting dibanding ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai standar. Ibu yang mengonsumsi TTD &amp;lt;90 Tablet berpeluang 1,05 kali memiliki anak stunting dibanding ibu yang mengonsumsi TTD ? 90 Tablet.
Kata kunci: Antenatalcare, Bawah Dua Tahun, Stunting, Tablet Tambah Darah
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/351</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.351</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 133-138</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/351/223</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 nina fentiana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/352</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ALASAN IBU MEMILIH BIDAN SEBAGAI PENOLONG PERSALINAN DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI HIKMAWATI KABUPATEN BARITO KUALA</dc:title>
	<dc:creator>Mariyana, Mariyana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakHasil survei demografi dan kesehatan Indonesia tahun 2017 menunjukkan bahwa 91% kelahiran hidup ditolong oleh tenagakesehatan yang kompeten, yaitu 61% oleh bidan/perawat, 29% oleh dokter kandungan, dan 1% oleh dokter umum.Sedangkan, profil kesehatan Kabupaten Barito Kuala tahun 2020 menunjukkan bahwa cakupan pertolongan persalinanoleh tenaga kesehatan sebesar 87,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan ibu memilih Bidan sebagaipenolong persalinan di bidan praktik mandiri (BPM) Hikmawati, di Kabupaten Barito Kuala. Metode penelitian ini adalahdeskriptif, dengan menganalisis seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di wilayah kerja BPMHikmawati dari bulan Maret sampai bulan April 2022 dengan jumlah 30 ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan adalahtotal sampling. Sampel berjumlah 30 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukan alasan Ibu memilih Bidan sebagai penolongpersalinan dilandasi oleh faktor tingkat pendidikan perguruan tinggi (40%), bekerja (53,3%), gravida II (40%), bersikappositif terhadap petugas kesehatan yang memberikan pertolongan (100%). Bidan diharapkan dapat meningkatkanpengetahuan ibu hamil dengan menggunakan teknik belajar dengan bahasa yang komunikatif, mengikutsertakan keluargadalam kegiatan pembelajaran, menggunakan media leaflet-poster atau media sosial, sehingga bisa memotivasi ibu untukmemilih petugas kesehatan yang professional untuk membantu menangani masalah kesehatan.Kata kunci : Bidan, Gravida, Pendidikan, Pekerjaan, Penolong Persalinan, Sikap Ibu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/352</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.352</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 98-102</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/352/216</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Mariyana Mariyana</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/354</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI DALAM MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI YANG BEROBAT DI KLINIK PKU MUHAMMADIYAH DUKUN</dc:title>
	<dc:creator>Mansyur, Mohammad</dc:creator>
	<dc:creator>Suminar, Ervi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakHipertensi adalah penyakit degeneratif yang saat ini menjadi masalah serius dan sulit untuk dideteksi jika tidak dilakukanpemeriksaan secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor–faktor yang berhubungan dengan kepatuhanpasien hipertensi dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan pendekatanCrosssectional. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 58 responden dengan cara acidental sampling. Pengukurankepatuhan mengonsumsi obat dilakukan dengan menggunakan kuesioner MMAS (Modified Morisky Adherence Scale).Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendidikan dan dukugan keluarga yang paling menunjukkan hubungan dengannilai p velue 0,00. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jenis kelamin dan pekerjaan, tidak ada hubungannya dengankepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat antihipertensi. Sedangkan faktor yang paling dominan adalah tingkatpendidikan dan dukungan keluarga.Kata kunci : Hipertensi; Kepatuhan Minum Obat; MMAS</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/354</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.354</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 103-109</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/354/217</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Mohammad Mansyur, Ervi Suminar</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/355</identifier>
				<datestamp>2022-08-04T02:56:43Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA AKADEMI KEBIDANAN</dc:title>
	<dc:creator>Norlina, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakMasa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik,psikologis, maupun intelektual. Masalah kesehatan reproduksi pada remaja di Indonesia saat ini salah satunya adalahgangguan siklus menstruasi dengan prevalensi kejadian sebesar 13,7%. Laporan WHO pada tahun 2012menunjukkan bahwa prevalensi gangguan siklus menstruasi pada Wanita adalah sekitar 45%. Diketahui bahwaIndeks Massa Tubuh (IMT) berpengaruh terhadap kinerja hormon reproduksi sehingga dapat menyebabkangangguan siklus menstruasi. Deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional digunakan dalam penelitian ini.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan dan sampelpenelitian berjumlah 40 orang, diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkanmahasiswi memiliki siklus menstruasi yang normal yaitu sebanyak 14 orang (35%), sedangkan 8 orang (20%)memiliki siklus menstruasi yang tidak normal. Dua belas mahasiswi dengan obesitas mengalami siklus menstruasinormal sebanyak 8 orang (22,5%). Penelitian ini menunjukkan, ada hubungan IMT dengan Siklus Menstruasi padamahasiswa yang ditunjukkan dengan nilai ? value sebesar 0,029 &amp;lt; 0,05.Kata Kunci : Bidan, Indeks Massa Tubuh, Siklus Menstruasi, Mahasiswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/355</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i1.355</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 65-69</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/355/218</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Sri Norlina</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/356</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ISI BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK YANG DIBERIKAN MELALUI MEDIA GRUP WHATSAPP DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN SUNGAI LULUT</dc:title>
	<dc:creator>Rahmi, Aulia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakBerbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu di Indonesia. Salah satunyakebijakan pembentukan program kelas Ibu Hamil dengan memanfaatkan buku kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagaiwadah tambahan memberikan pendidikan kesehatan sebagai upaya promotif dan preventif. Namun, buku KIA tidakdimanfaatkan sebagai tujuan dari buku KIA tersebut, sedangkan untuk pelaksanaan kelas ibu hamil, penjadwalan danwaktu yang tersedia menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil. Penelitian inimenggunakan metode penelitian deskriptif dengan desain penelitian menggunakan one group pra-post test design.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di register Praktik Mandiri Bidan Sungai Lulutsebanyak 36 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pengetahuan responden sebelum diberikan materi adalah berpengetahuan cukup, dan setelahdiberikan materi melalui media grup whatsapp menjadi berpengetahuan baik, sedangkan sikap responden sebelumdiberikan materi yang terbanyak adalah mempunyai sikap sudah positif dan setelah diberikan materi yang terdapatpada buku KIA melalui media grup whatsapp meningkat 41,66% kuantitas bersikap positif.Kata kunci: Buku Kesehatan Ibu dan Anak, Pengetahuan, Sikap, Praktik Mandiri Bidan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/356</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.356</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 110-116</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/356/219</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Aulia Rahmi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/357</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENTINGNYA KUALITAS KOMUNIKASI PERAWAT DAN DOKTER SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT</dc:title>
	<dc:creator>Paramitha, Dewi Setya</dc:creator>
	<dc:creator>Kirana, Rita</dc:creator>
	<dc:creator>Akbar Muhaimin MPR, Andrey Rizky</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Praktik kolaborasi pelayanan kesehatan yang paling banyak terjadi di rumah sakit adalah antara perawat dan dokter. Hambatan yang membuat kolaborasi belum maksimal dikarenakan perawat kurangnya komunikasi antara kedua tim kesehatan tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas komunikasi perawat dan dokter dengan kepuasan pasien di rumah sakit. Metode penelitian menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel penelitian yaitu 77 pasien ruang rawat inap. Teknik sampling menggunakan Accidental Sampling. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan kualitas komunikasi perawat dan dokter kategori sangat baik 98,7%, kepuasan pasien kategori sangat puas 94,8% dan terdapat hubungan antara kualitas komunikasi perawat dan dokter dengan kepuasan pasien, nilai (p=0,000&amp;lt; ? 0,05) dengan koefesien korelasi 0,490 hubungan sedang. Hasil penelitian menunjukan paktik kolaborasi antara perawat dan dokter harus dipertahankan dan pendidikan interprofessional collaboration adalah strategi efektif untuk membangun kolaborasi sejak pendidikan kesehatan antara perawat dan dokter.
Kata Kunci: dokter, komunikasi, perawat, kepuasan pasien</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">The collaboration practice in health services most often in hospitals is hospital team between nurses and doctors. Barriers that make collaboration not maximized due to lack of communication between them. The purpose of this study was to determine the relationship between the communication quality of nurses and doctors with patient satisfaction. The research method used a quantitative analytic design with a Cross Sectional approach. The number of research samples is 77 patients in the inpatient ward. The sampling technique used Accidental Sampling. Data analysis used Spearman Rank statistical test. The results showed that the communication quality of nurses and doctors in the very good category was 98.7%, patient satisfaction was in the very satisfied category 94.8% and there was a relationship between the communication quality of nurses and doctors with patient satisfaction, the value (p = 0.000 &amp;lt; 0.05) with correlation coefficient 0.490 moderate relationship. The results show that collaborative practice between nurses and doctors must be maintained and interprofessional collaboration education is an effective strategy to build collaboration since health education between nurses and doctors.
Keywords: doctors, communication, nurses, patient satisfaction</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/357</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.357</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 188-194</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/357/232</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Dewi Setya Paramitha, Rita Kirana, Andrey Rizky Akbar Muhaimin MPR</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/358</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGALAMAN EMOSIONAL MENJADI CAREGIVER ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Anggraini, Sapariah</dc:creator>
	<dc:creator>Lanawati, Lanawati</dc:creator>
	<dc:creator>Berek, Annastasia Hoar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang : Menjadi caregiver bagi anak berkebutuhan khusus bukanlah peran yang mudah. Tugas dan tanggung jawab Caregiver&amp;nbsp;dapat menjadi beban yang berpotensi menimbulkan banyak masalah emosional dan mempengaruhi kesejahteraan psikologis caregiver.&amp;nbsp;Kondisi mental emosional caregiver yang buruk dapat mempengaruhi pelayanan dan asuhan yang diberikannya kepada ABK. Sehingga, pengalaman caregiver dalam memaknai pengalaman hidupnya menjadi pengasuh profesional bagi anak-anak &amp;nbsp;ABK menjadi penting untuk dieksplorasi.
Tujuan Penelitian : Mengeksplorasi makna pengalaman caregiver&amp;nbsp;Panti Asuhan Bhakti Luhur Banjarmasin dalam merawat ABK.
Metode : Penelitian ini mengunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi interpretatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik indept interview&amp;nbsp;dengan bantuan daftar pertanyaan yang sudah disusun peneliti. Analisis data dilakukan menggunakan teknik 7-steps of IPA. Partisipan berjumlah 5 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling.
Hasil : Penelitian ini menghasilkan 4 tema utama yaitu; (1) Realitas pekerjaan tidak sesuai teori, (2) Kondisi pencetus emosional, (3) Tujuan kerja tidak tercapai (4) Beban psikologis emosional caregiver&amp;nbsp;
Kesimpulan : Pengalaman caregiver yang terlibat dalam penelitian ini &amp;nbsp;memaknai pengalamannya bahwa menjadi caregiver bagi ABK bukan suatu pekerjaan yang mudah. Tugas utama dan tambahan yang diberikan sering membuat caregiver&amp;nbsp;merasa kelelahan, kejenuhan dan marah. Tugas dan beban yang tinggi inilah yang sering membawa stres dari tanggung jawabnya sebagai caregiver.
Kata Kunci :&amp;nbsp;ABK, Caregiver, Pengalaman&amp;nbsp;Emosional</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/358</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.358</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 169-177</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/358/229</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Sapariah Anggraini, Lanawati Lanawati, Annastasia Hoar Berek</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/359</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG TRIASE EMERGENCY SEVERITY INDEX (ESI) DI UGD RSUD HADJI BOEJASIN PELAIHARI (The Level of Nurses Knowledge about Triase Emergency Severity Index (ESI) at Emergency Room RSUD Hadji Boejasin Pelaihari)</dc:title>
	<dc:creator>Trifianingsih, Dyah</dc:creator>
	<dc:creator>Er Unja, Ermeisi</dc:creator>
	<dc:creator>Agiarti, Agiarti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakPelayanan tindakan di Unit gawat Darurat (UGD) harus diupayakan seoptimal mungkin dan dengan cepat-tepat dneganmenerapkan triase. Emergency Severity Index (ESI) merupakan salah satu instrument triase yang menggunakan 5 leveltingkat prioritas penanganan pasien. Ketidakakuratan triase dapat mengakibatkan hasil klinis yang jelek bagi pasien,memanjangnya waktu pasien untuk mendapatkan perawatan, ketidakefisienan pada penggunaan sumber daya dan fasilitas,dan bahkan meningkatkan angka mortalitas dan morbiditas pasien. Dalam melakukan pemilahan triase, hal yang sangatdiperlukan adalah pengetahuan dan keterampilan perawat untuk mengambil keputusan klinis agar dalam menangani pasien,bisa lebih optimal dan terarah. Pengetahuan menjadi faktor utama dalam mendukung pengambilan keputusan prioritastriase pasien. Selain itu, diperlukan juga pola pikir kritis yang diperoleh dengan bekal pengetahuan, pelatihan sertapengalaman. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gambaran kemampuan pengetahuan perawat tentang triase ESI.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan sampel yang diteliti adalah seluruh perawat di UGDRSUD Hadji Boejasin Pelaihari berjumlah 25 responden, yang diambil dengan tekhnik total sampling. Pengambilan datamenggunakan kuesioner, dan data dianalisis dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkanmayoritas sebanyak 72% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang triase ESI. Terjaminnya pelaksanaan triaseyang optimal berfokus pada keselamatan pasien, diikuti dengan penyebaran informasi, sosialisasi, pelaksanaan seminarataupun pelatihan triase kepada perawat gawat darurat sangatlah diperlukan sebagai bentuk tindak lanjut.Kata kunci: emergency severity indeks (ESI), pengetahuan, triase.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/359</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.359</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 122-127</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/359/222</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Dyah Trifianingsih, Ermeisi Er Unja, Agiarti Agiarti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/364</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU LANSIA TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI DESA PAGERAJI</dc:title>
	<dc:creator>Ayuningsih, Desi</dc:creator>
	<dc:creator>Ulfah, Mariah</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Wasis Eko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">


Pageraji Village is recorded as having the largest population in Cilongok District, Banyumas Regency. This village also has the largest number of elderly people who have not utilized the Posyandu. The purpose of this study was to identify the factors that influence the behavior of the elderly toward the utilization of the Posyandu. A total of 91 respondents were selected using an accidental sampling technique. Data collection was carried out using the Health Belief Model (HBM) questionnaire. The data collected was then analyzed using univariate and bivariate statistics. This study shows that there is a moderate relationship between 44 respondents&#039; (48.4%) perceived vulnerability to posyandu (48.4%) p value = 0.05 towards the use of the Posyandu, moderate perceived benefits of 53 respondents (58.2%) p value &amp;lt;0.05 on the utilization of the Posyandu, and the perceived barriers were moderate, namely 43 respondents (58.2%). The value of p value &amp;lt;0.05 on the utilization of the Posyandu. This study concludes that there was a relationship between vulnerability factors, perceived benefits, and obstacles to the use of the elderly Posyandu. 
Keywords: Elderly behavior, Posyandu utilization, Posyandu, Elderly 


</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">


Desa Pageraji tercatat memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Desa ini juga memiliki jumlah lansia terbanyak yang belum memanfaatkan posyandu lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku lansia terhadap pemanfaatan posyandu lansia. Sebanyak 91 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Health Belief Model (HBM). Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara univariate dan bivariate. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kerentanan dengan yang dirasakan dengan tingkat sedang sebanyak 44 responden (48,4%) p value=0,05 terhadap pemanfaatan posyandu lansia, manfaat yang dirasakan dengan tingkat sedang yaitu sebanyak 53 responden (58,2%) p value&amp;lt;0,05 terhadap pemanfaatan posyandu lansia, dan hambatan yang dirasakan tingkat sedang yaitu sebanyak 43 responden (58,2%). Nilai p value&amp;lt;0,05 terhadap pemanfaatan posyandu lansia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara faktor kerentanan, manfaat dan hambatan yang dirasakan terhadap pemanfaatan posyandu lansia. 
Kata kunci : Perilaku lansia, Pemanfaatan posyandu, Posyandu, Lansia 


</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-04-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/364</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.364</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 52-57</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/364/247</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Desi Ayuningsih, Mariah Ulfah, Wasis Eko Kurniawan</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/365</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RUTINITAS KUNJUNGAN ULANG IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA MASA PANDEMI COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>Suprapti, Suprapti</dc:creator>
	<dc:creator>Handajani, Diani Octaviyanti</dc:creator>
	<dc:creator>Rokani, Rokani</dc:creator>
	<dc:creator>Sari, Novita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakAngka kematian ibu (ANC) merupakan indikator penting untuk mengukur derajat serta melihat keberhasilan kesehatan ibudalam pemberian pelayanan kesehatan oleh petugas kesehatan, baik dari sisi aksesibilitas maupun dari sisi kualitas. Ibuyang melakukan kunjungan ulang akan terhindar dari bahaya selama kehamilan, yang mengakibatkan kematian. Pasalnya,saat ini ibu takut untuk melakukan kunjungan ulang dikarenakan adanya penyebaran infeksi Covid–19. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui tentang faktor–faktor yang berhubungan dengan rutinitas kunjungan ulang ibu hamil dalampemeriksaan antenatal care di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian correlational research, denganpopulasi 30 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Bidan Praktik Mandiri Suprapti, SST., M.Kes. Variabelpenelitian mencakup faktor-faktor yang berhubungan dengan rutinitas kunjungan ulang dan beberapa faktor internal daneksternal. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu baik sebesar 16 responden (53.3%), tingkat pendidikan ibutinggi 19 responden (63.3%), sikap ibu baik yaitu 15 responden (50%), dukungan keluarga lemah 16 responden (53.3%),ibu yang menerima pendidikan kesehatan / penyuluhan kesehatan tentang ANC adalah 24 ibu (80%). Faktor pengetahuan,tingkat pendidikan, sikap ibu, dukungan keluarga, dan penyuluhan kesehatan berhubungan dengan rutinitas kunjunganulang ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan ANC pada masa pandemi Covid-19.Kata Kunci : ANC, Covid-19, Ibu Hamil, Kunjungan Ulang</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/365</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.365</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 157-162</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/365/226</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Suprapti Suprapti, Diani Octaviyanti Handajani, Rokani Rokani, Novita Sari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/366</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SUNGAI BILU</dc:title>
	<dc:creator>Warjiman, Warjiman</dc:creator>
	<dc:creator>Berniati, Berniati</dc:creator>
	<dc:creator>Er Unja, Ermeisi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakDinas Kesehatan Kota Banjarmasin pada tahun 2018 melaporkan Puskesmas Sungai Bilu Banjarmasin menjadi wilayahyang paling banyak penderita Tuberkuloasis paru (TB Paru) berdasarkan Case Detection Rate (CDR) yaitu sebanyak93,4%. Penyebab utamanya adalah pengobatan TB paru yang tidak tuntas. Salah satu faktor yang berpengaruh padapengobatan pasien TB Paru adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungankeluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien TB paru di Puskesmas Sungai Bilu. Rancangan yang digunakan adalahstudy corelational dengan analisa data menggunakan uji Spearman. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB paruyang melakukan pengobatan di Puskesmas Sungai Bilu yang diambil dengan total sampling sebanyak 32 orang. Alat ukuryang digunakan dalam pengumpulan data kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner Moriscky Medication AdherenceScale (MMAS-8). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh responden mendapatkan kategori dukungankeluarga yang kurang yakni 30 orang atau 93,8% dan mendapatkan kategori kepatuhan rendah yakni 28 orang atau 87,5%.Hasil analisis bivariat spearman menunjukkan hasil sebesar 0,000 &amp;lt; ? (0,05) dan nilai korelasi 0,767 yang artinya terdapathubungan atau korelasi positif yang sangat kuat antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien.Penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga terhadap pasien TB paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas SungaiBilu masih rendah.Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Tuberkulosis Paru</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/366</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.366</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 163-168</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/366/227</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Warjiman Warjiman, Berniati Berniati, Ermeisi Er Unja</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/367</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">THE RELATIONSHIP BETWEEN SEDENTARY LIFESTYLE AND BLOOD GLUCOSE LEVELS IN NURSING STUDENTS</dc:title>
	<dc:creator>Chriswinda Bura Mare, Agustina</dc:creator>
	<dc:creator>Prasetiani, Abigael Grace</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakGaya hidup sedentari biasa dikenal dengan malas gerak memiliki dampak yang sangat serius bagi kesehatan. Salah satupenyakit yang dapat diakibatkan dari gaya hidup sedentari adalah diabetes mellitus yang ditandai dengan tinggi kadar guladarah. Mahasiswa Keperawatan menghabiskan sebagian besar aktivitas dan waktunya dengan duduk ataupun berbaring.Tujuan penelitian adalah mencari hubungan antara gaya hidup sedentari dengan kadar gula darah mahasiswa keperawatan.Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah subjek adalah 100. Gaya hidup sedentari diukur dengan TheAdolescent Sedentary Activity Questioner. Gula darah diukur dengan alat glucometer. Analisis data menggunakan ujikorelasi Pearson. Hasil analisis yaitu p = 0,002 (p&amp;lt;0,05) yang menunjukkan bahwa korelasi antara gaya hidup sedentaridan gula darah mahasiswa keperawatan bermakna. Semakin tinggi gaya hidup sedentari maka semakin tinggi nilai guladarah mahasiswa keperawatan. Mengurangi perilaku sedentari dan meningkatkan aktivitas fisik dapat mengurangi risikopenyakit tidak menular khususnya diabetes mellitus.Kata Kunci: gaya hidup sedentari, gula darah, mahasiswa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/367</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.367</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 128-132</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/367/228</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Agustina Chriswinda Bura Mare, Abigael Grace Prasetiani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/369</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAMILY SUPPORT ON BLOOD SUGAR CONTROL COMPLIANCE WITH DIABETES MELLITUS PATIENTS DURING THE COVID-19 PANDEMIC</dc:title>
	<dc:creator>Olviani, Yurida</dc:creator>
	<dc:creator>Novita, Dellya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakDiabetes tidak hanya menyebabkan kematian premature di seluruh dunia. Penyakit ini juga menjadi penyebab utamakebutaan, penyakit jantung dan gagal ginjal. Data terbaru yang dipublikasikan dalam IDF Diabetes Atlas edisi ke-9 tahun2019 menunjukkan bahwa 463 juta orang dewasa (20-79 tahun) saat ini hidup dengan diabetes. Covid-19 yang menjadipandemi global sejak ditetapkan oleh WHO pada awal maret 2020 telah memberikan dampak yang besar bagi negara diseluruh dunia. Dukungan keluarga berperan penting dalam memotivasi penderita Diabetes mellitus dalam melakukanterapi dan pengobatan. Dimasa pandemi covid-19 diharapkan dukungan keluarga masih tetap baik untuk mempertahankankualitas hidup penderita Diabetes Mellitus. Desain penelitian yang digunakan adalah desain analitik korelasi yang dimanamenggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 126 dan sampel 96 responden yang dilakukan selama bulanJuni 2021. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan dukungan keluargadengan kepatuhan kontrol gula darah penderita diabetes mellitus dimasa pandemi covid-19, hasil dibuktikan dengan ujistatistik chi square didapatkan nilai p value= 0.000. Sehingga, disimpulkan ada hubungan antara dukungan keluargadengan kepatuhan kontrol gula darah penderita diabetes mellitus dimasa pandemi covid, tetapi kedua variabelmenunjukkan arah yang berbeda.Kata kunci: Diabetes Mellitus, pandemic COVID-19, dukungan keluarga, kontrol gula darah, kepatuhan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/369</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.369</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 178-183</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/369/230</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Yurida Olviani, Dellya Novita</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/373</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Karakteristik Lansia Terhadap Tingkat Literasi Kesehatan Pasien Hipertensi di Puskesmas Sumbang 1 Kabupaten Banyumas</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Dwi Rizki Ramadina</dc:creator>
	<dc:creator>Susanti, Indri Heri</dc:creator>
	<dc:creator>Yanti, Linda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Low health literacy has the impact of having difficulty in understanding the procedures or health services that must be carried out. The purpose of this study was to determine the effect of elderly characteristics on the level of health literacy of hypertensive patients at Puskesmas Sumbang 1, Banyumas Regency. This type of research was using quantitative research with Chi-Square data analysis. The approach used in this study was a cross-sectional approach.&amp;nbsp; The sampling method used a total sampling of 51 elderly people with hypertension. Data were collected by filling out the Health Literacy Scale European Union 16 Question (HLS-EU-Q16) questionnaire. The results showed that there was an influence of elderly characteristics on the level of health literacy consisting of age and gender so that the level of health literacy of the elderly at Puskesmas Sumbang 1 Banyumas Regency was in the adequate category</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Literasi kesehatan yang rendah memiliki dampak akan mengalami kesulitan dalam memahami prosedur atau pelayanan kesehatan yang harus dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karakteristik lansia terhadap tingkat literasi kesehatan pasien hipertensi di Puskesmas Sumbang 1 Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan analisis data Chi-Square. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross-sectional.&amp;nbsp; Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 51 lansia dengan hipertensi. Data dikumpulkan dengan mengisi kuesioner Health Literacy Scale European Union 16 Question (HLS-EU-Q16). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh karakteristik lansia terhadap tingkat literasi kesehatan yang terdiri dari usia dan jenis kelamin, sehingga tingkat literasi kesehatan lansia di Puskesmas Sumbang 1 Kabupaten Banyumas berada pada kategori adekuat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/373</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.373</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 158-165</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/373/264</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Dwi Rizki Ramadina Putri, Indri Heri Susanti, Linda Yanti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/376</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pengaruh Terapi Musik Gamelan Langgam Jawa Terhadap Tingkat Stres pada Lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran Kabupaten Banyumas</dc:title>
	<dc:creator>Meliyana, Asri</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Wasis Eko</dc:creator>
	<dc:creator>Yanti, Linda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stress is the body&#039;s non-specific response to any load demand. Javanese style music therapy is designed to provide a detailed introduction to the client&#039;s situation and problem, a type of traditional Indonesian music that looks similar to keroncong. The purpose of this study was to determine the effect of Javanese gamelan music therapy on stress levels in the elderly. This type of research uses quantitative research with Pre-experiment method, type one group pretest-posttest design. The population in this study amounted to 90 people, all at the Sudagaran Elderly Social Service Institution. This research method uses simple random sampling as many as 20 respondents based on the Slovin formula. The results of the Wilcoxon signed rank test showed that the p-value was 0.000 &amp;lt;0.05 which indicated the influence of stress levels on the elderly before and after Javanese gamelan music therapy was performed at the Sudagaran Elderly Social Service Institution, Banyumas Regency. Javanese gamelan music therapy is effective in reducing stress levels in the elderly in nursing homes.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Stres adalah respon non-spesifik tubuh terhadap setiap permintaan beban. Terapi musik langgam jawa dirancang untuk memberikan pengenalan rinci tentang situasi&amp;nbsp; dan maslah klien, jenis musik tradisional Indonesia yang bentuknya mirip dengan keroncong. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musik gamelan langgam jawa terhadap tingkat stres pada lansia. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode Pre-experiment tipe one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 90 orang, semua di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran. Metode penelitian ini menggunakan simple random sampling sebanyak 20 responden berdasarkan rumus slovin. Hasil uji wilcoxon signed rank test menunjukan bahwa p-value sebesar 0.000 &amp;lt; 0.05 yang menunjukan adanya pengaruh tingkat stres pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan terapi musik gamelan langgam jawa di Panti pelayanan sosial lanjut usia Sudagaran Kabupaten Banyumas. Terapi musik gamelan langgam jawa efektif sebagai pengurangan tingkat stres pada lansia di panti.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/376</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.376</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 138-142</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/376/261</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Asri Meliyana, Wasis Eko Kurniawan, Linda Yanti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/379</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR-FAKTOR YANG MENGGAMBARKAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PIL OLEH AKSEPSOR DI PUSKESMAS BARIMBA KECAMATAN KAPUAS HILIR KABUPATEN KAPUAS</dc:title>
	<dc:creator>Purnama Sari, Dian</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;
Usaha pemerintah Indonesia dalam menghadapi laju pertumbuhan penduduk, salah satunya adalah dengan melaksanakan program Keluarga Berencana (KB). Salah satu bagian dari program KB adalah penggunaan kontrasepsi efektif, yaitu kontrasepsi pil. Pada salah satu puskesmas di Kecamatan Kapuas Hilir, jumlah akseptor KB pil pada bulan April 2022 adalah 120 akseptor (47,0%), suntik 103 akseptor (40,3%), kondom 2 akseptor (0,78%), IUD 4 akseptor (1,56%), dan implant 26 akseptor (10,19%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor pemilihan metode kontrasepsi pil oleh aksepsor berdasarkan umur, pengetahuan, pendidikan, ekonomi dan jenis kontrasepsi pil. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan jumlah populasi sebanyak 92 akseptor. Teknik sampling dilakukan secara purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuisioner dengan pertanyaan tertutup yang dikembangkan sendiri oleh peneliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan memilih kontrasepsi pil masih kurang baik, tapi masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menggali alasan dibalik kurangnya pengetahuan ini.
&amp;nbsp;
Kata Kunci : Kontrasepsi Pil, Aksepsor KB, Keluarga Berencana, Pengendalian Jumlah Penduduk</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-09-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/379</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.379</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 184-187</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/379/231</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Dian Purnama Sari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/380</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT KECEMASAN LANSIA DI WILAYAH RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR DESA KEMUNING KECAMATAN NGARGOYOSO</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">TINGKAT KECEMASAN LANSIA DI WILAYAH RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR DESA KEMUNING KECAMATAN NGARGOYOSO</dc:title>
	<dc:creator>Arta, Kurnia Suci</dc:creator>
	<dc:creator>Prajayanti, Eska Dwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia is prone to natural disasters because of its geographical and geological location. Regional Agency for Disaster&amp;nbsp;Management (BPBD) of Karanganyar Regency considered that the most frequent natural disasters are landslides with 250 cases, cyclones with 231 cases, and fires with 44 cases. Furthermore, post-disaster victims have psychological reactions, such as mild or moderate mental disorders, which refer to PTSD, and severe disorders like psychosis, depression, and severe anxiety. This study aims to describe the anxiety level of the elderly in the landslide-prone area of Kemuning Village, Ngargoyoso District. The type of research was descriptive with a simple analysis. This study&#039;s population was elderly in Kemuning Village, Ngargoyoso District. Meanwhile, the sampling technique used purposive sampling technique. In addition, the level of anxiety in the elderly was measured by the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire. The result of the study is no anxiety (19.7%), mild anxiety (41%), moderate anxiety (26.5%), and severe anxiety (12.8%). Thus, most of the elderly in landslide-prone areas experience mild anxiety.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Indonesia menjadi wilayah rawan terkena ancaman bencana alam karena letak geografis dan geologi. BPBD Kabupaten Karanganyar mencatat bencana alam yang paling banyak terjadi adalah tanah longsor 250 kasus, angin ribut 231 kasus, dan kebakaran 44 kasus. Korban pasca bencana memiliki reaksi psikologis seperti gangguan mental ringan atau sedang yang merujuk pada PTSD dan gangguan berat yang berupa psikosis, depresi, dan kecemasan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan lansia di wilayah rawan tanah longsor Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso. Jenis penelitian ini adalah deksirptif dengan analisa sederhana. Populasi pada penelitian ini yaitu lansia Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan lansia diukur dengan kuisioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ada kecemasan (19,7%), kecemasan ringan (41%), kecemasan sedang (26,5%), kecemasan berat (12,8%). Dapat disimpulkan jika sebagian besar lansia di wilayah rawan tanah longsor mengalami kecemasan ringan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/380</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.380</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 84-89</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/380/252</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Kurnia Suci Arta, Eska Dwi Prajayanti</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/399</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH PIJAT OKSITOSIN MENGGUNAKAN ESSENTIAL OIL LAVENDER TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA KEMIRI</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Lulu Nabillah</dc:creator>
	<dc:creator>Nurrohmah, Anjar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">According to WHO, the prevalence of decreased milk production in postpartum women is 35.6% of women in the world. One effort that can be done to increase milk production is by oxytocin massage using lavender essential oil. This study aims to determine the production of breast milk using lavender essential oil in postpartum mothers in Kemiri Kebak Kramat Village. This type of research was a quantitative with a pre-experiment design and one group pre-test post-test design. Researchers used accidental sampling technique with a sample of 20 respondents. The research instrument used a breast milk production questionnaire. Data analysis used the Wilcoxon test. The results showed the significance value of oxytocin massage using lavender essential oil on breast milk production in postpartum mothers with a p value of 0.000 &amp;lt;0.05. This study shows that there is a significant effect of oxytocin massage using lavender essential oil on milk production in postpartum mothers in Kemiri Kebak Kramat Village.
Keywords: Breast milk production, oxytocin massage, lavender essential oil, postpartum mother</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Prevalensi penurunan produksi ASI pada ibu nifas menurut WHO adalah sebesar 35,6 % perempuan di dunia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pijat oksitosin menggunakan essential oil lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi ASI menggunakan essential oil lavender pada ibu nifas di Desa Kemiri Kebak Kramat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pre-experiment design dan rancangan one group pre test-post test design. Peneliti menggunakan teknik sampling insidental dengan pengambilan sampel sebanyak 20 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner produksi ASI. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi pada pijat oksitosin menggunakan essential oil lavender terhadap produksi ASI pada ibu nifas dengan hasil pvalue 0,000&amp;lt; 0,05. Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dari pijat oksitosin menggunakan essential oil lavender terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Desa Kemiri Kebak Kramat.
Kata Kunci : Ibu nifas; Essential oil lavender, Pijat oksitosin, Produksi ASI</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/399</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.399</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 8-12</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/399/240</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Lulu Nabillah Pratiwi, Anjar Nurrohmah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/400</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP KELUARGA DALAM PERTOLONGAN PERTAMA KEGAWATDARURATAN DI DESA SUNGAI ALAT KECAMATAN ASTAMBUL</dc:title>
	<dc:creator>Maria, Insana</dc:creator>
	<dc:creator>Wardhani, Annalia</dc:creator>
	<dc:creator>Rusdi, Rusdi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
Pengetahuan dan Sikap merupakan bentuk aplikasi dari pemahaman dan kesediaan untuk bertindak, upaya peningkatan&amp;nbsp; pemahaman&amp;nbsp; keluarga pada kasus kegawatdaruratan dirumah dengan pertolongan pertama kegawatdaruratan keluarga sebagai ujung tombak kesuksesan perawatan selanjutnya sebagai fokus informasi yang&amp;nbsp; harus diberikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap keluarga dalam pertolongan pertama kegawatdaruratan di Desa Sungai Alat Kecamatan Astambul. Desain Penelitian bersifat analitik korelasional pendekatan Cross Sectional, jumlah responden sebanyak 375 orang, teknik sampling menggunakan consecutive sampling, instrumen yang digunakan kuesiner secara teknis pengumpulan data secara langsung dengan protokol kesehatan dan menggunakan kuesioner google from. Uji yang digunakan uji Spearman Rho diperoleh nilai spearman P =0.291 yang berarti nilai lebih kecil dari p &amp;lt; 0,05 yang berarti H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara hubungan pengetahuan dan sikap keluarga dalam pertolongan pertama kegawatdaruratan di desa Sungai Alat Kecamatan Astambul. &amp;nbsp;Keluarga diharapkan memiliki Pengetahuan yang baik dalam menolong anggota keluarga dan sikap cepat dan tepat dalam melaksanakan pertolongan pertama pada anggota keluarga yang mengalami kasus-kasus kegawatdaruratan.
Kata Kunci: Keluarga, Kegawatdaruratan, Pengetahuan, Sikap</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/400</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.400</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 195-199</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/400/233</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Insana Maria, Annalia Wardhani, Rusdi Rusdi</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/404</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN BURNOUT DENGAN PERILAKU CARING PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PALANG BIRU GOMBONG</dc:title>
	<dc:creator>Kaunang, Natasha Rachel Oeyanda</dc:creator>
	<dc:creator>Heri Susanti, Indri</dc:creator>
	<dc:creator>Sumarni, Tri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;Caring is a holistic care action to support the patient&#039;s recovery. Caring can be influenced by physical factors (workload) and psychological factors (burnout). The purpose was to determine whether there is an influence between workload and burnout on caring. This research used a quantitative method with a cross sectional approach involving 45 nurses and 45 patients. The instruments in this research were caring behavior inventory 24-item, workload questionnaire, and maslach burnout inventory. Analysis of the data in this study used the Spearman rank test. Caring analysis showed 51.1% of nurses were caring with a high workload of 68.9% and 48.9% of nurses felt burnout. The results of Spearman&#039;s rho analysis results showed that there is a significant relationship between workload and caring behavior, p value = 0.007 and cc -0.399. Between burnout and caring behavior, p value = 0.001 and cc -0.466.. It is recommended for hospitals, especially the management team, to pay more attention to the workload and make sharing sessions between nurses and simulation of caring to incresed services.
Keywords: caring behavior, workload, burnout</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Perilaku caring adalah tindakan keperawatan yang holistik mendukung pemulihan pasien. Caring pada perawat dipengaruhi oleh faktor fisik (beban kerja) dan faktor psikologi (burnout). Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara beban kerja dan burnout dengan perilaku caring di ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional melibatkan 45 perawat dan 45 pasien. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner caring behavior inventory 24-item, kuesioner beban kerja, dan kuesioner maslach burnout inventory. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Analisis data menunjukkan 51,1% perawat berperilaku caring sedang, beban kerja tinggi sebesar 68,9% dan 48,9% merasakan burnout sedang. Hasil analisis spearman’s rho menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara beban kerja dengan perilaku caring nilai p=0,007 dan cc -0,399. Antara burnout dengan perilaku caring nilai p=0,001 dan cc -0,466. Disarankan untuk rumah sakit khususnya tim manajemen supaya lebih memperhatikan beban kerja perawat dan mengadakan sesi sharing antar perawat juga simulasi caring untuk meningkatkan pelayanan.
Kata kunci &amp;nbsp;: perilaku caring, beban kerja, burnout</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-04-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/404</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.404</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 46-51</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/404/246</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Natasha Rachel Oeyanda Kaunang, Indri Heri Susanti, Tri Sumarni</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/406</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:18Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Studi Kasus: Pengaruh Pemberian Kompres Hangat terhadap Skor Barthel Index Lansia dengan Gangguan Rasa Nyaman</dc:title>
	<dc:creator>Anggeriyane, Esme</dc:creator>
	<dc:creator>Arsilia, Ridha</dc:creator>
	<dc:creator>Zulfah, Nur Khairina</dc:creator>
	<dc:creator>Amilin, Nurul Assyifa Ridha</dc:creator>
	<dc:creator>Ananda, Sintia</dc:creator>
	<dc:creator>Syamsodinor, Syamsodinor</dc:creator>
	<dc:creator>Patmisari, Bela</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Lansia merupakan tahap akhir dari periode kehidupan. Namun, pada tahap tersebut lansia mengalami penurunan status kesehatan seperti keluhan gangguan rasa nyaman. Gangguan rasa nyaman tidak hanya terjadi pada tulang dan sendi. Masalah di lambung pun akan dirasakan kurang nyaman sehingga dinilai sebagai gambaran rasa nyaman. Cara yang bisa dilakukan dalam penanganan gangguan rasa nyaman yang dialami oleh lansia dengan memberikan terapi modalitas berupa kompres hangat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan terapi kompres hangat untuk mengatasi gangguan rasa nyaman lansia yang mempengaruhi skor Barthel Index. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada Ny. S. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Intervensi keperawatan yang dilakukan dengan memberikan terapi kompres hangat pada area nyeri selama 15-30 menit. Setelah dilakukan kompres hangat selama 3 hari didapatkan adanya penurunan nyeri menjadi skala 4 dan peningkatan skor Barthel Index menjadi 85. Pemberian terapi kompres hangat berpengaruh terhadap peningkatan skor Barthel Index lansia dengan gangguan rasa nyaman. Pelaksanaan kompres hangat dapat dilakukan lansia secara mandiri untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan rasa nyaman.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2024-01-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/406</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v9i1.406</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 1-6</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/406/276</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Esme Anggeriyane, Ridha Arsilia, Nur Khairina Zulfah, Nurul Assyifa Ridha Amilin, Sintia Ananda, Syamsodinor Syamsodinor, Bela Patmisari</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/411</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN FAKTOR USIA DENGAN ANGKA KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) VAKSINASI COVID-19 DI SD NEGERI 2 KUBUTAMBAHAN</dc:title>
	<dc:creator>Purnama Sari, Komang Sintia</dc:creator>
	<dc:creator>Martini, Made</dc:creator>
	<dc:creator>Raningsih, Made</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">ABSTRAK
Pandemi Covid-19 muncul di penghujung tahun 2019, hal tersebut &amp;nbsp;mampu menimbulkan kekhawatiran global oleh karena adanya peningkatan angka terinfeksi Covid-19 yang mendorong pemerintah memberlakukan kebijakan wajib vaksin. Kabupaten Buleleng masuk dalam peringkat 8 capaian vaksin sebanyak 87,51% dari 9 kabupaten yang ada di Bali. Proses vaksinasi akan menimbulkan reaksi yang disebut dengan KIPI. Reaksi ini kerap muncul karena dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah usia. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor usia dengan angka kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksinasi covid-19 di SD Negeri 2 Kubutambahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik secara deskriptif dengan menggunakan rancangan Cross sectional. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan KIPI adalah faktor usia dengan kejadian ikutan pasca imunisasi pada tahap 1 dengan hasil p-value = 0,002.
Kata Kunci : Usia, Angka Kejadian KIPI, Efek Samping Vaksin Sinovac
&amp;nbsp;
The COVID-19 Pandemic emerged at the end of 2019, it was able to attract the world&#039;s attention to cause global concern, This is due to an increase in the number of infected with Covid-19 which has prompted the government to enforce a mandatory vaccine policy. Buleleng Regency is ranked 8th in vaccine achievements as much as 87.51% of 9 regencies in Bali. The vaccination process will cause a reaction called AEFI. This reaction often arises because it is influenced by several factors, one of which is age. Thus, the purpose of this study was to determine the relationship between the age factor and the incidence of post-immunization follow-up (KIPI) of covid-19 vaccination at SD Negeri 2 Kubuaddan. The method used in this research is an analytical survey using a cross-sectional. The results showed that the factor most related to AEFI was age with post-immunization co-occurrence at stage 1 with p-value = 0.002.
&amp;nbsp;
Keywords: Age, AEFI Incidence, Sinovac Vaccine Side Effects</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/411</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.411</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 13-20</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/411/241</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Komang Sintia Purnama Sari, Made Martini, Made Raningsih</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/412</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN NYERI SENDI LANSIA DI POSYANDU MELATI KELURAHAN MUGASSARI KOTA SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator>Arien Purbasari, Yuke</dc:creator>
	<dc:creator>Soesanto, Edy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
Nyeri sendi merupakan masalah yang paling umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari separuh lansia mengeluhkan nyeri yang berhubungan dengan perubahan muskuloskeletal akibat aktivitas yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan intensitas nyeri sendi pada lansia. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan Crosssectional. Populasi adalah seluruh lansia yang berada di Posyandu Melati Kelurahan Mugassari Kota Semarang pada tahun 2022. Sampel yang diambil sebanyak populasi yaitu 62 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data kemudiantdianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikan &amp;lt; 0,05 dengansSPSSr19. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 40 responden (64,5%) yang mempunyai aktivitas fisik aktif dengan intensitas sedang, 25 responden (40,3%) dalam kategori nyeri sedang. Uji signifikan menunjukkan 0,027 dimana 0,027 lebihIkecilIdari 0,05 sehingga Ha diterima yang artinya ada hubungan antaraIaktivitasIfisik dengan intensitasInyeri sendiIpada lansia di Posyandu Melati Kelurahan Mugassari Kota Semarang.
&amp;nbsp;
Kata kunci : Aktivitas fisik, nyeri sendi, lansia, posyandu lansia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/412</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.412</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 200-205</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/412/234</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Yuke Arien Purbasari, Edy Soesanto</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/413</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PENGARUH EDUCATION AND SUPPORT GROUP BERBASIS TEORI SELF CARE TERHADAP KEPATUHAN, KEMANDIRIAN PERAWATAN KAKI DAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2</dc:title>
	<dc:creator>Susanti, Novia</dc:creator>
	<dc:creator>, Nursalam, Nursalam</dc:creator>
	<dc:creator>Nadatien, Ima</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">WHO memperediksi jumlah penderita diabetes mellitus tiap tahun makin meningkat, hal ini dikarenakan ketidakpatuhan diet, pengobatan, dan aktivitas sehingga kadar glukosa darah tidak terkontrol. Metode penelitian ini menggunakan Quasy-Experimental dengan pendekatan pre post test control group design. Sampel diambil dengan metode purposive sampling berjumlah 54 responden terdiri dari 27 kelompok intervensi dan 27 kelompok kontrol. Instrumen menggunakan wawancara, kuisioner, glukometer dan modul. Analisis menggunakan uji MANOVA dengan nilai signifikan ? = 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh education and support group berbasis teori self care terhadap kepatuhan diet (p=0.000), kepatuhan pengobatan (p=0.000), kepatuhan aktivitas (p=0.000), kemandirian perawatan kaki (p=0.000) dan kadar glukosa darah (p=0.008). Education and support group berbasis teori self care dapat membantu untuk meningkatkan kepatuhan, kemandirian perawatan kaki dan menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2.
&amp;nbsp;
Kata Kunci : Diabetes mellitus, Education and support group, Kadar glukosa darah, Kemandirian perawatan kaki, Kepatuhan, Teori self care</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/413</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.413</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 21-29</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/413/242</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Novia Susanti, Nursalam , Nursalam, Ima Nadatien</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/414</identifier>
				<datestamp>2023-02-03T07:01:53Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH SEKAPUK</dc:title>
	<dc:creator>Sholikhah, Mar&#039;atus</dc:creator>
	<dc:creator>Widiharti, Widiharti</dc:creator>
	<dc:creator>Eka Sari, Diah Jerita</dc:creator>
	<dc:creator>Zuhroh, Diah Fauzia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;
Perawat dalam memberikan asuhan keperawatan harus memiliki pengetahuan yang benar dan sikap untuk menangani kompleksitas perawatan kesehatan. Tanpa pengetahuan dan sikap yang memadai, tenaga kesehatan tidak bisa menerapkan dan mempertahankan keselamatan pasien. Data keselamatan pasien di RS PKU Muhammadiyah Sekapuk selama bulan januari – juni 2021 yaitu KTD (90%), KNC (90%), Kejadian Sentinel (100%), KPC (100%), KTC (80%). Kejadian cedera pada pasien disebabkan oleh&amp;nbsp; kesalahan dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Penelitian ini adalah peneltian kuantitatif, yang dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk sebanyak 32 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil uji Chi-Square mengenai pengetahuan ditemukan C=5%, N=32 dengan p= 0,305 karena p&amp;lt; 0.05. Sedangkan untuk sikap C=5%, N=32 dengan p= 0,039 karena p&amp;lt; 0.05. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan perawat dengan patient safety dan terdapat hubungan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit PKU muhammadiyah sekapuk, untuk itu perlu adanya pelatihan pelaksanaan patient safety secara berkala dan komunikasi efektif bagi perawat.
&amp;nbsp;
Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Keselamatan Pasien.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/414</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v7i2.414</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 206-212</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/414/235</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Mar&#039;atus Sholikhah, Widiharti Widiharti, Diah Jerita Eka Sari, Diah Fauzia Zuhroh</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/421</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Persepsi Pencegahan Covid 19 Pasca Vaksinasi Pada Masyarakat Di Kota Kupang: Pendekatan Health Belief Model</dc:title>
	<dc:creator>Barimbing, Maryati Agustina</dc:creator>
	<dc:creator>Muskananfola, Istha Leanni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;Pentingnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan dapat mengendalikan penyebaran Covid-19. Meskipun masyarakat sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 namun masyarakat tidak boleh lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal ini bisa dilakukan dengan baik jika ada persepsi yang positif dari masyarakat. Persepsi menentukan individu dalam memilih untuk melakukan atau tidak tindakan tersebut. Persepsi ini berdasarkan Health Belief Model. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pencegahan covid 19 pasca vaksinasi pada masyarakat di kota kupang: pendekatan health belief model. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 200 orang masyarakat di kota kupang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dan dianalisa menggunakan uji deskriptif. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki persepsi tinggi tentang pencegahan covid-19 yaitu 70%. Dari hasil ini diharapkan masyarakat meningkatkan persepsi yang baik tentang pencegahan covid-19 untuk mempertahankan status kesehatan walaupun telah divaksin.
&amp;nbsp;
Kata Kunci: Persepsi, Covid-19, Vaksinasi, Heatlh Belief Model</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/421</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.421</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 36-40</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/421/244</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Maryati Agustina Barimbing, Istha Leanni Muskananfola</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/422</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN BOOKLET TAS SIAGA BENCANA TERHADAP PENGETAHUAN PENYINTAS SIKLON SEROJA  DI KABUPATEN KUPANG</dc:title>
	<dc:creator>Muskananfola, Istha Leanni</dc:creator>
	<dc:creator>Feoh, Fepyani Thresna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Pada bulan April tahun 2021 terjadi badai siklon tropis seroja yang melanda 10 kabupaten dan 1 kota di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada saat terjadi bencana, sejumlah pengungsi berkumpul tanpa membawa makanan, pakaan, air minum dan alat kebersihan diri yang memadai. Oleh karena itu perlu adanya pemberian pendidikan kesehatatan terkait pentingnya Tas Siaga Bencana (TSB) yang dapat menampung kebutuhan pada saat terjadi bencana. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan tentang TSB pada masyarakat penyintas siklon tropis seroja di Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra eksperimen one group pre-post design. Responden yang terlibat berjumlah 200 orang. Hasil penelitian menunjukkan p value 0,000 yang berarti ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap pengetahuan tentang TSB pada masyarakat penyintas siklon tropis seroja di Kabupaten Kupang. Pengetahuan tentang TSB penting diketahui oleh masyarakat karena menjadi salah satu rencana kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
&amp;nbsp;
Kata Kunci: Pengetahuan, Tas Siaga Bencana, Booklet</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/422</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.422</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 30-35</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/422/243</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Istha Leanni Muskananfola, Fepyani Thresna Feoh</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/440</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">MOTIVASI BERPENGARUH TERHADAP KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 DI RUMAH SAKIT SWASTA DI BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Amaliah, Noor</dc:creator>
	<dc:creator>Azidin, Yustan</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriani, Siti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract
All health workers, especially nurses, must comply with the Covid prevention health protocol 19 especially hand washing and the use of PPE. One important factor influencing nurse compliance is the nurse&#039;s motivation. This study aims to determine the relationship between motivation and nurse compliance in implementing the Covid-19 health protocol. This study used a cross-sectional design. The population was all nursing staff in the Covid 19 isolation room of a private hospital in Banjarmasin, totaling 30 people, taken using a saturated sampling technique. Data analysis was using Spearman Rank. The results showed that there was a relationship between motivation and nurse compliance in implementing the Covid-19 health protocol at Banjarmasin Private Hospital with a value of ? = 0.000 and the strength of the relationship was very strong (r = 0.996). Socialization or training regarding the implementation of the Covid-19 health protocol needs to be carried out for all nurses working in the Covid-19 isolation room.
Keywords: Motivation, Compliance, Covid-19 Health Protocol.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">&amp;nbsp;
Abstrak
Seluruh petugas kesehatan khususnya perawat harus patuh melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu khususnya cuci tangan dan penggunaan APD. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kepatuhan perawat adalah motivasi perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi adalah semua perawat pelaksana di ruang isolasi Covid 19 salah satu rumah sakit swasta di Banjarmasin yang berjumlah 30 orang, yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data menggunakan Spearman Rank. Hasil peneltian menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 di Rumah Sakit Swasta Banjarmasin dengan nilai ? = 0,000 dan kekuatan hubungan sangat kuat (r = 0,996). Sangat perlu dilakukan sosialisasi atau pelatihan tentang pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 kepada semua perawat yang bekerja di ruang isolasi Covid-19.
Kata Kunci: Motivasi, Kepatuhan, Protokol Kesehatan Covid-19.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/440</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.440</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 58-63</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/440/248</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Noor Amaliah, Yustan Azidin, Siti Fitriani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/443</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI JOMPO LESTARI MENGANTI KAB. GRESIK</dc:title>
	<dc:creator>Suhartanti, Oktalia</dc:creator>
	<dc:creator>Suminar, Ervi</dc:creator>
	<dc:creator>Eka Sari, Diah Jerita</dc:creator>
	<dc:creator>Fitrianur, Widya Lita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Lansia rentan mengalami masalah psikososial yang dapat menimbulkan gangguan salah satunya depresi. Lansia sangat membutuhkan pendampingan dan dukungan keluarga untuk menekan angka depresi. Dukungan keluarga salah satu terapi untuk menurunkan depresi pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Jompo Lestari Menganti Kabupaten Gresik. Desain penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 31 lansia dengan sampel sebanyak 31 lansia, menggunakan metode total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Geriatric Depression Scale (GDS) dan kuesioner dukungan keluarga. Penelitian ini mengunakan Uji Spearman rank. Hasil penelitian dukungan keluarga sebagain besar kurang ada 17 lansia (55%), hasil penelitian depresi hampir seluruhnya normal ada 29 lansia (94%). Hasil uji statistik spearman rank didapatkan p-value 0.136 ? 0.05. Tidak ada hubungan dukungan keluarga terhadap depresi lansia di Panti Jompo Lestari, Menganti, Kabupaten Gresik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/443</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.443</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 64-71</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/443/249</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Oktalia Suhartanti, Ervi Suminar, Diah Jerita Eka Sari, Widya Lita Fitrianur</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/450</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU POST PARTUM TENTANG TEKNIK MENYUSUI YANG BAIK DAN BENAR PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI PMB HIKMAHWATI KABUPATEN BARITO KUALA</dc:title>
	<dc:creator>Ningsih, Agus Sulistyo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Background: Exclusive breastfeeding is giving only breast milk for six months without giving additional food and other drinks such as formula milk, juice or food. Breast milk is the most important food for babies, especially the first months of life. ASI is an ideal source of nutrition with &amp;nbsp;a&amp;nbsp; balanced &amp;nbsp;composition &amp;nbsp;and &amp;nbsp;in &amp;nbsp;accordance&amp;nbsp; with &amp;nbsp;the&amp;nbsp; needs &amp;nbsp;of &amp;nbsp;the &amp;nbsp;baby&#039;s &amp;nbsp;growth. Breastfeeding can increase the baby&#039;s immunity so that it can reduce infant mortality.
&amp;nbsp;
Purpose : The purpose of this study was to determine the relationship between Knowledge and Attitudes of Post Partum Mothers regarding Good and Correct Breastfeeding Techniques for Babies Aged 0-6 Months at PMB Hikmahwati, Amd.keb, Batola Regency in 2022.
&amp;nbsp;
Research methods: The method in this study was correlational. Sampling was taken using the total sampling technique, with the number of respondents breastfeeding post partum mothers at PMB Hikmahwati, Amd.keb in September-December 2022 as many as 30 respondents. The instrument used in this study was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The analysis used in this study was univariate analysis. Data were analyzed with statistical testschisquare with an error rate of 0.05.
&amp;nbsp;
Research result: Based on the results of research at PMB Hikmahwati, Amd.Keb Based on the use of statistical test results obtained &amp;lt;p 0.05, so there is a significant relationship between the attitude of post partum mothers and good and correct breastfeeding techniques.
&amp;nbsp;
Conclusion: It can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitudes of post partum mothers regarding proper and proper breastfeeding techniques for infants aged 0-6 months at PMB Hikmahwati, Amd.Keb.
&amp;nbsp;
Keywords :knowledge, attitudes, breastfeeding techniques
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Latar Belakang: Asi eksklusif merupakan pemberian air susu ibu saja selama enam bulan tanpa memberikan tambahan makanan dan minuman lain seperti susu formula, jus maupun makanan. ASI adalah makanan bayi paling penting terutama bulan-bulan pertama kehidupan .ASI merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komposisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. Pemberian ASI dapat meningkatkan imunitas bayi sehingga dapat menurunkan angka kematian bayi.
&amp;nbsp;
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan &amp;nbsp;Pengetahuan dan Sikap Ibu Post Partum Tentang Teknik Meyusui yang Baik dan Benar pada Bayi Usia 0-6 Bulan di PMB Hikmahwati,Amd.keb Kabupaten Batola tahun 2022.
&amp;nbsp;
Metode penelitian:&amp;nbsp; Metode dalam&amp;nbsp; penelitian&amp;nbsp; ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;adalah korelasional &amp;nbsp;.Pengambilan sampel dengan tehnik total sampling, dengan jumlah responden ibu post partum menyusui Di PMB Hikmahwati,Amd.keb pada bulan September- desember 2022 sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang sudah di uji validitas dan reliabilitas.analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariate. Data dianalisa dengan uji statistic chisquare dengan tingkat kesalahan 0,05.
&amp;nbsp;
Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian&amp;nbsp; di PMB Hikmahwati, Amd.Keb Berdasarkan penggunaan hasil Uji Statistik didapatkan &amp;lt;p 0,05, sehingga ada hubungan yang bermakna antara sikap ibu post partum dan&amp;nbsp; teknik menyusui yang baik dan benar.
&amp;nbsp;
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap ibu post partum tentang teknik menyusui yang baik dan benar pada bayi usia 0-6 bulan di PMB Hikmahwati, Amd.Keb.
&amp;nbsp;
Kata kunci :pengetahuan ,sikap, teknik menyusui
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/450</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.450</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 41-45</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/450/245</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Agus Sulistyo Ningsih</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/451</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PRINSIP BENAR PEMBERIAN OBAT SECARA INTRAVENA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT SWASTA KOTA BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Nursery, Septi Machelia Champaca</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Failure of the treatment process by administering intravenous drugs to patients has the potential to endanger patient safety. PMKP reports regarding drug administration errors in a Private Hospital in Banjarmasin City were 3 cases in 2018, 4 cases in 2019, 2 cases in 2020, and one case in 2021. The research objective was to determine the relationship between nurse characteristics and adherence to the principles of correct intravenous drug administration. The research method used a cross-sectional research model. The research was conducted at a private hospital in the city of Banjarmasin. The sampling technique consisted of cluster sampling and simple random sampling with a total of 35 samples. The data collection technique was an observation sheet. Data analysis used univariate with frequency distribution and bivariate with Spearman Rank and Chi-Square. The results showed that 23 respondents (65.7%) were included in the category of obedient nurses, and from the spearman ranking results obtained a comparison value of age compliance 0.091 &amp;gt; 0.05 with a correlation coefficient of 0.290. The Chi-Square results for gender with adherence were 0.327 &amp;gt; 0.05 with a correlation coefficient of 2.029. Education results from Spearman Rank 0.465 &amp;gt; 0.05 with a correlation coefficient of 0.128, and length of work with obedience 0.005 &amp;lt;0.05 with a correlation coefficient of 0.467. Nurses who have diverse characteristics are expected to be able to carry out and work together to carry out the principles of correct intravenous drug administration, especially double examination, asking about drug allergies, and patient complaints before and after drug administration, checking drug expiration dates, identifying patients, recording patient complaints, and reasons for drug refusal.
Keywords: characteristics of nurses, nurse compliance, correct principles of drug administration</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kegagalan proses pengobatan melalui pemberian obat intravena kepada pasien berpotensi membahayakan keselamatan pasien. Laporan PMKP tentang kesalahan pemberian obat di salah satu Rumah Sakit Swasta Kota Banjarmasin menunjukkan pada tahun 2018 ada 3 kasus, tahun 2019 ada 4 kasus, tahun 2020 ada 2 kasus, tahun 2021 ada 1 kasus. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi hubungan karakteristik perawat dengan kepatuhan prinsip benar pemberian obat secara intravena. Metode penelitian menggunakan model penelitian cross-sectional (korelasi). Penelitian dilakukan di salah satu Rumah Sakit Swasta Kota Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel terdiri dari cluster sampling dan simple random sampling dengan jumlah 35 sampel. Teknik pengumpulan data adalah lembar observasi. Analisis data menggunakan univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan Sperman Rank dan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan perawat kategori patuh sebanyak 23 responden (65,7%) dan dari hasil sperman rank diperoleh nilai perbandingan usia dengan kepatuhan sebesar 0,091 &amp;gt; 0,05 dengan koefisian korelasi 0,290. Hasil Chi Square jenis kelamin dengan kepatuhan sebesar 0,327 &amp;gt; 0,05 dengan koefisian korelasi 2,029. Hasil Sperman Rank pendidikan sebesar 0,465 &amp;gt; 0,05 dengan koefisian korelasi 0,128, dan lama bekerja dengan kepatuhan sebesar 0,005 &amp;lt; 0,05 dengan koefisian korelasi 0,467. Perawat mempunyai karakteristik yang beragam diharapkan dapat melaksanakan dan bekerja sama melakukan prinsip benar pemberian obat secara intravena khususnya double check, menanyakan adanya alergi obat, keluhan pasien sebelum dan setelah memberikan obat, memeriksa tanggal kadaluarsa obat, identitas pasien, mencatat keluhan pasien, dan alasan penolakan obat.
Kata Kunci : karakteristik perawat, kepatuhan perawat, prinsip benar pemberian obat.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-02-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/451</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.451</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 1-7</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/451/239</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Septi Machelia Champaca Nursery</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/452</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">EFFECTIVENESS OF EARLY DETECTION OF MALNUTRITION IN CHILDREN AGED 6-29 MONTHS USING ANDROID-BASED APPLICATION</dc:title>
	<dc:creator>Aro`fah, Suhaela -</dc:creator>
	<dc:creator>Budiman, Selamat</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Malnutrition is one of the leading health problems of international concern, especially in developing countries. In general, malnutrition is divided into undernutrition and overnutrition, commonly referred to as undernutrition and overnutrition. In Jambi province, malnutrition in children under five still needs attention. To make it easier to detect early on the nutritional status of children aged 6-59 months regularly, an Android-based application modification that can be downloaded through the play store under the name &quot;nutrition&quot; was made. The purpose of this study was to see the effectiveness of an Android-based application for early detection of the nutritional status of children. The research method used in this research is Research and Development research. Sampling was done using a cluster random sampling technique with as many as 57 respondents. Data analysis includes activities of respondent needs analysis, system design, implementation and unit testing, system testing, and maintenance. The results of this application are very well used to detect the nutritional status of children independently at home. In addition to the effectiveness of the application, the quality of the application is also 77% of respondents said it was good. Conclusion: the application that has been compiled and designed using this android-based development method can be used by respondents to independently detect the nutritional status of children at home on an ongoing basis.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Malnutrisi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang menjadi perhatian Internasional, terutama di Negara berkembang. Secara umum malnutrisi dibedakan menjadi dua yaitu undernutrition dan overnutrition atau biasa disebut dengan gizi kurang dan gizi lebik. Di provinsi Jambi angka kejadian malnutrisi pada balita masih perlu mendapat perhatian. Untuk mempermudah mendeteksi dini status nutrisi anak usia 6-59 bulan secara berkala, maka dilakukan modifikasi aplikasi berbasis android yang dapat di download melalui play store dengan nama “nutrisiku”. Tujuan penelitian ini untuk melihat efektifitas aplikasi berbasis android untuk mendeteksi dini status gizi anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian Research and Development. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling sebanyak 57 responden. Analisa data adalah meliputi kegiatan analisis kebutuhan responden, desain sistem, implementasi dan pengujian unit, pengujian sistem dan maintenance/perawatan. Hasil aplikasi ini sangat baik digunakan untuk mendeteksi status gizi anak secara mandiri di rumah. Selain kefektifan aplikasi 77% responden menyatakan bahwa kualitas aplikasi baik. Aplikasi yang telah disusun dan dirancang menggunakan metode pengembangan berbasis android ini dapat digunakan oleh responden untuk mendeteksi secara mandiri status gizi anak di rumah secara terus menerus.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/452</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.452</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 72-76</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/452/250</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Suhaela - Aro`fah, Selamat Budiman</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/453</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:28:12Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">FAKTOR YANG MENYEBABKAN NARSISME PADA REMAJA : LITELATURE REVIEW</dc:title>
	<dc:creator>Salsabilla, Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Sianturi, Renta</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriani, Astrida</dc:creator>
	<dc:creator>Putri Kharisma, Cut Nophyalin</dc:creator>
	<dc:creator>Wijaya, Darsita</dc:creator>
	<dc:creator>Prasetiyani, Denissa Safara</dc:creator>
	<dc:creator>Aprilia, Neta Eka</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Social media has developed into a method of social relations in cyberspace, as well as a support for narcissistic behavior. Narcissistic behavior is a personality condition in which the individual constantly fantasizes about grandeur or ego, lacks empathy, wants to be admired, and wants to be respected. The purpose of this research is to find out the causes of narcissism among adolescents on social media. This article uses the narrative literature review method. The study topic chosen was a literature review, which is a research process that involves searching for research materials and identifying, analyzing, and assessing all individual research results. The results of the ten papers included in this discussion show that adolescents use social media extensively, which influences their attitudes towards narcissism, so that many adolescents experience dependence on social media and are overconfident. This study shows that the high intensity of adolescent social media use is related to their tendency to behave narcissistically, because social media is considered to provide many facilities that allow them to express their best selves.
Keywords: Social Media, Narcissistic, Adolescence </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Media sosial telah berkembang menjadi metode hubungan sosial di dunia maya, sekaligus sebagai penunjang perilaku narsis. Perilaku narsistik adalah kondisi kepribadian dimana individu terus-menerus berfantasi tentang keagungan atau ego, kurang empati, ingin dikagumi, dan ingin dihormati. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui penyebab sikap narsisme di kalangan remaja pada media social . Artikel ini menggunakan metode tinjauan literatur naratif. Topik kajian yang dipilih adalah kajian literatur, yaitu proses penelitian yang melibatkan pencarian bahan penelitian dan mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai semua hasil penelitian individu. Hasil sepuluh makalah yang diikutkan dalam diskusi ini menunjukkan bahwa remaja menggunakan media sosial secara luas, yang mempengaruhi sikap mereka terhadap narsisme, sehingga banyak remaja mengalami ketergantungan pada media sosial dan terlalu percaya diri. Penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial remaja yang tinggi terkait dengan kecenderungan mereka untuk berperilaku narsistik, karena media sosial dianggap menyediakan banyak fasilitas yang memungkinkan bagi mereka untuk mengekspresikan diri mereka yang terbaik.
Kata Kunci:Media Sosial, Narsisme, Remaja</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/453</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i1.453</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 77-83</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/453/251</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Putri Salsabilla, Renta Sianturi, Astrida Fitriani, Cut Nophyalin Putri Kharisma, Darsita Wijaya, Denissa Safara Prasetiyani, Neta Eka Aprilia</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/457</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN</dc:title>
	<dc:creator>Hijrawati, Nani</dc:creator>
	<dc:creator>Sari, Yenny Okvita</dc:creator>
	<dc:creator>Wulandatika, Darmayanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hyperemesis gravidarum is severe or excessive nausea and vomiting during pregnancy. Continuous vomiting without treatment can disrupt fetal growth and development in the uterus with its clinical manifestations. Hyperemesis gravidarum not only threatens the lives of pregnant women, has a physiological impact on the lives of pregnant women and their fetuses, and can also have psychological, social, and economic effects. This study aims to determine what factors are associated with the incidence of hyperemesis gravidarum in pregnant women using a quantitative approach with the correlation method. The population in this study was 45 people, and the sample was the same as the population; the sampling technique used was total sampling. This data analysis used the Chi-Square test. This study&#039;s results indicated a relationship between age, parity, occupation, and education with the incidence of hyperemesis gravidarum in pregnant women at RS Islam Banjarmasin. Chi-square results showed that there was a relationship between the age of pregnant women and hyperemesis gravidarum with a p-value of 0.000 &amp;lt;0.05, there was a relationship between parity and hyperemesis gravidarum with a p-value of 0.000 &amp;lt;0.05, there was an occupational relationship with hyperemesis gravidarum with a p-value of 0.000 &amp;lt;0.05, there was a relationship between education and hyperemesis gravidarum with a p-value of 0.000 &amp;lt;0.05.
Keywords: Age, Education, Hyperemesis Gravidarum, Occupation, Parity </dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Hiperemesis Gravidarum (HG) adalah mual muntah yang terjadi secara berat atau berlebihan selama hamil. Muntah yang terus menerus tanpa pengobatan dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang janin didalam rahim dengan manifestasi klinisnya. Hiperemesis gravidarum tidak hanya mengancam kehidupan ibu hamil, berdampak fisiologis pada kehidupan ibu hamil dan janinnya, dan juga dapat memberikan dampak secara psikologis, sosial, serta ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian hyperemesis gravidarum pada ibu hamil dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 45 orang, sample sama dengan jumlah populasi, tekhnik sampling yang digunakan adalah total sampling. Analisis data ini menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan umur, paritas, pekerjaan, dan pendidikan dengan kejadian hyperemesis gravidarum pada ibu hamil di Poliklinik Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Hasil Chi-square didapatkan ada hubungan umur ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum dengan nilai p &amp;nbsp;0,000 &amp;lt; 0,05, ada hubungan paritas dengan hiperemesisgravidarum dengan nilai p 0,000 &amp;lt; 0,05, ada hubungan pekerjaan dengan hiperemesis gravidarum dengan nilai p 0,000&amp;lt; 0,05, ada hubungan pendidikan dengan hiperemesis gravidarum &amp;nbsp;dengan nilai p 0,000 &amp;lt; 0,05.
Kata Kunci: Hiperemesis Gravidarum, Paritas, Pendidikan, Pekerjaan, Umur</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/457</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.457</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 106-114</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/457/256</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Nani Hijrawati, Yenny Okvita Sari, Darmayanti Wulandatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/460</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia L.) MENURUNKAN KUALITAS SPERMATOZOA PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia L.) MENURUNKAN KUALITAS SPERMATOZOA PADA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus)</dc:title>
	<dc:creator>Belanita, Putu Maidy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Momordica charantia is known to have an inhibitory effect on spermatogenesis, as it contains triterpene glycosides. The study used a post-test-only control group design. The sample consisted of 36 mice. The samples were divided into two groups, namely the control group, which was given orally equates in sonde as much as one cc; The treatment group was assigned bitter melon ethanol extract orally as much as one cc 1000 mg/kg body weight for 40 days. Examination of the quality of spermatozoa is number, morphology, motility, and viability. They were analyzed using Independent T-test. The analysis showed an average number of spermatozoa in the control group of 85.2 million / ml &amp;gt; the treatment group of 61.7 million, p-value = 0.001. The mean normal morphological number of spermatozoa in the control group was 79.6%, and the treatment group was 24%, p = 0.001. The mean progressive spermatozoa motility of the control group was 37.4 ?m/sec &amp;gt;, and the treatment group was 8.98 ?m/sec, hence the significant difference p = 0.001. The mean viability of live spermatozoa of the control group was 83.8% &amp;gt; and the treatment group&#039;s 29.4%, p = 0.001. The results of this study showed that bitter melon ethanol extract could reduce the quality of spermatozoa in Rattus norvegicus.
Keywords: Momordica charantia L, triterpene, &amp;nbsp;spermatozoa quality</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Momordica charantia diketahui memiliki efek penghambatan spermatogenesis, karena mengandung glikosida triterpen atau kukurbitasin. Penelitian menggunakan post-test only control group design. Sampel terdiri dari 36 ekor tikus. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol yang diberi akuades oral secara sonde sebanyak 1 cc; kelompok perlakuan diberikan ekstrak etanol buah Pare secara oral sebanyak 1 cc 1000 mg/kgBB selama 40 hari. Pemeriksaan kualitas spermatozoa adalah: jumlah, morfologi, motilitas, dan viabilitas. Dianalisis menggunakan Independent T-test. Hasil analisis menunjukkan rerata jumlah spermatozoa kelompok kontrol sebanyak 85,2 juta/ml &amp;gt; kelompok perlakuan sebanyak 61,7 juta, nilai p= 0,001. Rerata jumlah morfologi normal spermatozoa kelompok kontrol sebesar 79,6% dan kelompok perlakuan sebesar 24%, p= 0,001. Rerata motilitas spermatozoa progresif kelompok kontrol sebesar 37,4 µm/detik &amp;gt; kelompok perlakuan sebesar 8,98 µm/detik maka berbeda signifikan p= 0,001. Rerata viabilitas spermatozoa hidup kelompok kontrol sebesar 83,8% &amp;gt; kelompok perlakuan sebesar 29,4%, p= 0,001. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pemberian esktrak etanol buah Pare dapat menurunkan kualitas spermatozoa pada Rattus norvegicus.
Kata kunci: Momordica charantia L, triterpen, kualitas spermatozoa</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/460</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.460</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 98-105</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/460/255</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Putu Maidy Belanita</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/464</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN MOBILISASI DINI DENGAN INTENSITAS NYERI POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD H. BOEJASIN PELAIHARI</dc:title>
	<dc:creator>Rachman, Aulia</dc:creator>
	<dc:creator>Purnamasari, Ita</dc:creator>
	<dc:creator>Trihandini, Bernadeta</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;
Nyeri umumnya bersifat subjektif, ketika seseorang mengalami nyeri maka penderita akan mencari upaya mengurangi keluhan. Pasien dengan post operasi sectio caesarea biasanya memiliki keluhan nyeri, dan mobilisasi dini adalah aktivitas ringan yang sangat direkomendasikan untuk mengurangi keluhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan mobilisasi dini dengan intensitas nyeri post operasi sectio caesarea di RSUD H. Boejasin Pelaihari. Penelitian ini menggunakan design Cross Sectional, pengumpulan data melalui survey, dengan teknik Accidental Sampling, berjumlah 36 responden yang merupakan pasien yang telah menjalani operasi Sectio Caesarea. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang melakukan mobilisasi dini sangat baik ( 61,2 %) dan terjadi penurunan intensitas nyeri &amp;nbsp;dalam kategori &amp;nbsp;ringan &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;(75%) Nilai&amp;nbsp; p-value&amp;nbsp; yaitu&amp;nbsp; 0,004&amp;nbsp; lebih&amp;nbsp; kecil&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; taraf&amp;nbsp; signifikan&amp;nbsp; 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara mobilisasi dini dengan penurunan intensitas nyeri pada ibu post operasi Sectio Caesarea di RSUD H. Boejasin Pelaihari. Penelitian ini menyarankan agar perawat tetap melakukan mobilisasi dini sesuai SOP bagi pasien post operasi SC serta memberikan edukasi secara intensif kepada pasien dan keluarga tentang mobilisasi dini post-operasi Sectio Caesarea dan manfaatnya untuk penurunan intensitas nyeri. &amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Kata Kunci: Mobilisasi, Intensitas Nyeri, Sectio Caesarea.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/464</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.464</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 90-97</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/464/254</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Aulia Rachman, Ita Purnamasari, Bernadeta Trihandini</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/466</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT KECEMASAN PASCA GEMPA BUMI WARGA DESA CIJENDIL KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">TINGKAT KECEMASAN PASCA GEMPA BUMI WARGA DESA CIJENDIL KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Caswati, Neng Cica</dc:creator>
	<dc:creator>Sudharmono, Untung</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">The occurrence of earthquakes has objectively been shown to be closely related to the onset of mental health problems such as depression, anxiety, and post-traumatic stress disorder after a disaster, which can have a negative impact if continuously felt by victims. The purpose of this study was to determine the level of anxiety after the earthquake of residents of Cijedil Village, Cugenang District, Cianjur Regency, West Java. The research method used was quantitative descriptive. Sampling was using accidental sampling technique, where 129 research subjects were victims after the earthquake in Cijedil Village, Cugenang District, Cianjur Regency, West Java Province. The instrument used in this study was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire. This study showed the results of the majority of post-earthquake victims experiencing sleep disorders, namely as many as 68 respondents (52.71%). This study also showed that 72 respondents (55.81%) were in the mild anxiety category. It is recommended for post-earthquake victims to increase coping with stress management that effectively reduces anxiety levels, such as religious activities, cognitive behavior therapy, art therapy, healing therapy, emotional support, and play therapy. 
Keywords : Anxiety, Earthquake, Mental health</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kejadian gempa bumi secara objektif terbukti erat hubungannya dengan timbulnya masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan stress pasca trauma setelah bencana, yang dapat berdampak negatif jika terus-menerus dirasakan oleh korban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan pasca gempa bumi warga Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, dimana 129 subjek penelitian merupakan korban pasca gempa bumi di Desa Cijedil, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Penelitian ini menunjukkan hasil mayoritas masyarakat korban pasca gempa bumi mengalami gangguan tidur, yaitu sebanyak 68 responden (52.71%). Penelitian ini juga menunjukkan terdapat sebanyak 72 responden (55.81%) berada pada kategori kecemasan ringan. Disarankan untuk masyarakat korban pasca gempa meningkatkan koping manajemen stress yang efektif menurunkan tingkat kecemasan, yaitu seperti kegiatan keagamaan, cognitive behavior therapy, art therapy, terapi healing, dukungan emosial, dan play therapy.
Kata Kunci : Gempa bumi, Kecemasan, Kesehatan Mental</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/466</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.466</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 115-120</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/466/257</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Neng Cica Caswati, Untung Sudharmono</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/468</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">STUDI KASUS IMPLEMENTASI AROMATERAPI LEMON PADA NY.M DENGAN EMESIS GRAVIDARUM TRIMESTER I DI PUSKESMAS KALIMANAH PURBALINGGA</dc:title>
	<dc:creator>Dewi, Kharisma Lala</dc:creator>
	<dc:creator>Haniyah, Siti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Complaints of nausea in first-trimester pregnant women can be prevented with non-pharmacological measures, including lemon aromatherapy. This study aimed to develop nursing care to help nausea patients with Emesis Gravidarum problems at the Kalimanah Health Center, Purbalingga. This type of research was a case study. The results of case studies obtained in patients after using lemon aroma therapy for three days showed decreased signs and symptoms of nausea. This case study shows that lemon aromatherapy can help reduce nausea in first-trimester gravidarum patients.
Keywords: lemon aromatherapy, nausea, first.trimester gravidarum
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Keluhan nausea pada Ibu hamil trimester I dapat dicegah dengan tindakan non-farmakologi, salah satunya dengan memberikan aromaterapi lemon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun asuhan keperawatan untuk membantu pasien nausea Emesis Gravidarum di Puskesmas Kalimanah Purbalingga. Jenis penelitian ini yaitu studi kasus. Hasil studi kasus yang didapatkan pada pasien setelah dilakukan aroma terapi lemon selama 3 hari pasien menunjukkan penurunan penurunan tanda dan gejala nausea. Studi kasus ini menunjukka bahwa aromaterapi lemon dapat membantu menurunkan nausea pada pasien gravidarum trimester I.
Kata kunci:&amp;nbsp; Aroma terapi lemon, Gravidarum trimester I, Nausea. 
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-09-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/468</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.468</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 121-126</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/468/258</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Kharisma Lala Dewi, Siti Haniyah</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/473</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">POLA ASUH ORANG TUA PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN</dc:title>
	<dc:creator>Andayani, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">One of the critical things in handling children is the parent&#039;s parenting style. This parenting style is very attentive and attentive to children. Caregiving requires several interpersonal skills and emotional tolls, but very little formal education can handle these tasks. Mesut&#039;s parents learned parenting practices from their parents. This research aims to determine parental parenting patterns for children aged 4-6. The design used in this research is cross-sectional correlation. This study&#039;s population was mothers with children aged 4 - 6 years, and a sample of 50 shamans was taken using total sampling techniques. The Kiwanta data observation technique uses questionnaires and observations, while the Kiwanta data analysis uses the analysis coefficient test. This research shows that most parents&#039; parenting patterns are overprotective, namely 29 respondents (58%). The application of overprotective parenting can include the task of feeding children. To minimize the negative impact of this parenting style, parents can use authoritative parenting to accommodate children&#039;s tasks according to their age.
Keyword: parenting, parents, children 4-6 years</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Salah satu hal yang penting dalam perkembangan anak adalah pola asuh orang tua. Pola asuh tersebut sangat menentukan kepribadian dan perkembangan anak. Pengasuhan memerlukan sejumlah kemampuan interpersonal dan mempunyai tuntutan emosional yang besar, tetapi sangat sedikit pendidikan formal mengenai tugas ini. Kebanyakan orang tua mempelajari praktik mengasuh dari orang tua mereka sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua pada anak usia 4-6 tahun. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi yang dilakukan secara crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 4 -6 tahun, sampeln sebanyak 50 responden yang diambil dengan menggunakan tekhnik total sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi, sedangkan analisa data dilakukan dengan uji koefisien analisis. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pola asuh orang tua adalah overprotektif yaitu sebesar 29 responden (58%). Penerapan pola asuh overprotektif dapat berdampak pada tugas perkembangan anak. Untuk meminimalkan efek negatif pola asuh ini, orang tua dapat menggunakan pola asuh autoritatif untuk meningkatkan tugas perkembangan anak sesuai dengan usianya.
&amp;nbsp;Kata Kunci : Pola Asuh, Orang tua, anak 4-6 tahun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-09-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/473</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.473</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 127-130</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/473/259</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Sri Andayani</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/474</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:47Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERBEDAAN PROJECTED MOTION  DAN PROJECTED STILL MEDIA TERHADAP KETERAMPILAN MAHASISWA NON-KESEHATAN DALAM MELAKUKAN CARDIOPULMONARY RESUSCITATION</dc:title>
	<dc:creator>Hasanah, Uswatun</dc:creator>
	<dc:creator>Santoso, Bagus Rahmat</dc:creator>
	<dc:creator>Gaghauna, Eirene E.M</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Cardiac arrest can lead to brain damage and permanent disability. Many factors can cause cardiac arrest, one of which is due to age. The high mortality rate due to cardiac arrest can be reduced by assisting in the form of Basic Life Support (BLS), namely Cardiopulmonary resuscitation (CPR). People need knowledge in providing CPR. This study aims to determine whether there is a difference between projected motion learning media and projected still media on the skills of non-health students in performing CPR. This study uses a pre-experimental design with a cross-sectional study approach. The population in this study were non-health students of Sari Mulia University, with a sample size of 30 respondents with a quota sampling technique. The instrument in this study used an SOP sheet to perform CPR. Data analysis of this study used a univariate and bivariate analysis, namely the Mann-Whitney test, which showed that the p-value &amp;lt;0.05 (p=0.006), which means there is a difference in the average value of the intervention and control groups. Both groups used the same learning media, which is very suitable to complement the learning experience because it presents realistic learning objects. It was found that projected motion media can increase attention, interaction, and learning motivation to improve students&#039; skills in performing CPR.
&amp;nbsp;Keywords: CPR, Skill, Projected motion media, Projected still media&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Henti jantung bisa menyebabkan seseorang mengalami kerusakan otak dan cacat permanen. Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab henti jantung, salah satunya adalah karena faktor usia. Tingginya angka kematian akibat henti jantung dapat berkurang dengan memberikan bantuan berupa Basic Life Support (BLS) yaitu Cardiopulmonary resuscitation (CPR). Masyarakat membutuhkan pengetahuan dalam memberikan CPR. Penelitian ini bertujuan untuk &amp;nbsp;mengetahui apakah ada perbedaan antara media pembelajaran projected motion dan projected still media terhadap keterampilan mahasiswa non-kesehatan dalam melakukan CPR. Penelitian ini menggunakan pre eksperimental design dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa non-kesehatan Universitas Sari Mulia dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan teknik quota sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar SOP melakukan CPR. Analisis data penelitian ini menggunakan analisa univariate dan bivariat. yaitu Uji Mann Whitney menunjukkan bahwa nilai p&amp;lt;0,05 (p=0,006) yang berarti terdapat perbedaan nilai rata-rata kelompok intervensi dan kontrol. Kedua kelompok menggunakan media pembelajaran yang sama, media yang digunakan sangat cocok untuk melengkapi pengalaman belajar karena menyajikan objek pembelajaran yang realistis. Ditemukan projected motion media lebih dapat meningkatkan perhatian, interaksi, dan motivasi belajar sehingga dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan CPR.
Kata Kunci: CPR, Projected Motion Media, Projected Still Media</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/474</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v8i2.474</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 165-171</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/474/265</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Uswatun Hasanah, Bagus Rahmat Santoso, Eirene E.M Gaghauna</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs2.journal.stikessuakainsan.ac.id:article/475</identifier>
				<datestamp>2024-07-29T05:27:18Z</datestamp>
				<setSpec>jksi:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">TINGKAT KEBAHAGIAAN LANSIA DI PANTI WERDHA</dc:title>
	<dc:creator>Mare, Agustina Chriswinda Bura</dc:creator>
	<dc:creator>Sukmawati, Ermalynda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Happiness is an individual positive emotion that is important for the well-being of the elderly. Feeling happy can help the elderly in overcoming the problems that are being experienced by the elderly. This research is a descriptive study that aims to determine the level of happiness of the elderly in nursing homes. The research was conducted at one of the privately managed Nursing Homes in Surabaya City. The sample selection method used purposive sampling with a total of 102 elderly respondents. Happiness was measured using the Oxford Happiness Questionnaire. The majority of respondents were aged 75-90 years as much as 51%, female as much as 70.6%, and widow or widower marital status as much as 32.4%. The results showed that most respondents&#039; happiness level was very happy as much as 44.1%. To improve the happiness of the elderly in the Nursing Home, it is expected that the Nursing Home can enhance the fulfillment of needs and provide more varied leisure activities.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Kebahagian merupakan emosi positif individu yang penting bagi kesejahteraan lansia. Perasaan bahagia dapat membantu lansia dalam mengatasi masalah-masalah yang sedang dialami oleh lansia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kebahagiaan lansia di Panti Wreda. Penelitian dilakukan pada salah satu Panti Wreda yang dikelola oleh swasta di Kota Surabaya. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 102 lansia. Kebahagiaan diukur menggunakan Oxford Happiness Questionnaire. Mayoritas responden adalah berusia 75–90 tahun sebanyak 51%, perempuan sebanyak 70,6% dan status pernikahan janda/duda sebanyak 32.4%. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebahagiaan responden yang paling banyak yaitu sangat bahagia sebanyak 44,1%. Untuk meningkatkan kebahagiaan lansia di Panti Wreda, diharapkan Panti Wreda dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan dan memberikan aktivitas waktu luang yang lebih bervariasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Kesehatan Suaka Insan</dc:publisher>
	<dc:date>2024-01-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/475</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.51143/jksi.v9i1.475</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI); Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI); 7-11</dc:source>
	<dc:source>2580-7633</dc:source>
	<dc:source>2527-5798</dc:source>
	<dc:source>10.51143/jksi.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/475/277</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Agustina Chriswinda Bura Mare, Ermalynda Sukmawati</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-05-25T15:21:08Z"
			completeListSize="173"
			cursor="0">9c82f0238700c56909e4054d6ad84175</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
